Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#151


__ADS_3

" Apapun yang terjadi pada kita itu sudah jadi takdir yang harus kita jalani Mel, sekarang kamu harus lebih bahagia dan jangan sampai kamu melepaskan apa yang kamu punya saat ini.. dan aku akan selalu mendukungmu juga aku sudah anggap kamu adik ku " ucap tulus Abi dengan senyum lebarnya.


" Sudah jangan pikirkan masa lalu,kalian tetap semangat juga buat berjuang menuju kebahagiaan" ucap Keenan,ingatkan Amel dan Abi untuk berusaha melupakan kejadian masa lalu mereka.


" Sekarang aku rasa cukup ,terima kasih buat kalian berdua karena sudah mau hadir disini, terutama kamu Zakia dan semoga kalian bisa bertemu dengan anak kamu Kia.. " ucap Satria tulus.


" Kak Zakia.. maaf boleh aku tanya sebelum kalian pergi? tanya Amel dan mendengar itu mereka melihat ke arah Amel


" Apa yang mau kamu tanya kan Mel? tanya Keenan penuh selidik


" Kata kan, apa yang mau kau tanyakan " ucap Kia dengan wajah sembab nya.


"Aku mau tanya, apa anak kakak punya ciri khusus saat lahir? tanya Amel sedikit ragu.


" Kenapa kamu tanya anak Kia sayang..? tanya Satria heran dengan sang istri.


" Ada.. dia memilikitanda lahir di bahu kirinya berwarna merah,kenapa tiba-tiba kamu tanya begitu Mel, apa kamu tau sesuatu" tanya Zakia dengan penuh harap.


" Aku nggak tau kak, cuma aku harus memastikan dulu.. nanti jika ada petunjuk soal anak kamu, aku akan infokan ke kamu" jawab Amel tak mau gegabah untuk meng iyakan ke curigaannya.


"Baiklah.. aku tunggu info kamu, kami permisi.. "ucap Zakia.


Zakia dan Marlin mengundurkan diri meninggalkan mereka untuk kembali.


Setelah kepergian Zakia dan Marlin, Abi memandang wajah Amel yang seperti memikirkan sesuatu.


" Maaf Mel... apa kamu sedang kepikiran Hana? tanya Abi tiba-tiba dan dengan cepat Amel mengangguk.


" Hanna, adik angkat kamu? kenapa dengan Hanna Mel? tanya Satria heran dengan perkataan Abi pada istrinya.


" Apa kita harus melihat ke panti Mas.? tanya Amel tak menggubris omongan suaminya.


" Ehhh... sebenernya kalian berdua kenapa, gw sama Satria juga yang lain jadi kepo" ucap Keenan.


" Begini.. kita tahu ,Amel punya adik angkat Hanna dan dia juga punya penyakit jantung bawaan,kita nggak tau itu kebetulan sama dengan riwayat Hanna yang umurnya 15th dan seperti anak Zakia, tapi itu perlu kita selidiki. " ucap Abi berusaha menjelaskan


" Kita bisa tanya ibu pantinya.. " ujar Satria


" Bu Panti bilang kalau Hana yatim piatu,tapi..nggak ada salahnya kita tanya ke bu Panti lagi, kalau sampai Hanna itu anak Kak Zakia.. pasti Hanna seneng banget.. " ucap Amel

__ADS_1


Mengingat Hanna yang mendambakan keluarga nya akan kembali.


" Sayangggg... kok kamu nangis sih, kenapa kamu..? apa ada yang sakit atau.. ada kata-kata kita yang salah, aku perhatikan mood kamu belakangan ini berubah-ubah.. kadang kamu marah-marah nggak jelas, dan kenapa kamu sangat melow belakangan ini"kata Satria menggambarkan sifat Amel belakangan yang membuatnya bingung...


" Abangggg... pengen peluk Bang Kee...hiks.. hiks !!! Seru Amel membuat semua yang ada di meja itu kaget dengan sikap Amel.


" Kenapa dia bilang gitu sih... mati aku, Aduhhh..!! batin Keenan mengumpat Amel karena mendengar omongan Amel, Keenan mendapat tatapan membunuh dari Satria


" Anehhh... Amel kok kaya... " batin Zira menutup mulutnya tanpa sadar


Abi melihat ekspresi gadis di sampingnya membuat dia penasaran apa yang di pikiran gadis itu


" Kenapa lo?? tanya Thomas seraya berbisik pada Zira


" Tingkah Amel aneh tau nggak, kaya orang lagi hamil muda.. " bisik Zira membuat Thomas membulatkan matanya


" Aduh... Amel jangan peluk abang, itu..ada Bang Sat lo.. peluk aja dia HALAL !!! Keenan menekan kata Halal karena menghindari amukan Satria


" Bang Ke jahat, jangan pernah minta tolong lagi sama Amel kalau Farah.. marah sama abang yang suka ingkar janji..!! " ancam Amel ,mengingatkan Keenan kebiasaannya yang selalu menghubungi Amel saat Farah marah padanya


"Ja.. jangan gitu juga kalee Mel... kamu udah punya laki, trus kalau lo peluk-peluk gw.. bogem mentah yang ada di muka ganteng abang.. " tolak Keenan dengan melirik Satria dengan tatapan dinginnya.


" Kalian tuh jahat tau nggak, bukan Amel yang pengen peluk Bang Ke tapi.. si Utun dalam perut Amel yang ma peluk uncle nya..!! perkataan Amel sontak membuat mata semua yang ada di meja itu membulat sempurna dengan penuturan Amel...


" Ka.. kamu??? ha.. hamil sayanggg...???!! tanya Satria lagi tak percaya..


Amel mengangguk dengan cepat,dengan wajah yang masih cemberut.


" Iya.. tadi, sebelum kesini aku ke Rumah Sakit dulu karena kemarin aku test pack hasilnya positif,jadi aku putuskan untuk memeriksalannya ke Obgym dan ternyata..Alhamdulillah, aku sudah hamil usianya 5minggu.. dan ternyata aku juga nggak sadar kalau abang yang mendadak ingin rujak kemarin itu bisa di katakan,mungkin bagian dari ngidam.." jelas Amel dengan mata yang berkaca kaca


" Alhamdulillah... " seru semuanya menyambut senang.


Satria yang sudah menunggu momment itu membuat dia tanpa sadar meneteskan air mata.


" Abang kenapa, kok malah nangis.. "ucap Amel dengan menggenggam erat tangan suaminya


Bukannya Satria menjawab malah dia mengambil ponselnya dan melakukan panggilan dengan seseorang.


__ADS_1


📞 Bule Bagke Calling


"Hall....


" Mike.. lo bisa balik ke Belanda dan sesuai dengan omongan gw, gaji lo gw tambah 3x lipat buat bulan depan "


" Hahhhhh... apa lo kata,itu berarti Amel hamil.. anjir...oke lo menang"


"Hahahaha... bye.. bye.. Bule bangkee..!!


" Sial lo..!!


.


.


" Ngapain kamu telpon Mike,trus kamu pulangin Mike ke Belanda lagi.. " tanya Amel mendengar penuturan sang suami


" Iya.. maaf, sayang.. bukannya aku menghina mu.. cuma si Mike bikin abang gedeg, masa dia bilang kalau abang nggak bisa buntingin kamu, ya udah.. aban bilang dalam tiga bulan kamu belum hamil dia boleh stay di Indo dan kalau selama tiga bulan kamu udah hamil, aku berhak nendang dia dari Indonesia " jelas Satria membuat semua orang geleng kepala mendengar kekonyolan Satria.


" Kamu tuh ada-ada aja ,nyebelin... udah..aku mau pulang.. ,kalian masih lanjut kerja udah jam tiga loh..??!! ucap Amel dengan memandang semuanya yang ada di meja itu


" Sebentar... Buat kalian nanti malam kita makan malam bersama, lo bawa orang tua lo Bi, trus Keenan bawa Farah juga bi Siti, sedangkan kamu Thomas tolong hubungi David, Nyoman, Lisa, Mike,Ikbal,Intan dan.. tolong kamu jemput Hanna di asrama " ucap Satria dengan tangannya menggenggam erat tangan Amel dan juga senyuman penuh bahagia terpancar dari wajahnya.


" Oke boss"jawab Thomas singkat


" Trus saya tugasnya apa boss? tanya Zira dengan sedikit tak enak hati


" Kak Zira tolong nanti koordinasi untuk makan malam kita adakan di Mansion utama" ucap Satria dan diangguki Zira


" Oke gw sama Keen balik dan sampe ketemu nanti malam.. " ucap Abi tak dipungkiri dia pun ikut senang mendengar kabar kehamilan Amel.


Mereka akhirnya melakukan kembali aktifitas mereka dan janjian untuk bertemu di Mansion Hikaru.


Bersambung


Dukung karya aku yaa...


Like

__ADS_1


Vote


Terima Kasih


__ADS_2