
Amel dan Abi berusaha semampu mereka untuk menyembuhkan Hana, gadis cilik yang mereka sayangi dengan tulus, Hana seorang sebatang kara.. karena itulah Amel dengan senang hati membantunya dan menyayangi gadis kecil itu.
Semangat untuk hidup membuat Amel seperti melihat dirinya sendiri kala seusianya, di tinggal kedua orang tuanya pergi untuk selama lamanya saat masih kecil dan tinggal dengan bibi juga pamannya yang seorang pemabuk dan penjudi membuat Amel kecil hidup dengan keras, saat Amel sudah berstatus jadi istri seorang Abidzar Akram Ziyad masih merasakan keras nya hidup karena ditinggal sang suami yang kala itu masih tak menerima kehadirannya, dan dia harus kehilangan lagi bibi dan pamannya secara bersamaan.
Rawatan Hana sudah di jalankan dan untuk operasi jantung pun sudah di laksanakan ( maaf author nggak menerangkan spesifik bagaimana prosesnya)
Selama Mereka ada di Belanda memang Amel dengan suka rela membantu untuk perawatan Hana dan mengikuti proses operasi itu tidak lepas dari campur tangan Mike yang membuat Amel dapat menjadi salah satu dokter yang menangani Hana.
" Mas, bagaimana ..kamu yakin tidak mau pulang dulu ke Indonesia.. kasihan juga kan Bang Ke pasti kualahan handle kerjaan kamu, trus apalagi project baru kalian itu harus segera selesai akhir minggu ini" ucap Amel duduk di samping sang suami.
" Kenapa kamu begitu bersikukuh buat mas pulang, apa selama mas di sini kamu tak bebas buat kamu berduaan sama Dokter Mike? kata Abi ketus
" Mas Abi ngomong apa sih? aku sama Mike nggak ada apa apaan ,kita sebatas teman satu. profesi" sanggah Amel mencoba untuk menjelaskan
__ADS_1
" Trus kenapa kamu sepertinya nggak mau banget saya dekat kamu?
" Mas, bisa nggak sih berpikir baik tentang Mike? "
" Dia itu suka sama kamu Mel, masa kamu nggak tahu... dari pandangan matanya ke kamu mas bisa menilai kalau dia suka sama kamu.. "
" Aku tahu, tapi... dia sudah menerima semua penolakan ku.. setelah aku menjelaskan kalau aku sudah bersuami, kenapa kamu nggak percaya? "
Abi terdiam dengan penuturan sang Istri,bagaimanapun memang selama enam tahun berpisah dengan sang istri dan selama itu dia nggak punya akses untuk mengetahui kehidupan sang istri selama di Belanda.
" Aneh.. aku kan juga kasihan sama dia disini, dia terlalu lelah menjaga Hana.. apalagi aku kebanyakan di Rumah sakit untuk pantau Hana" gumam Amel saat di dalam kamar apartemennya
Malam ini Amel dan Abi berada di apartemen yang disewa Abi selama dia di Belanda dan mereka sekarang selesai makan malam dan Amel memutuskan untuk istirahat.
__ADS_1
Amel dapat melihat Abi menghubungi Keenan, sepertinya mereka sedang diskusi penting.
" Mel... sudah tidu? " Abi merapat ke tubuh Amel
" Ada apa mas? " Amel dengan masih mengantuk dia duduk bersandar di kepala ranjang
" Mas besok pagi-pagi sekali harus kembali ke Indonesia karena 2minggu lagi Hotel di Bali harus buka dan mas harus cek proyek itu setelah Finishing..
" Besok pagi.. ? mendadak?
" Iya..mas sudah bilang sama Ikbal untuk menjaga kalian selama mas kembali ke Indonesia. " ucap Abi dan lalu merebahkan badannya membelakangi sang istri
" Apa dia marah sama ucapa aku tadi sore? "batin Amel.
__ADS_1
Akhirnya mereka tertidur saling memunggungi dan diam tanpa obrolan malam seperti setiap malam sebelumnya.
Bersambung