
Haii... para readers tersayang yang baik budi,jagalah sebaik baiknya lisanmu..jangan lah jadikan jarimu membodohkan otakmu.. 😎
Tetep kalem dan Slow...
jika kalian tidak suka dengam cerita nya bisa di skip aja, apalagi kalau cuma cari yang mantap mantapnya aja... wah disini bukan tempatnya,kalaupun ada beberapa episode doang,bukan tiap episode mengupas tentang soal ranjang.
Hahaha... Intermezo aja ya...para readers, jika masih berminat buat terus baca Alhamdulillah, kalaupun tidak itu hak anda..
Karena mengambangkan cerita nggak semudah bersilat lidah.. 🙏🙏
Wessss.... balik maning neng Cerita.. 🆗⏬
Abi hari ini mengantarkan Amel ke tempat kerjanya dan memang hari ini juga, weekend jadi ..sedikit santai karena hari ini cuma visit bangsal saja.
Tiga puluh menit waktu tempuh untuk sampai ke Rumah Sakit dan mobil Abi berhenti di di depan lobby Rumah Sakit.
Abi meminta pada Amel jika bersikap seharusnya sebagai istri seorang Abidzar Akram Ziyad.
Abi dan juga Amel keluar dari mobil dan berjalan beriringan.
" Pagi ...Tu..Tuan Abi..Dr. Amel.. " sapa salah satu Security
" Pagi.. pak Eman" jawab Amel ramah
" Hemmm.. tolong parkirkan mobil saya yah.. " ucap Abi dengan santainya
" Selalu begitu.. bisanya jawabnya ..Hmmm"batin Amel melihat tingkah suaminya
Mereka melangkah kedalam Rumah Sakit dan saat di Lobby banyak yang berbisik bisik membicarakan tentang mereka berdua yang terlihat akrab, apalagi Abi yang menenteng tas besar milik sang istri..
" Amel.. Mel.. lo bi.., eh.. Tuan Abi selamat pagi !! " Intan salah tingkah saat menyapa sahabatnya ternyata orang berpakaian santai itu ternyata Abi sang presdir.
" Heii.. Tan,ada apa? "tanya Amel melihat sahabatnya yang langsung terdiam melihat Abi
" Mas... jangan gitu dong mukanya, temen aku jadi takut.. " ucap Amel dengan nada manja
" Hemmm.. aku nggak ngapa ngapain temen kamu kok, kan kamu liat dari tadi juga mas diem aja.. " kilah Abi
" Iya kamu diem aja tapi... mas itu bikin takut orang, karena apa mas nggak ada senyumnya.. datarrrrr... aja jadi orang, dari dulu itu kamu nggak berubah " cetocos Amel
" Cup...,Oke sayanggg... " Abi tiba-tiba mencium pipi Amel di depan Intan karena kebetulan didalam lift cuma ada mereka bertiga
Mendapat serangan tiba-tiba Amel terpaku dengan tingkah suaminya yang menurutnya ajaib,bisa berubah sewaktu waktu.
" Kenapa? Heiii... sayanggg,Ayo..udah sampai " ucap Abi menyadarkan Amel dari lamunannya
" Massss....!! " pekik Amel tersadar karena sang sahabatpun kaget dengan pelakuan sang Presdir
" Intan... emmm, nanti gw cerita...ya? gw duluan.. " ucap Amel sedikit berlari membuntuti sang suami.
Amel melaksanakan tugas nya dengan ketulusan dan keikhlasan karna dari itu banyak yang suka dengan cara kerja Amel.
Ting ( notifikasi ponsel Amel sebuah pesan masuk)
" Mike" gumam Amel
Mike
Mel, penjadwalan untuk pasien yang akan kamu bawa bisa dalam minggu ini,jika kamu ingin kesini bisa langsung kasih kabar padaku.
Amel
Okey.. thank's nanti aku info
__ADS_1
" Assalamualaikum, ibu Dokter ku... " Abi langsung masuk menyapa Amel karena dia tahu jadwal kerja Amel sudah usai.
" Wa'alaikumsalam,Tuan Muda Abidzar si muka datar" ledek Amel
" Hehehe.. kamu doang yang boleh bilang gitu sama aku" ujar Abi..
" Aku?? oke kita, aku kamu... okey, maaf ya mas.. aku tadi sibuk banget,jadi nggak sempet juga keruangan kamu.. jadi nggak ngasih makan siang tadi ke kamu" ucap Amel dengan nada lembut
" Nggak papa,aku masih punya tangan punya kaki.. juga punya akal buat pesen makan sendiri karena aku tau istri kecil aku ini... lagi sibuk sama pasien " kata Abi mengenggam tangan Amel.
" Udah sore, kita pulang..yuk?! aku sudah selesai juga" ucap Amel
" Oh iya sayang.. mas lupa,malam ini ada undangan dari temen lama mas.. jadi nanti malam bisa kan temenin mas buat dateng kesana? " tanya Abi
" Okey.. bisa " ucap Amel dengan senyuman manisnya
" Tapi, kita ke butik Farah dulu ya mas... mau cari baju buat nanti malam" kata Amel kembali
" Siap... sekarang bisa kita pergi..? yuk..!! " ucap Abi menggandeng tangan Amel erat
Amel dan Abi tak lagi menjaga rahsia karena bagi Amel toh dia istri Abi.
Lima belas menit mereka sampai di butik.
" Selamat sore ibu, pak ada yang bisa kami bantu? " seorang karyawan butik menyambut kedatangan Amel dan Abi
" Maaf mba, bisa bertemu dengan Farah? "tanya Amel sopan
"Dengan siapa ya buu... kak Farahnya ada di dalam ruangan kerjanya "ucap Karyawan tersebut
" Tolong bilang ke Farah ada Amel disini "ucap Amel dan pelayan tersebut mengangguk tanda mengertidan berlalu dari tempat itu.
Tak butuh waktu lama, Farah datan dengan tergopoh gopoh.
" Nggak usah nggak enak dengan saya Far.. kamu kan sahabat istri saya, artinya juga sahabat saya juga" ucap Abi tahu kalau Farah merasa tak nyaman
" Okey.. ada apa kalian perlu bantuan apa? " tanya Farah mulai serius.. " Kita keruangan ku aja deh? "kata Farah ingin menarik Amel namun Amel menghentikan
" Far, gw kesini butuh bantuan lo karena mas Abi akan bawa gw ikut sama dia ke undangan temen SMAnya jadi gw butuh gaun simple cuma aku maunya nggak terbuka juga" ucap Amel dengan masih mendefinisikan keinginannya.
" Sebentar, ini lo coba warna nya juga netral " ucap Farah menunjukkan sebuah gaun pada Amel
" Coba aja" ucap Abi yang duduk disofa dengan betmain ponsel
"Mbak tolong buatkan minum buat Tuan Abi, kak... mau ninum apa? " Farah mengintruksikan satu karyawan nya dan menanyakan abi
" Air mineral aja Far.. ga usah repot, saya tau ini bukan Caffe" canda Abi
" Bisa aja kak Abi.. oke, tolong ambilkan dua botol air mineral "
Sementara Amel sedang ada di bilik ganti Farah duduk di single sofa seberang Abi.
" Belum lama kakak ke Bandung yaa? soalnya emak bilang sama aku" ucap Farah akhirnya mengawali percakapan
"Iya.. thank's kamu sudah selalu ada buat Amel"ucap Abi tulus
" Kakal nggak marah sama Farah, secara kan Farah larang kakak buat cari tahu soal Amel waktu itu"ucap Farah
"Nggak lah, saya tahu.. tujuan kamu,biar dia fokus belajar biar cepet kelar tanpa memikirkan tentang apapun, dan saya ikhlas... saya mendapatkan harga yang pantas buat itu"ungkap Abi..
" Makasih kakak juga masih mau pertahankan pernikahan kakak sama Amel ,karena tingval kakak keluarga bagi Amel kedepannya "ucap Farah
Amel terlihat keluar dari kamar ganti dan memberi tahukan kalau gaun nya pada Abi... setelah memilih dan mendapatkan Abi dan Amel pamit untuk pulang.
__ADS_1
Tepat jam tujuh malam Amel dan Abi berangkat ke tempat acar. Amel terlihat menawan dengan dandanan super sempurna membuat Abi terpesona di buatnya.
empat puluh lima menit mereka sampai sebuah hotel dan segera ke ballroom tempat acara.
" Mas, aku ketoilet dulu yaa.. mas kedalam,nanti biar aku susul kedalam, takutnya agak lama.. "ucap Amel
" Tapi, nanti gimana kamu masuk.. ? sebentar " Abi melangkah ke tempat seseorang yang ada di depan sebuah meja sekali kali mereka melihat kearah Amel dan tak lama Abi ke arah Amel.
" Mel kamu nggak papa saya masuk dulu, nanti kamu masuk bilang ke dia(menunjuk seseorang) sampai dalam kamu telp mas yaa.. didalam takutnya juga toilet penuh.. ya udah sana mas masuk dulu.. kamu baik-baik " ucap Abi dan melangkah masuk kedalam ballroom dan Amel ke salah satu toilet di luar ballrom
Abi masuk ke ballroom dan menemui si pembuat acara.
" Haii.. semua.. " sapa Abi mendekat kegerombolan yang sedang berkumpul
" Woii... gila... pengusaha sukses Abidzar Akram Ziyad akhirnya datang juga" ucap seseorang bernama Bani
" Selamat Ban buat pembukaan usaha barunya "Abi mengucakan selamat pada si Bani pemilik acara
" Thank's bro... lo sendirian? gw undang Keenan juga lo kan biasanya bareng dia sekarang misah gini, oh iya.. lo yang sabar yaa.. gw denger lo udah divorced sama model itu.. siapa tuh Dya "ucap Bani
" Nggak masalah lah itu mah.. " jawab Abi berusaha tenang
" Haii... Bi.. !!sapa Seorang wanita dengan sbb dandanan sexy dan mengundang perhatian orang disana
.
" Hai.. apa kabar Sukma? "tanya Abi berusaha tersenyum ramah.
" Aku baik, kamu serius kan.. datang ke acar kayak gini... biasanya acara anak-anak SMA kamu nggak pernah datang deh..? "ucap Sukma berusaha untuk merpatkan diri pada Abi
Orang-orang yang melihat intens Abi dan Sukma mulai berbisik bisik.
" Wah... pasangan fenomenal SMA kita kayaknya akan CLBK nih...? "Goda salah satu teman Abi.
Amel sudah selesai ke toilet dan kebetulan tak sengaja bertemu Keenan saat akan masuk ke ballroom
" Bang Ke..!! " seru Amel memanggil Keenan.
Mendengar ada yang menmanggil sebutan itu sudah dapat di tebak siapa yamg memanggilnya karena cuma dia yang berani memanggilnya begitu
" Heiii... mana Abi? tanya Ken celingukan mencari sosok Abi.
" Udah didalam, tadi aku ke toilet dulu ,dia aku suruh kedalam dulu" ucap Amel tenang
" Wah.. kenapa di biarin dia masuk sendiri, ya.. sudah ayo buruan kita temui Abi, karena didalam banyak orang licik Mel" Keenan mengajak Amel sediki yg cepat menemui Abi.
" Ternyata takdir mempertemukan kita berdua dan juga takdir kita sama jadi single lagi ya bii..., tau nggak..aku merasa bersalah kenapa aku begitu bod*h memilih dia bukan kamu" ungkap Salma dengan nada lemah dan wajah sedih.
" Maksudnya apa yah?" lagian juga itu sudah masa lalu kita punya masa depan masing -masing dengan jalan hidup masing-masing " ucap Abi berusaha berbicara dengan posisi agak sedikit menjauh dari Salma
" Tapi Bii.. kita bisa...
" Mas...!! "
" Heiii ..Sayang...?!! seru Abi begitu lantang sampai sekitar dia pun menoleh
Dan para mata tamu undangan melihat Abi sang promadona SMA menyambit mesra seorang wanita cantik, yang terlihat masih muda bagi mereka.
Bersambung
Maaf ya.. sedikit up nya..🙏🙏
__ADS_1