Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Interview Bibit Pelakor


__ADS_3

Haii.. para readers,maaf jika terkesan memaksa untuk ceritanya yaaa... namanya juga belajar dan terima kasih dukungannya selama ini, nanti kita akan revisi soal ceritanya karena memang... dari awal tak mengisahkan masa lalu mereka dan seberat apa yang di jalani Amel saat ditinggal kedua orang tuanya.. sampai akhirnya menikah dengan Abi juga Satria.


Tapi... nanti, kalau sudah kita tamatkan ceritanya ...tunggu yaa..


Balik Ke Cerita...


Sekarang ini kita move on dari masalah Amel dan Abi dan kini lanjut kan perjuangan cinta untuk meraih kebahagiaan .


"Maaf mbak.. saya nggak sengaja maaf sekali"Seorang wanita cantik menolong Amel yang barang nya terjatuh karena tersenggol olehnya.


" Iya nggak masalah kak, saya juga nggak kenapa-kenapa kok" Amel dengan cepat membereskan bawaannya yang terjatuh


" Maaf sekali mbak, saya buru-buru soalnya saya sudah telat.. " Ucapnya sepertinya dia terlihat bersalah


" Nggak papa kak, silahkan " Amel dengan senyuman nya mempersilahkan wanita itu pergi.


Amel dengan langkah cepat segera masuk dalam Mall dan menuju restaurant tempat suaminya yang sudah menunggunya.


" Bang... maaf aku telat tadi ada kecelakaan sedikit.. " Amel meraih tangan suaminya yang sedang menatap tab nya


" Hahhh.. trus kamu nggak papa kan? Satria mendudukkan Amel di samping nya


" Aku nggak papa bang, tenanglah.. " Amel mencoba menenangkan sang suami


" Serius kamu nggak papa? Tanya Satria lagi


" Serius Abang sayang... " Goda Amel dengan nada genitnya


" Udah berani kamu godain abang Mel..hemm? Satria mencubit gemas pipi Amel.

__ADS_1


" Aaaa... Abang.. sakit,kapan kita makan nih.. kamu kan harus balik lagi ke kantor? Amel membuka menu dan memanggil pelayan dan memesan beberapa makanan untuk mereka.


Makan siang mereka diisi dengan canda dan tawa,saling cerita juga.


Setelah selesai makan siang, Satria membawa Amel ke HIKARU Company.


Mereka berjalan beriringan menuju ruang kerja Satria.


" Mr. Dev maaf.. calon sekretaris untuk Mr. Dev sudah bisa di interview sekarang" Seorang pria yang menunggu Satria di ruang tunggu.


" Emm.. sudah seleksi? Saya nggak mau buang waktu,kalau mereka nggak kompeten Pak Zian " Satria memang sangat tegas dan perfeksionis


" Sudah Mr. Ada 3 kandidat untuk jadi sekretaris Mr. Dev. " Zian dengan cepat menjawab


" Baik, bapak arahkan ke ruangan saya,biar nanti istri saya juga ikut menyeleksi calon sekretaris saya" Ucap Satria langsung masuk dalam ruangan nya di ikuti Amel


" Bang, kok kamu libatin aku sih.. lagian juga aku nggak tau kreteria sekretaris yang kamu mau" Amel dengan langkah cepat menyusul sang suami


Tok tok tok


"Masuk.. " Satria memandang arah pintu masuk ruangannya.


Pintu terbuka dan menampakkan sosok wanita sexy body nan aduhai, jalan berlenggak lenggok bak model catwalk, Satria tersenyum sinis melihat arah wanita itu.


" Aissttt... ngapain Zian milih yang beginian sih? batin Satria geram dengan pilihan sang HRD


" Silahkan duduk, dengan siapa? Satria mencoba untuk bersikap biasa saja


" Saya Maria Mr. Calon sekretaris Mr.Dev " Ucapnya behitu percaya diri

__ADS_1


" Sebutkan apa kelebihanmu, sampai saya harus mempertimbangkan anda jadi sekertaris saya" Satria to the point


Wanita bernama Maria memberikan informasi apa yang bisa dia lakukan selama jadi sekretaris Satria.


" Trus apa tujuan kamu berpakaian kurang bahan seperti itu? tiba-tiba Amel beranjak dari tempat duduknya dan berjalan mendekati suaminya dan mendudukan dirinya di pangkuan Satria


Amel sengaja ingin memberi tahukan bahwa pria yang ada dihadapan wanita itu tak lain tak bukan hanya miliknya.


Satria yang mendapat perlakuan itu tersenyum gembira menikmati, kelakuan absurd sang istri.


Satria tahi Amel akan jadi dirinya sendiri kala bersamanya.


" Kamu mau goda suami saya sama penampilan kamu yang memalukan itu, apa kamu pernah betfikir kalau ini perusahaan kelas Internasional dan gajipun besar.. apa kata orang, Client, dan semua orang berhubungan dengan pekerjaan suami saya atau kata lain HIKARU Company memandang anda, apa kafa orang HIKARU Company mau bangkrut, sampai karyawan pun nggak bisa beli baju agak tertutup alias kurang bahan" Ucap Amel sinis.


" Saya hanya menampilkan semenarik mungkin ,apa itu salah? jawab Maria dengan percaya diri.


" Kamu penampilan menarik nggak harus pake pakaian sexy, bisa sedikit tertutup atau bahkan pake hijab pun bisa menarik asal percaya dengan kemampuan dirinya sendiri, dan saya tidak akan memberikan bibit pelakor di kantor ini.. terima kasih" Amel beranjak dari pangkuan suaminya dan duduk kembali di sofa.


" Anda dengar keputusan istri saya jadi saya tidak mau banyak bicara, maaf anda tidak bisa bergabung dengan perusahaan kami.. terima kasih" Ucap Satria singkat


" Munafik, belagak kalau tidak ada istri anda pasti anda mau kan? Wanita itu dengan PD nya merayu Satria


" Heiiii... dengar wanita, dia nggak butuh wanita sok sexy macam kamu.. setelah dibuka pasti juga banyak cap orang... sudah, terima hakikat ku di tolak.. dan ingat,dia nggak suka wanita macam kamu.. dan pastinya lemah waktu di ran*ang" Satria tertawa saat Amel sudah mulai menampakkan taringnya.


Wanita itu pun lantas pergi dari ruangan Satria dengan perasaan malu dan terhina.


" Sial... ternyata salah gw.. Presdir HIKARU punya mon*et yang selalu mengikutinya kemana-mana " gerutu Maria saat keluar dari ruangan Satria.


Sementara Satria tertawa terbahak bahak mendengar penuturan Amel ,dan Satria menghampiri keberadaan Amel dan menciumi wajah Amel dengan gemas.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2