
" Kenapa kamu ketawa, seneng kan liat yang sexy..? Amel dengan nada sinis menyindir Satria.
" Sayangggg... kamu keren, hempas bibit pelakor.. makannya aku libatkan kamu buat dapet orang yang kompeten dan juga bisa diajak komunikasi sama kamu" Jelas Satria masih memeluk erat tubuh Amel.
" Ya udah sekarang kamu terusin selanjutnya.. " Amel dengan nada ketus mengingatkan Satria untuk interview lagi.
" Tapi, senyum dulu dong..??!! Satria mengecup lembut bibir manis Amel dengan singkat
Amel pun tersenyum lebar karena dia juga sebenarnya tidak masalah dengan ide Satria yang melibatkannya untuk mencari sekretaris.
Satria meng hubungi Zian untuk melanjutkan memanggil peserta lainnya, dan ternyata calon yang ke dua mengundurkan diri sendiri karena mendengar penuturan Maria selama pengalamannya diruang kerja Satria.
Tok tok tok.
" Masuk.. " Teriak Satria dengan keras
" Permisi Mr. Dev... " seorang wanita masuk dengan tampilan sopan namun tak mengurangi cantiknya.
__ADS_1
" Silahkan duduk, dan saya tidak mau basa basi lagi, terangkan apa alasana saya bisa menerima anda menjadi bagian HIKARU Company.. potensi apa yang anda miliki" Satria tak mau berbelit dan tidak suka dengan banyak drama.
" Perkenalkan Nama saya Azira Ibrahim biasa di panggil Zira,saya........" Zira menerangkan potensi Zira
" Oke.. kalau saya melihat profil anda,saya bisa langsung merekrut anda jadi bagian HIKARU Company.. namun, ada satu pertimbangan dan itu dari istri saya.. anda nanti juga akan melalui interview dengan dia Finaly dia yang akan memutuskan, karena bagaimana pun, pekerjaan kamu juga akan berhadapan dengan nya jadi kalian harus berusaha beradaptasi" Satria dengan nada datar menerangkan semuanya pada Zira.
" Jadi benar, Mr Dev sudah menikah.. tapi, semoga istrinya bukan tipe mak lampir " Batin Azira.
Beberapa saat kemudian, Amel keluar dari kamar pribadi milik Satria yang ada dalam ruangan itu.
" Cil.. tinggal kamu yang akan interview calon sekertaris abang.. ini Azira ,dan ini istri saya Armel Aisya yang akan menentukan nasibmu " terang Satria memperkenalkan sang istri pada Zira
Amel memandamg sosok wanita yang duduk di depan meja kerja suaminya.
" Lho... i.. iya.. maaf kan saya, soalnya tadi saya terburu-buru.. saya tadi dari bogor trus baju saya kena kotoran jadi saya singgah di Mall sebentar buat beli baju dan saya ceroboh menabrak mbak nya." Jelas Zira
" Mbak.. masih single? tanya Amel penasaran
" Iya..saya masih sendiri nyonya" Jawab Zira sopan
__ADS_1
" Di profil Kak Zara disini..ada pengalaman jadi PA di sebuah perusahaan juga di Surabaya ,kenapa keluar? Amel menatap intens wajah Zira
" Sebenarnya ini masalah pribadi tapi, demi kenyamanan nyonya juga Mr. Dev.. saya di tuduh menggoda mantan boss saya. " Ucapan Zira membuat Amel dan Satria saling pandang
"Sayang sekali.. padahal potensi dan loyalitas kak Zira bagus, begini... saya nggak keberatan kakak jadi sekretaris suami saya, kakak jadi sekretaris Mr Dev dan menangani segala urusan yang berhubungan dengan operasional di kantor dan jika kakak harus bertugas dengan suami saya nanti juga akan ada Thomas yang menemani juga ,bukan saya curiga juga ke kakak.. menurut saya tidak baik juga kalau orang berbeda jenis sering besama." jelas Amel
" Jadi...? Satria kini melihat arah sang istri
" Jadi.. itu terserah abang, untuk aku sih setuju kalau kak Zira bergabung dengan Hikaru Company "ucap Amel dengan langkah ke arah sofa
" Baiklah.. selamat bergabung di HIKARU Company Nona Zira.. masa percobaan anda selama 3 bulan " Ucap Satria sambil mengarahkan pandangan nya ke Amel.
" Terima kasih Mr. Dev dan juga nyonya Amel atas kesempatannya.. " ucap Zira dan berdiri dari kursinya.
" Besok langasung ke HRD tanda tangan kontrak dan nanti saya suruh Thomas untuk ngasih tau kak Zira semua pekerjaan nya. " Ucap Satria menyebut Zira sebagai kakak
" Terima kasih kak Zaira, mau bergabung di Perusahaan HIKARU Company dan seterusnya nanti kita akan tetap berkomunikasi dengan urusan kantor dan juga scedule suami saya " Amel dengan menjabat tangan Zira.
" Jalani senyaman kak Zira, semoga betah.. " Satria merasa memang pilihan sang istri tak akan salah
__ADS_1
Setelah sepeninggal Zira dari ruangan Satria, Amel dan juga Satria pun langsunng melangkahkan kaki meninggalkan Hikaru Company.
Bersambung