Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

Amel an Keenan masuk ke dalam Caffe dekat dengan RS Global.



" Kita duduk di smoking area ya Mel" ucap Keenan


" Okey" jawab singkat Amel


" Gimana kabar kamu Mel, sehat pastinya kan? kapan kamu balik dari pelarian? "tanya Keenan dengan menyeruput minumnya


" Kabar Mel. baik, kalau ditanya kapan Amel. balk Udah tiga bulan, abang ingat bukan pelarian tapi... mengejar cita -cita" ungkap Amel


" Apapun namanya, tetap aja kamu lari dari masalah kan? kenapa nggak telepon Abi waktu ada tawaran pertukaran mahasiswa? kalaupun nggak bisa hubungi Abi bisa kan, kamu hibungi Abang" ucap Keenan


" Sorry.. abis Amel nggak pernah deger dia wa atau telpon Amel bang, Amel tau disana kan ada wife muda dia " ujar Amel memainkan minumannya


"Memang ada, dari situ kita ngikutin Dya sama laki-laki lain dan dia selingkuh dari Abi dan saat kami pulang ke Indonesia Abi sudah menalak Dya, Abi sangat kecewa dengan kamu tapi, kekecewaan Abi bukan karena kamu main curang atau apa kenapa kamu pergi tanpa pamit langsung ke Abi...


Dia merasa sangat terpuruk Amel, dari London menempuh perjalanan panjang, sampai Apartemen sudah nggak ada kamu, trus lanjut ketempat Farah dan memberikan dia ultimatum untuk tidak mencari tahu soal kepergian kamu, gimana dia nggak kecewa sama kamu, dia ingin sekali mencari kamu tapi, dia terlalu takut..


" Takut, takut kenapa bang Ken? tanya Amel


" Takut kamu makin jauh, membencinya Amel.. " ucap Keenan


" Mel, saya kasih tahu kamu.. selama ini dia cinta dan sayang sama kamu, dia tidak berusah a mencarimu bukan dia nggak mau, tapi untuk mengikuti apa yang kamu minta. setahun pertama dia sangat terpuruk.. tidurpun cuma satu jam, dan kekantor pun jarang yang dia lakukan cuma dirumah melamun " jelas Keenan


" Bang sorry aku ada operasi hari ini jadi aku tinggal sekarang yaa.. nggak papa kan, terima kasih untuk semua yang abang lakukan untuk Amel juga Om Abi. " ucap Amel dan melangkah keluar Caffe.


Amel setelah mendengar penuturan Keenan dia tak dapat tidur semalaman karena kata-kata Keenan yang bilang dia lari dari masalah. Dia akui jika kepergiannya awal karena tak sanggup lagi untuk bermadu dan juga tak mau menghadapi Abi yang terkesan tak menerima kehadirannya.


Hari ini, Pertemuan triwulan antara pemilik Rumah Sakit dengan staf Manajemen dan juga team Dokter.


Amel merasa kurang tidur,kebetulan ada praktek sian hari..sehabis meeting ingin rasanya dia merebahkan tubuhnya di kasur empuknya.


Sementara Abi dan Keenan menuju.Rumah Sakit Global .


" Bro.. seandainya nih,lo ketemu Amel apa yang lo mau lakuin? Keenan tiba-tiba membuka percakapan


" Ya.. ngajak dia balik lah, kan dia bini gw" jawab Abi sekenanya.


" Kalau dia nggak mau?


" Harus ngasih alesan yang tepat ke gw" jawab Abi lagi..

__ADS_1


Sementara Amel sudah sampai Rumah Sakit dan dia sedang Visit ke bangsal.


" Pagi Hana.. " Sapa Amel pada Hana pasien sakit jantung bawaan


" Pagi Dokter Amel ,Dokter Ikbal... " Hana terlihar semangat dan juga ceria


" Hana siap buat operasi, jangan takut kan kita banyak dokter Hana nggak sendiri, tapi.. dokter nggak bisa langsung operasi Hana karena harus nunggu Dr, Citra juga.. " Ucap Amel memeriksa keadaan Hana


" Giman ada keluhan? tanya Ikbal


" Nggak Dokter, Hana cuma ingin sembuh nggak ngrasain sakit lagi" ucap Hana pada Ikbal


" Hana harus selalu berdoa yah, semoga semia dilancarkan... " ucap Amel setelah mengganti botol cairan infus Hana


" Iya terimakasih tante Dokter, Hana selalu berdoa buat kesembuhan Hana " ucap Hana


" Ya.. sudah Hana istirahat tante Dokter mau ke ruang meeting.. " pamit Amel dan melangkah keluar ruangan rawat Hana.


.


.


" Gimana? sudah ada hasil Anastesi Hana yang di laporkan sama dokter Citra ke Dr Amel? " tanya Ikbal sembari melangkah ke ruang meeting.


" Kenapa sih, kalian tak pernah akur? banyak dokter bilang kalau Citra selalu mempersulit kerja ** ***? Ikbal penasaraj alasan apa yang membuat Citra tak suka dengan Amel


" Entah lah, aku perasaan nggak ada salah apapun sama dia " ucap Amel


" Kita langsung ke ruang meeting, Intan dari tadi Chatt kalau Presdir sudah datang dan sudah ada di ruangan tinggal kita" ungkap Amel.


" Tenang... kita kasih alesan yang tepat" ucap Ikbal.


* Ruang Meeting


" Ada yang belum hadir? tanya Abi yang masih fokus melihat ponsel di tangannya


" Masih kurang Dokter Ikbal dan Dok...


Tok tok tok


" Selamat siang, maaf kami kelat.. " ucap Ikbal sedikit membungkuk


" Kamu tahu meet.....!!

__ADS_1


" Maaf semua kami telat... " ucap Amel memotong Ucapan Keenan.


" Bang Ke...!! "Seru Amel


Abi mendengar suara itu, suara yang selama ini dirindukan nya langsung spontan menatap ke arah depan.


" Om Abi...!! " seru Amel lagi...


" Amel... sini..!! seru Intan " Maaf tuan muda Ziyad atas kelakuan Dr. Amel.. bukan maksudnya menganggap anda Om-om " ucap Intan menyeret tangan Amel dan mendudukkan Amel disampingnya


" Amel lo apa-apaan, itu presdir kita.. yang gw bilang .." bisik Intan


" Hahh.. jadi dia..!! " teriak Amel menunjuk kearah Abi


" Dr.Amel ,Dr. Intan tolong sopan sedikit.. jangan belagak bar bar disini" ucap Citra


" Siapa juga yang bar-bar orang aku ngomong seadanya.. " protes Amel dengan memanyunkan bibirnya


" Armel Aisya !!" seru Abi


" Iya saya.. Om Abi?? jawab spontan menatap ke arah Abi dengan membekap mulutnya


" Sorry..?? Ucap Amel seraya menangkupkan kedua telapak tangannya


Amel yang dulu kembali jika bertemu dan berbicara pada Abi, langsung gelagapan apalagi kalau Abi sudah memandang Amel intens


" Ken kasih dia minum, yang ada nanti dia pingsan disini" ucap Abi yang sibuk membalikkan dokumen tanpa melihat sekitarnya.


Para Dokter yang disana terlihat heran dengan sikap Abi yang dengan santai bicara dengan Amel dan terlihat senyuman manisnya Om penakluk hati gadis-gadis remaja.


" Ini minum" Keenan memberikan tiga botol air mineral di depan Amel.


Amel yang mendapatkan Air mineral langsung mengahabiskan nya dengan cepat, Pemandangan langka itu membuat para Dokter ternganga dengan tingkah Amel yang nggak ada jaim-jaim nya.


" Sudah?? perlu makan?? ledek Abi


" Nggak.. udah kenyang " jawab Amel singkat


" Kita bisa teruskan meeting ini, silahkan Dr Arya diteruskan" ucap Keenan


Amel melirik sang suami yang duduk dengan tenang dan penuh wibawa ada rasa bangga di hati Amel melihat suaminya yang sukses dalam bisnisnya.


Bersambung

__ADS_1


.......


__ADS_2