
Sebuah pernikahan sederhana di lakukan di. Mansion Hikaru dengan perayaan sederhana di hadiri orang terdekat mereka.
Amel merasakan jantungnya berdebar kencang, walaupun bukan yang pertama baginya namun perasaan nya lebih dari pernikahan pertamanya.
Memang pernikahan mereka terkesan buru-buru dan tertutup, setelah mendengar persyaratan Amel mereka langsung menentukan tanggal pernikahan, karena satu dan lain hal yang harus mereka utamakan.
Ijab Qobul pun segera di mulai pengantin pria sudah duduk di depan penghulu sedang Amel. masih di dalam kamar nya.
" Ananda Satria siap kita mulai? tanya penghulu
" Siap... " jawab singkat Satria
" Jabat tangan saya, Bismillahirohmanirrohim..
Delvan Satria Hikaru bin Rezvan Hikaru "
" Iya saya..
" Saya nikahkan dan saya kawinkan kan engkau dengan Armel Aisya binti alm Gandi Wirawan yang telah menyerahkan walinya kepada wali hakim dengan maskawin seperangkat alat sholat dan satu set perhiasan dibayar tunai.. "
"Saya terima nikah dan kawinnya Armel Aisya binti alm Gandi Wirawan dengan mas kawinnya tersebut dibayar tunai."
" Gimana para saksi SAH?
" SAH
__ADS_1
" SAH
" Baarakallahu laka wa baaraakaa alaika wa jamaa bainakumaa fii khoir"
Amel di bawa ke samping Satria oleh sang mami juga mak Siti, Satria terpaku dengan kecantikan Amel dengan balutan baju pengantin yang sederhana dan make up yang natural
" Assalamualaikum.. istriku..
" Wa'alaikumsalam abang...
Amel memasang cincin pernikahan mereka secara bergantian
Amel. menjabat tangan sang suami dan mencium nya sebagai tanda baktinya
""Bismillahirohmanirrohim , Allaahumma inni as'alika khairahaa wa khaira ma jabaltahaa'alaihi, wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarii maa jabaltahaa'alaihi." Satria melafazkan doa dengan hikmat.
Setelahnya Satria memegang dagu istrinya dan mencium kening Amel dengan lembut
Perasaan Amel tak menentu kala bibir Satria mencium keningnya, ada getaran aneh yang menjalar di hatinya.
Begitupun Satria setelah mencium kening sang istri seperti ada kedamaian dalam dirinya ,hati nya merasa tenang dan seperti disiram dengan air menyejukkan.
Setelah sekian lama acara syukuran di gelar karena memang semua yang hadir adalah orang terdekat mereka seperti Farah dan Mak Siti, Thomas, Lisa, Nyoman juga Keenan.
Sebenarnya bukan maksud Amel melupakan keluarga mantan suaminya namun, Satria membatasi ruang gerak Amel untuk berhubungan dengan keluarga Abi.
__ADS_1
Amel pun memaklumi karena bagaimana pun Satria adalah imamnya dan harus menjaga perasaan nya apalagi Amel setelah tahu riwayat kesehatan Satria.
" Selamat ya mel, semoga pernikahan kamu membawa kebahagiaan dan keberkahan.. samawa yaaa.. " ucap Mak Siti memeluj tubuh Amel
" Terima kasih mak, emak telah banyak memberi kasih sayang yang tulus untuk Ame km terus selalu saja di repot kan sama Amel." ucap Amel dengan linangan air mata.
" Udah jangan nangis, kita slalu sayang sama kamu... bahagia buat kalian... Bang Satria tolong jaga sahabatku, jangan sakiti dia.. kalau abang sudah nggak menginginkan dia kembalikan pada kami dengan baik" ucap Farah memeluk tubuh Amel dan mereka menangis haru bersama.
" Amel... selamat ,boss selamat yaa... semoga kalian bahagia dan juga cepet dapet momongan " ucap Keenan
" Bang Ke... makasih yaa, udah jadi abang yang baik buat Amel.. " ucap Amel memeluk tubuh Keenan
" Jangan kelamaan laki lo nanti cemburu " kelakar Keenan
" Bilang aja takut Farah marah wleee... " ucap Amel sontak membuat semua yang mendengar penuturan Amel tertawa.
" Thank's bro udah nyempetin dateng, anggap. lah kayak temen..lagian gw lebih muda dari lo" ucap Satria
" Wahhh.. parah secara nggak langsung lo bilang gw tua dong?!! Ucap Keenan
" Tuh nyadar... Hahahaha " ucap Amel dengan nada mengejek
" Semoga kamu bahagia Mel... " Batin semua orang yang melihat kebahagiaan Amel hari ini
Bersambung
__ADS_1