Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Sah Jadi Suami Istri


__ADS_3

Acara sederhana yang diinginkan Amel sebagai syarat untuk. Satria bisa menikah dengan Amel.


Satria memandang Amel dengan seksama dia tak menyangka bisa sejauh ini melangkah untuk menikahi gadis yang selalu betengkar dengan dia dan sekarang berstatus istrinya.


"Abang... abang..Bang Sattt !! pekik Amel melihat sang suami yang larut dalam lamunan.


" I.. Iya.. kenapa Cil? sorry ..maksudnya Mel... " ucap Satria tergagap karena kepergok melamun


" Udah panggil bocil juga nggak papa,nggak usah kaku lah.. bang. ."ucap Amel mendekati sang suami.


Kini tinggal keluarga inti saja yang ada di rumah besar itu, dan memang acaranya pun di buat sesimple mungkin.. karena memang Amel berfikir kalau ini bukan yang pertama baginya.


" Masa aku panggil kamu Bocil sih...kan nggak enak " ucap Satria sambil menggesr duduknya agar Amel bisa duduk di sampingnya.


" Senyamannya Abang aja lah.. " jawab Amel


" Bang aku kayaknya harus ganti baju, udah gerah juga badan aku lengket.." ucap Amel lagi memang merasa gerah dan merasa lengket


" Ya udah sana kekamar, istirahat... nanti abis magrib baru kita makan malam bareng.." ucap mami Fitri


"Oke lah.. aku sama Amel ke atas mi, pi... hehhh.. unyill... "ucap Satria seraya mengacak rambut sang adik


" Kakakkkkkkk!!! teriak Akira kesal dengan sang kakak yang iseng


Pasangan pengantin baru itu masuk ke dalam kamar mereka. terlihat kecanggungan terjadi antara mereka.


" Bang

__ADS_1


" Cil


Mereka bersamaan dengan salah tingkah


" Abang mau duluan ke kamar mandi? biar Amel siapkan keperluan abang.. ,emmm.. biasanya dimana tempat taruh baju dan semuanya barang abang? ucap Amel menetralkan detak jantungnya yang terus berdetak kencang


" A.. ada di sana walk in nya " Satria menunjuk salah satu kaca seperti lemari besar di sudut.


" Disana?? ucap Amel menunjuk arah yang Satria tunjuk


" Ayo.. ikut abang..!!


" Hahhhh..


" Ikut ke walk in closet biar kamu tahu tempat nya. "


" Oke..


" Ini deretan lemari buat semua keperluan abang dan bagian ini ke pojok punya kamu.. oke, trus sepatu di lemari itu, pakaian dalam ,dasi atau aksesori punya abang itu lenari kecil di tengah" ucap Satria menerangkan bagian dari ruangan itu


" Oke.. makasih bang, sepertinya aku butuh waktu buat room tour rumah besar abang ini" ucap Amel sambil membuka pintu lemari dan mengambil pakaian santai untuk Satria dan perlengkapannya.


" Oke abang mandi dulu, kamu bisa liat-liat deh.. " Satria melangkah ke pintu penghubing kamar mandi dengan walk in closet


Benar saja Amel. memanfaat kan waktu untuk menilik bagian dari kamar suami nya.Dan dia membongkar koper besarnya menyusun pakaian dan perlengkapan pribadinya dengan rapih.


Clek

__ADS_1


"Bang... bajunya di atas tempat tidur aku mau mandi dulu.. "ucap Amel dengan melangkah ke dalam kamar mandi.


Setelah Amel masuk ke kamar mandi Satria memegang dadanya.


" Gila nih jantung kok kayak lari gini...perasaan apa sih ini,bikin kikuk aja di depan si bocil.. " gumam Satria dan meraih baju yang disiapkan Amel


"Haiisssttt.. begini kalau punya istri, baju aja udah di siapin... terima kasih istriku.. " ucap Satria bergumam kecil sambil memakai baju.


Satria menunaikan ibadah sholat Ashar selesai itu namun Amel belum keluar juga dari kamar mandi atau walk in


Satria melangkah ke arah walk in dan membukanya tak ada siapa pun.


Tok tok tok.


" Mel... Amel...!! kamu masih di dalam? tegur Satria mulai khawatir..


tok tok tok..


" Mel... kamu nggak papa... Mell... jawab Cil... !! teriak Satria... " Aisssttt ...kenapa dia nggak jawab... apa jangan-jangan dia kenapa-napa... "gumam Satria


Satria mencoba membuka pintu kamar mandi namun terkunci dari dalam ,tak perlu pikir panjang Satria mendobrak pintu kamar mandi.


BRAKK....


" Sayanggg...!! "teriak Satria panik


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2