Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Menjenguk Hana


__ADS_3

Haiii.... para readers tersayang yang baik dan Insyaallah selalu sehat.


Maaf yaa.. Othor agak lama kalau Up,selayaknya IRT yang tak habis kalau menyangkut kerjaan.Apalagi kalau anak sudah sekolah pasti akan sibuk buat dampingin anak belajar Online. Alhamdulillah walaupun seminggu sekali sudah bisa sekolah tatap muka.


Oke kita kembali Ke cerita yaaa... Cusss🚀🚀


Setelah merampungkan makan siang Abi kembali ke dalam kamar,sementara Amel membantu Bi Jum untuk membereskan sisa makan mereka.


" Bi.. maaf bisa potongin pudding yang ada di kulkas buat mas Abi, saya mau bikin kopi buat Mas Abi sebentar. " ucap Amel dengan sopan


" Siap non.. memang nya den Abi jam segini minum kopi non? tanya Bi Jum.


" Hot Cappuccino bii.. kopi hitam khusus buat pagi" jawab Amel singkat


" Makasih bi Jum.. saya ke atas dulu yaa? " kata Amel lagi pamit ke atas


" Kembali kasih non.. " Bi Jum memberikan jawaban dengan mode terkejut karena tak menyangka jika Amel mau mengatakan terima kasih padanya


Amel masuk kamar dan melihat sang suami di balkon kamar seperti sedang melamun Entahlah apa yang dia pikirkan


" Ada apa ini sama suami saya.. kok ngalamun sih? " goda Amel memeluk tubuh sang suami dari belakang


Abi tersenyum menanggapi godaan sang istri dan menarik tubuh sang istri dalam pelukannya


__ADS_1


" Ada apa, ada masalah? " tanya Amel lagi..


" Nggak ada, cuma kepikiran tante Catrine, kenapa selalu bersikap seolah olah dia berhak untuk mengatur apa yang aku lakukan, padahal dia tak ada hubungan apapun dengan keluarga ini" ucap Abi


" Sudahlah mungkin dia terlalu sayang sama kamu mas, jadi bersabarlah" Amel mencoba menenangkan sang suami


" Oke... hari ini ada rencana kemana gitu? "tanya Abi masih memeluk tubuh istrinya dengan erat


" Dari pada BT gimana kalau kita nonton, ke mall ?" usul Amel membelai rahang kokih suaminya


" Emmmm... sayang ide kamu kurang cun lah.. " gurau Abi


" Ehhh.. apa tuh kurang Cun, bagus apa ide aku mas... kita itu perlu suasana baru, hiburan buat refresh otak supaya tak mudah stress.


" Ide kamu itu, buat anak ABG.. trus buat orang yang baru pacaran, mas mana pantas begitu... umur mas sudah 40tahun lah... malu buat berbuat berlagak lagaknya ABG" Abi berusaha untuk melakukan ide sang istri.


" Kita jenguk Hana, katanya mau di bawa Belanda secepatnya? " ucap Abi mengingatkan sang istri dengan rencananya


" Ahhhh... iya kenapa aku lupa mas, Oke kita ke rumah sakit trus aku mau ke pasar malam dekat sama Rumah Sakit"


" Oke lah... asal istri kecil ku ini bahagia" ucap Abi Pasrah.


" Kita siap-siap,aku sudah buat Cappuccino.. aku bersiap dulu yaa.. " Amel melangkah ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya.


Setelah dua puluh menit Amel keluar dari kamar mandi dan merias wajahnya dengan riasan sederhana, hanya dengan bedak dan lipstik yang netral.

__ADS_1


Mereka menuju Rumah Sakit dan setelah sampai mereka melangkahkan kaki ke dalam Rumah Sakit untuk ke ruang rawat Hana.


" Assalamualaikum Hana" Salam Amel mengalihkan perhatian Hana pada sosok mungil Dokter kesayangannya


" Dokter Cantik, Wa'alaikumsalam.. Dokter kesini sama Om Abi.. Hana seneng kalian kesini, Hana tadi BT nggak ada Ibu juga disini.. " ungkap Hana senang melihat orang baru yang dia sudah sangat sayangi


" Memang kemana ibu? "tanya Abi berusaha untuk berbicara pada Hana


" Kata Ibu panti mau di gusur Om, katanya orangnya sudah kembali dari luar negeri dan mau mengubah tempat itu jadi Hotel" jelas Hana dengan air muka sudah berubah sedih


" Sayang.. nama panti kamu apa?tanya Abi lagi.


" Panti Kasih Bunda Om.. " jawab Hana


" Sebentar yaa...aku keluar sebentar,. kamu disini sama Hana dulu" pamit Abi pada Hana


" Mas mau kemana? tanya Amel penasaran


" Kedepan sebentar,aku mau hubungin seseorang ..nggak enak Hana denger.. " jelas Abi dan Amel pun mengangguk.


Abi segara keluar dari ruang rawat Hana untuk mengubungi seseorang yang bisa membantunya.


Bersambung


Apa yang mau dilakukan Abi??

__ADS_1


Bagaimana nasib Hana?


__ADS_2