
Haiii... para readers tersayang yang baik budi dan slalu santun dalam berkomentar...
Author hari ini double up date karena besok slow up yaa.. biasa ada acara yang tak bisa di tinggalkan..
Karenanya buat nemenin malam minggu kalean Author up malam ini, buat besok kemungkinan malam baru up...
Kembali ke Cerita
Abi berusaha untuk menenangkan hatinya.. terlihat jelas Amel dengan tersenyum bahagia saat Satria menghujani ciuman di kening,dan pipinya.
Saat Abi tersadar ternyata Amel sudah pergi meninggalkan tempat itu.
Abi berharap itu hanya ilusi semata.Ingin rasanya dia mengumpat dirinya sendiri karena merasa bodoh terlambat mencintai Amel, dan sempat yg ak menganggapnya ada.
__ADS_1
.
.
Abi sampai di mansion Ziyad diruang keluarga ternyata ada Tasya yang sedang berbincang dengan sang bunda.
" Assalamualaikum bun,Walid" Abi menyalami kedua orang tua nya.
" Haiii mas Abi.. kayaknya lelah banget yaa?? Tasya terlihat sangat perhatian pada Abi.
" Abi.. kamu kenapa,tiba-tiba ngomong kayak gitu? bunda dan walid Abi kaget dengan penuturan sang putra
" Apa karena Amel? kenapa kamu nggak bisa sedikitpun melihat aku mas, aku tulus mencintai kamu, apa sih yang bikin kamu begini? Amel ngadu apa sama kamu.. dia pasti jelek-jelekin aku kan? kamu pasti percaya sama kebohongan Amel" Tasya tiba-tiba dengan nyaring menuduh Amel dengan sangat keji
__ADS_1
" Jangan bawa-bawa nama Amel disini, dia nggak ada sangkut pautnya dengan apa yang saya bilang dan memang saya lebih percaya sama Amel dibanding kamu.. lihat pakaian yang kamu kenakan tertutup tapi, lisan mu kurang di kontrol.. ingat kamu anak siapa? kasihan Ustadz Khairi yang susah payah mendidik dan merawatmu dari kecil" Abi sangat geram dengan tingkah Tasya
" Abi.. saat ini pasti kamu lelah, sebaiknya kamu istirahat" Walid Azman berusaha untuk Abi terus berkata kasar pada Tasya lalu Abi pun pergi ke kamarnya
" Tasya lebih baik kamu kembali nanti biar Walid yang bicara pada Abi" Walid mencoba memberi pengertian pada Tasya.
" Baiklah walid.. bun aku pulang yaa,aku yakin.. mas Abi kena hasutan Amel.. jadi dia bisa bilang begitu kasarnya sama Tasya" Akhirnya Tasya pun meninggalkan kediaman Ziyad
Setelah kepergian Tasya Bunda dan Walid mulai berfikir bagaimana cara mereka supaya Abi move on walaupun bukan Tasya pilihan Abi, Walid berharap Abi bisa memiliki alasan yang tepat untuk menolak seorang Tasya.
Sementara di kamar Abi dia termenung dengan semua kejadian yang seminggu ini terjadi, dia berharap semua yang tadi dilihatnya hanya khayalan dia saja.
" Apa aku harus menyerah Mel, aku menyesal kenapa baru sekarang aku menyadari bahwa kehadiran kamu dulu adalah cara Allah memberi aku pilihan agar aku memilih yang terbaik, tapi.. apa yang aku perbuat... aku menyia-nyiakan kamu dari awal.. dan ternyata itu sangat membekas di hatimu.. apalagi aku merenggut semua yang kamu punya dengan paksa, walau pun kamu mencoba memaafkan, namun pastinya kamu nggak akan pernah lupa " gumam Abi memandang sebuah gambar di ponselnya.
__ADS_1
Bersambung