Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Di Jemput Satria


__ADS_3

Amel dengan langkah cepat masuk ke dalam ruang kerjanya.


Duduk bersandar sambil menatap langit langit, pikiran melayang entah kemana, hatinya masih sakit kala mengingat perlakuan Abi dari awal pernikahan, meninggalkan, menikah kembali tanpa persetujuan Amel, memperkosa Amel, dan selalu tak jujur.


Dia berharap Abi bisa berubah lebih baik, walau tak lagi bersama menjadi pasangan suami istri namun dia akan tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga Ziyad karena mereka sudah Amel anggap keluarga.


.


.


Jam lima sore Amel keluar dari Global Company,hari ini dia nggak bawa mobil karena pagi tadi Farah mengantarkan Amel kerja sekalian ke butiknya.


Amel berdiri di depan kantor Global Company ,namun tak lama berselang dia di kejutkan oleh sebuah motor sport berhenti di depan nya.



Tin...


" Aawww" pekik Amel. kaget karena suara klakson motor yang memekak kan telinga.


" Lama amat sih? " kata seseorang yang ada dia atas motor sport itu.

__ADS_1


" Kamu siapa, mas salah orang!! " ucap Amel dan ingin berlalu pergi namun tangan nya di cekal.


Orang itu memberikan helm pada tangan Amel dan membuka kaca helm yang dia pakai.


" Lo lupa hari ini, gw bilang kemaren jam empat di Bandara tapi, lo nggak dateng" ucap orang itu


" Bang Sat..?? astaga, gw kira siapa? sorry,gw tadi lupa,terus juga banyak kerjaan.. mau telepon abang nggak ada nomernya " jelas Amel menerima helm dari tangan Satria.


" Cepet naek..!! " ucap Satria sambil menggeber motornya.


" Sabarrrr !! teriak Amel


Amel segera naik ke atas motor Satria dan berpagangan pada bahu Satria.


Amel menyerahkan tasnya segera Satria memakainya dan di taruh depan sementara tangan Amel. di bahu Satria di pindahkan di masukkan dalam kantong ajaib Satria.


" Gw bukan tukang ojek, Ingat itu..!! " ucap Satria dan segera menjalankan motornya dengan kecepatan sedang.


Saat Satria memasukkan tangan Amel di kantongnya bertepatan dengan Abi yang keluar dari dalam gedung Global, dia tau wanita yang membonceng motor Sport itu adalah Amel namun dia tidak tahu siapa laki-laki yang bersama .Amel.


" Siapa Laki-laki yang bersama Amel? batin Abi melihat motor yang membawa Amel

__ADS_1


Amel memeluk erat tubuh Satria,karena Satria melajukan motornya dengan kecepatan siatas rata-rata.


Tiga puluh menit mereka sampai di sebuah restaurant mewah di pusat kota.


" Udah nyampe lo mau tetep disini? " tanya Satria pada Amel setelah melepas helm


Amel segera menggeleng gelengkan kepala nya.


" Ya udah, kita turun.. masih betah peluk gw? " goda Satria karena Amel masih memeluk erat tubuhnya.


" Hahhhh.... Aistttt... nggak!! " pekik Amel dan perlahan turun dari atas motor itu,.


"Heiii... sebentar, helm nya di copot dulu baru ke dalam,nggak enak liatnya " ucap Satria menahan Amel langkah Amel dan membukakan helm yang di pakai Amel dan merapihkan rambut Amel.


Mendapatkan perlakuan semua itu membuat hati Amel dag dig dug tak menentu, apalagi posisi wajah Amel dan Satria sangat dekat,hembusan nafas Satria pun terasa menyapu wajah Amel.


" Dah.. ini tas kamu, yuk..!! ujar Satria menyerahkan tas Amel dan mengajak Amel mengikutinya.


" Mel... Armel Aisya !!! teriak Satria


" Hahh... i.. iya, sebentar !!" jawab Amel sedikit berlari membuntuti sang boss.

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam restaurant dan menuju salah satu ruang VIP restaurant mewah itu.


__ADS_2