
Hati kedua sahabat itu terasa bahagia karena bisa merasakan mencintai dan di cintai oleh orang yang bena-benar tulus dalam menerima diri mereka apa adanya.
Farah merasakan Keenan yang memang serius dan tak main-main dengan hubungan mereka, Sehingga Farah tak ada alasan untuk menolak niat baik Keenan.
Sementara di kediaman Ziyad seorang pria sedang duduk menyendiri di balkon kamarnya,pikirannya menerawang jauh .
marasakan kesepian hatinya terluka karena keadaan yang tak pernah dia inginkan.
" Lo harus mencoba move on, gw tau lo mulai membuka hati lo buat seseorang,gw yakin Amel. juga nggak suka lo terus menyalahkan diri lo atas masa lalu lo.. "
Kata-kata Keenan membuat Abi berusaha berpikir keras untuk menyelami hatinya yang terdalam, walaupun disudut hatinya terdalam tak mudah untuk menghapus nama Amel yang sudah terlanjur terpatri di hatinya.
Kini saatnya dia membenahi hatinya, nama Amel akan tetap di sudut hati terdalam,nama Amel di tempatkan di sudut hati yang tak terbaca oleh orang lain hanya dirinya dan Tuhan yang tau.
" Sampai kapan kamu sendiri. Bi, bunda juga walid sudah semakin tua, umur kamu juga sudah tak muda lagi, mencoba dan memantap kan hati buat membuka hati dan. menyembuhkan luka itu sebenarnya ada solusinya yaitu menerima orang baru masuk untuk mengisinya.seperti Amel dengan Satria, Amel dengan susah payah menerima kehadiran Satria, namun Satria mampu membuktikan bahwa dia tak akan melakukan hal yang sama seperti di masalalu Amel dulu,dan saat nya kamu membuktikan pada dirimu sendiri jika kamu mampu membuka hati untuk orang baru dan membuka lembaran baru dan cerita cinta yang baru Bi... pikirkanlah,sebagai orang tua kami mendukungmu dan Amel juga pasti tak suka kalau kamu separti menutup hati, dia sekarang adik mu, berikan cinta mu pada Amel sebagai saudara yang selalu mendukungnya. ucap Walid saat berbicara berdua dengan sang putra
" Aku akan berusaha buat membuka hati untuk yang lain, walau butuh waktu lama..aku pasti bisa.. " gumam Abi menatap langit malam dan meyakinkan dirinya untuk bangkit dan berjalan kedepan demi masa depannya.
.
.
Pagi menjelang sinar surya pagi yang begitu cerah nampak hari ini. Abi lebih bersemangat untuk menjadi pribadi yang baru.
" Pagi bun, walid... " sapa Abi saat akan ikut sarapan bersama kedua orangtuanya.
" Pagi... " sahut kedua orangtua nya yang melihat aneh dengan sikap sang putra
" Abi... kamu semangat banget kayaknya, kayak ada sesuatu yang beda gitu... " sindir sang bunda dengan senyuman
__ADS_1
" Biasa aja lah bun, rasanya saat ini Abi lebih ikhlas untuk melepa semuanya, dan memulai hari yng baru dan Abi akan berusaha yang terbaik untuk keluarga Ziyad." jawab Abi dengan sebari mengoles rotinya dengan topping.
" Bagus Bi.. kami suka, kamu berhak bahagia.. kesalahan kamu dimasa lalu jadikan pelajaran hidup dalam rumah tangga mu kelak, jangan sampai kamu menimbun kebohongan dimasa lalu mu pada istrimu, Amel sekarang sudah menemukan orang yang benar-benar mencintainya juga bisa menjaganya ,tugas kita hanya bisa mendoakan dan selalu mendukungnya, walid dan bunda sudah sayang dengan Amel namun jodoh kalian hanya sebentar dalam arti kalian melewatakan waktu kalian sendiri-sendiri tak ada yang salah dalam hal ini, anggap pembelajaran buat kamu dan Amel, apalagi kamu dua kali menikah dengan itu kamu bisa membedakan antara para wanita yang tulus mencintai kamu atau hanya karena ada mau nya."ucap Walid dengan panjang lebar.
Selesai sarapan Abi segera pergi ke kantornya namun di tengah jalan Satria menelponnya untuk memajukan meeting mereka, akhirnya Abi langsung ke kantor HIKARU Company dan Keenan juga sedang menuju sana,untung saja semua berkas yang di butuhkan sudah dibawa Keenan.
Waktu tiga puluh menit Abi tempuh ke tujuannya HIKARU Company dan kini dia su ah ada di Lobby dan ternyata Amel juga Satria baru sampai.
" Haii bro... sudah sampai? tanya Satria saat di hadapan Abi dan mereka bersalaman dan berpelukan ala lelaki.
" Iya..kirain lo udah sampai, trus Amel ikut kekantor? tanya Abi penasaran melihat Amel yang di samping Satria
" Iya.. aku ikut abis bosen dirumah..hehehe " jawab Amel dengan senyuman
" Tadi gw udah dari pagi buta jalan tapi, ponakan lo pagi ini minta mangga muda alhasil gw muter-muter jakarta buat nyari" ungkap Satria dengan ekspresi wajahnya yang menggemaskan menurut Amel
" Dapattt??? tanya Abi
Mereka menatap tak parcaya, Amel akan menyikasa mereka berjamaah.
Mereka masuk ke dalam ruang kerja Satri namun tidak dengan Amel dia malah duduk manis di samping Zira.
" Kak Zira, kira rujukan yuk? kata Amel sambil memandang Zira yang sibuk dengan berkas-berkas Meetingnya.
" Bisa tunggu sebentar? aku siapin semuanya untuk bahan meeting Mr Dev baru nanti kita bikin sambel rujaknya. " ucap Zira berusaha membujuk sang istri Boss nya itu.
" Iya tapi, jangan lama-lama ya kak?? kata Amel. dengan ekspresi wajah yang memelas.
dan Zirapun mengangguk.
__ADS_1
Tak lama Keenan dan Thomas lewat depan mereka dan dengan cepat Amel. memanggil mereka.
" Bang Ke.. bang Tom... hehehe " sapa Amel dengan senyum penuh arti
" Pasti ada maunya Thom, kita liat apa maunya si setan cilik ini.. " bisik Keenan pada Thom dan Thom pun mengerti dan mengangguk
" Ada apa nih, pasti bumil cantik perlu sesuatu? ucap Keenan dengan nada selembut mungkin
" Dasar... penjilat..!!! nggak usah sok manis gitu deh bang Keeee....!!! tukas Amel dengan mendelikkan matanya ke arah Keenan
" Serba salah " batin Thom dan Ken saling pandang
" Kak Zi.. mana berkasnya? tanya Amel meminta berkas yang di siapkan Zira
Akhir nya Zira menyerahkan berkas yang dia pegang di tangan nya.
" Bang Thom bawa ini, dan silahkan kalian meeting karena kak Zi akan dapat tugas penting dari Amel. oke...?? oke lah, oke dong??? ucap Amel dengn senyum dan menaik turunkan alisnya.
" O.. o.. oke, nggak masalah.. lagian juga meeting ini adalah buat bahas hasil pemotretan kemarin" ucap Thomas dengan berat hati dia Menerima berkas itu dan dengan senyuman manisnya Thomas membawa nya ke ruang Satria bersama Keenan.
Setelah mereka semua berkumpul di ruang kerja Satria, Amel dan Zira langsung pergi ke pantry untuk membuat bumbu rujak yang diinginkan Amel bersama Zira.
Bersambung
Hayooo... gimana yah,kalau para lelaki nanti ngadepin bumil satu itu, apa mereka sanggup untuk mengikuti keinginan bumil yang terlihat sedang suka mengerjai orang.
Trus para readers udah like belum bab ini dan bab sebelumnya?? kalau udah othor ucapkan terima kasih banyak atas kebaikan kalian, dan jika kalian kasih hadiah di cerita ini.. sungguh itu sebagai penyemangat author menciptakan karya-karya baru yang lebih baik... Aminnn
Terima Kasih ...❤❤
__ADS_1
사랑해 😘😘