
Amel dan Abi sampai di Rumah Sakit dengan saling bergandengan mesra di depan umum, keduanya sudah tak ada lagi niatan mereka yang akan menutupi status mereka.
Para Perawat, pegawai, juga dokter yang melihat mereka merasa heran Presdir mereka yang terlihat dingin dan kaku,terbanding terbalik dengam apa yang mereka lihat saat Abi bersama Amel karena selama menggandeng tangan Amel,Abi yang biasanya berjalan cuek dan selalu memandang orang disekitarnya dengan pandangan kakunya,sikap bossy nya mendadak hilang dia lebih memperlihatkan mimik wajah agak sedikit ramah, mungkin terbawa Amel yang memang ramah pada siapa pun yang menegurnya.
Mereka memasuki ruang rawat Hana dan sebelum mereka sampai Keenan sudah menyelesaikan segala sesuatunya yang harus mereka bawa juga surat menyurat tentang keperluan Hana selama di Belanda.
Tak butuh waktu lama mereka kembali meninggalkan Lokasi Rumah Sakit menuju ke bandara.
Amel ,Abi serta Hana juga team medis yang ikut serta dalam rombongan mereka masuk dalam bandara dan langsung masuk ke tempat tunggu pesawat pribadi milik keluarga Ziyad.
Lima belas menit mengunggu pengecekan pesawat, Abi beserta rombongna menaiki jet pribadinya menuju Belanda.
Semua proses yang dilewati untuk membawa Hana untuk ke Belanda di lalui dengan tanpa hambatan, itu jelas banget terlihat karena pengaruh dari kekuasaan seorang keluarga besar Ziyad.
__ADS_1
Perjalanan panjang mereka lewati dengan baik,kesehatan Hana selalu di pantau dan Hana terlihat semangat.
Saat mendarat pun tiba dan pesawat yang Amel dan rombongan tumpangi mendarat mulus di Bandara Internasional Schiphol .
Tak butuh waktu lama mendarat, sebuah ambulans dan juga mobi mewah menjemput rombongan itu.
Dan setelah semuanya oke, mereka langsung menuju RumH Sakit di mana Hana akan menjalani rawatan.
Sampai Sebuah Rumah Sakit besar itu Hana dan team medisnya langsung mengarahkn Hana untuk ke ruang UGD untuk memeriksa keadaan Hana setelah perjalanan jauhnya.
" Mike?? astaga !!" Armel melihat sosok yang selalu mendampinginya saat kuliah juga melewati hari sulitnya di Belanda
Mereka berpelukan erat, tak disangka Mike mencium pucuk kepala Armel dan kejadian itu dilihat oleh Abi, membuat Abi naik darah.. namun Abi bukan lah pria kolot yang tak tau kehidupan orang di luar negri.
__ADS_1
Mike memperlakukan Armel di rasa wajar cuma mencium pucuk kepala istrinya namun ada sisi. dalam diri Abi membuat Abi tersentil yaitu perlakuan Mike sangat manis juga terlihat sangat sayang dengan Armel.
Timbul rasa takut menyeruak dalam dirinya ,ini baru satu orang yang Abi lihat sedangkan sang istri hidup di negara ini lumayan lama asti banyak yang lagi Mike lainnya.
" Are you okey baby..? " ucap Mike membuat Amel tak enak hati dengan panggilannya Mike pada dirinya apalagi ada Abi disana
" I'm Okey, sorry... Mike kenalkan dia suami Amel namanya Abi ,dan mas Abi ini Mike dokter anastesi juga dokter bedah yang akan menangani Hana selama perawatan disini. " ucap Amel
" Akhirnya bisa bertemu dengan anda tuan Abi saya Mike yang akan menangani pasien bernama Hana " ucap Mike mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
" Senang bisa bertemu dan berkenalan dengan anda Dokter Mike, pasti anda sangat dekat dengan istri saya selama dia menempuh pendidikan disini.. terima kasi banyak atas semua kebaikan yang anda berikan pada istri saya" ucap Abi dengan menekan kata Istri disana
Amel melihat suaminya dengan mimik wajah tak dapat di artikan sepertinya sang suami memang sedikit tak suka dengan Mike karena di pastikan dengan sikapnya yang mendadak posesif pada tubuhnya..
__ADS_1
Bersambung