
Abi memandang Nada dengan Senyum miring mengejek..
" Nada.. gw akui,gw banyak salah sama lo... dan gw tahu benar apa yang gw lakukan dulu sama lo itu salah, dosa besar... tapi, gw ingat benar waktu itu gw nglakuin sama lo pun.. mungkin lo udah nggak pr*wan walaupun keperawa*an nggak harus mengeluarkan darah, tapi.. gw ingat saat itu gw pake pengaman dan lo minum pil KB... dan entah berapa jantan yang tidur sama lo, tapi... gw bego kenapa saat gw ketemu lo dan dengar cerita lo tentang Angga gw bisa peluk lo tenangin lo dan bangs*t nya gw kenapa selalu terulang, dan sampai foto laknat itu di temuin sama Amel.Gw telah nyakitin Amel berulang kali,gw udah usaha buat minta maaf dan jelasin semua namun mungkin dia udah ilfil sama gw...
Dan jika lo nekad dan bersikukuh kalau Angga anak gw kita lakukan tes DNA,dan jika Angga anak gw maka gw akan ambil Angga dari lo.." Dengan segala kekesalan pada dirinya sendiri karena begitu plin plan dan bodoh dia selama ini, Amel sudah sangat kecewa dengan dirinya dan dengan beraninya dia menggugat Abi, dan semua itu dia yakin atas dukungan Keenan dan kedua orangtuanya.
" Lo tega.. Am ,lo tega...!! " teriak Nada
" Pergi dari sini dan kita lihat saja nanti apa Angga benar anak ku atau cuma karangan kamu "ucap Abi mengusir Nada.
( Abi... Abi, Author kan udah bilang jangan ladenin tuh keong racun.. masih aja baek sih lu, Author bilang jangan kasih celah untuk orang ketiga, tapi.. lo ngeyel katanya Nada cuma dianggap sahabat tapi, opo saiki.. kamu di cerai in Amel..kan kan??)
Tiga bulan kini Abi jalanin hidup tanpa Amel disisihnya. Dan panggilan pengadilan untuk sidang cerainya pun dia abaikan.
__ADS_1
Abi mengambil keputusan besar dia dengan cepat bertindak untuk kebenaran soal anak Nada yang di bilang kemungkinan itu anak Abi.
Abi membentuk team khusus untuk menjaga kerahasiaan hasil tes DNA itu.
Abi juga Keenan masuk dalam Mansion Ziyad pukul delapan malam.
" Assalamualaikum, Walid, bunda" Abi menyalami kedua orangtuanya dan diikuti Keenan
" Kalian bau pulang? " tanya bunda Mirna
" Iya bun... Walid, sudah minum obatnya? "tanya Abi pada Walid Azman
" Sudah, kalian bersih bersih badan dulu.. kalau belum makan nanti bias bi Jum panasin sayur buat kalian" ucap Bunda Mirna dengan memerintahkan kedua anaknya ( Keenan memang sekarang tinggal di Mansion Ziyad atas permintaan bunda Mirna)
__ADS_1
" Abi... " panggil Walid membuat Abi duduk kembali di sofa single yang tadi dia duduki
" Ya.. Walid, ada apa? " tanya Abi berusaha berbicara dengan sang walid karena semenjak Amel pergi Walid masih cuek pada Abi.
" Tolong kamu jangan mempersulit gugatan Amel, tolong lepaskan Amel dia berhak bahagia..walid nggak biar kan kamu menyakiti dia lagi.. " ucap Walid dengan kilau kemarahan
" Walid.. kenapa? kenapa Walid tak mau Abi pertahankn Amel, Abi anak walid dan tidak kah Walid menginginkan Abi hidup bahagia dengan Amel? " ucao Abi sedikit meninggikan suaranya
" Apa kamu ingat, kamu menikahinya.. tapi, kamu meninggalkan begitu lama dan tak mengakuinya jadi istrimu dan dia meninggalkan kamu, baru kamu akui... sekarang kamu ditinggal lagi sama dia baru kamu menyesal dengan semua yang kamu buat di masa lalu,Walid merasa gagal mendidik kamu Abi, dan Walid harap kamu lebih baik lagi dalam menjalani hidupmu... lepaskan Amel,jika kalian berjodoh pasti akan disatukan kembali namun, jika tidak Walid minta kamu tetap menjadi kakak yang baik buat Amel. " ucap Walid dengan nada dinginnya.
Dia memang Kecewa dengan Abi juga pada istrinya yang sudah menyembunyikan hal besar padanya,Namun dia juga sebagai orang tua merasa gagal mendidik anak tunggalnya.
Bersambung
__ADS_1