Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Mulau Bekerja


__ADS_3

Pagi pun menjelang disambut mentari yang begitu cerah,memberikan semangat pada semua mahluk untuk mengawali rutinitas mereka.


Amel sudah siap dengan pakaian kerjanya, terlihat santai namun tetap fashionable



"Pagii.. bu dokter.. " sapa Farah yang baru bergabung di meja makan.


" Sorry gw kesiangan, nggak sempat bantuin lo bikin sarapan " ucap Farah tak enak hati


" Sudahlah.. hal sepele kan? sudah sekarang kita sarapan, karena aku harus tepat waktu walaupun.. pekerjaan mulai di lakuin jam sembilan pagi" ucap Amel sambil menyuapkan nasi ke mulutnya


" Asli ini enak buangettt... udah lama gw nggak ngrasain nasi goreng kampung buatan lo, masih sama malah tambah enak " puji Farah mengomentari masakan Amel


" Lebay.. biasa aja kalee, ini bukan hal baru buat lo.. lagian lo pasti nggak pernah masak kan dirumah? tebak Amel melirik sahabatnya


Mendengar penuturan Amel Farah salah tingkah menggaruk kepalanya yang tidak gatal " Kok tahu? " Farah heran kok Amel bisa nebak


" Ya..tahu lah, tuh semua prabotan lo itu bersih keliatan baru..kalau tiap hari di pakai walaupun bersih seperti baru pasti ada bedanya, nggak ada labelnya ngerti boss? terang Amel dan tersenyum kecil


" Sudahlah.. kan tau dari dulu gw males kedapur, lo tau kan emak paling kesel kalo lo Yang bantuin di warung bukan gw" ucap Farah


" Iya iya.. ehh.. kabar mak Siti gimana, sehat kan? " tanya Amel kemudian


" Sehat, tenang aja gw udah suruh beberapa orang buat bantu-bantu emak di warung trus dirumah juga sekarang nggak sendirian.. oh iya nanti malam kata emak mau telpon trus mau ngomong sesuatu ke lo.., bisa? " kata Farah menyelesaikan makannya


" Bisa paling abis magrib gw baru balik.. kalau nggak ada operasi dadakan yaaa? terang Amel


" Iya ngerti.. Dokter adalah profesi yang siap 24jam kaya security" ucap Farah


" Sia*an.lo..!!" umpat Amel menimpuk sahabatnya dengan tissu

__ADS_1


" Ihh.. Amel, jorok lo..!! protes Farah


" Biarin, udah ayok kelarin nanti gw telat, enak lo mah boss.. " ucap Amel membersihkan sisa sarapan mereka.


setelah menyelesaikan semuanya Amel dan Farah keluar dari apartemen dan melangkah ke dalam mobil Farah.


Amel di antar Farah ke RS Global , Tiga puluh menit mereka sampai depan lobby Rumah sakit, dan Amel keluar dari mobil.


"Makasih ya.. lo hati-hati, nanti baliknya nggak perlu dijemput biar gw naik taxi online aja" Ucap Amel.sebelum keluar dari dalam mobil Farah


" Yakin lo, nggal nyasar kan? ledek Farah


" Hehhh.. ini Indonesia kalee, negara gw sendiri.. negara orang aja gw sendiri berani gimana negara sendiri? " jawab Amel.


" Ya udah sana, lo juga hati-hati.. salam yaa,buat dokter -dokter ganteng.. " ucap Farah


Amel keluar mobil dan segera melangkah masuk ke dalam Rah Sakit.


" Pagi juga Dr. Intan Mutia " jawab Amel dengan senyuman manisnya


" Lo praktek pagi juga? tanya Intan


" Iya, sementara over handle sama dokter Akbar yang mau di pindah ke Cabang Global lain" jawab Amel.


" Gw kira, lo mau di taro di cabang ternyata lo di tempatin di pusat. " kata Intan


" Itu gw nggak tahu deh, oh iya.. dokter anastesi disini siapa yah? tanya Amel


" Kenapa. emang? lo ada perlu sama dia? tanya Intan


" Iya soalnya ada rekap medis yang harus gw diskusikan sama Dokter Anastesi " jelas Amel

__ADS_1


" Sebenarnya ada dua dokter anastesi itu pak Arya juga Dokter Anastesi namun dia kebanyakan handle kerjaan manajemen kalau yang kedua ada dokter Citra namanya, nanti breafing lo coba kenalan deh" ucap Intan


" Oke kalau gitu thank's " ucap Amel


Mereka ke ruang absensi dan akhirnya mereka berpisah di lorong Rumah sakit, Amel ke ruang Prakteknya.


Jam 9pagi, Amel juga Dokter Akabar juga Suster Nela melakukan visit bangsal pasien yang mereka tangani.


" Pagi pak Dani.. apa kabar pagi ini? kenalkan saya Amel yang akan menggantikan Dr Akbar kedepan nya, jadi bapak harus jujur ke saya apa yang bapak rasakan jangan ada yang di sembunyikan "ucap Amel. sambil memeriksa tekanan darah pasien.


" Baik Dokter.. "jawab pasien dengan lemas


" Apa semalam sudah bisa buang air kecilnya lancar pak? kalau kurang lancar coba berikan minum air putih yang cukup ibu, biar dalam peredaran darah bapak bisa lancar dan juga jangan banyak pikiran, semua pasti ada jalan.. Bismillah bapak.. pasti sembuh, terapkan dalan hati yaa.. oke pagi ini cukup rekapan nya lagi ini oke, dan jangan lupa makan obatnya ya pak.. kalau ada keluhan tentang operasi kemarin silahkan utarakan kesaya kapan pun saya siap.. permisi pak Dani semoga cepat membaik" ucap Amel dan melangkah ke bangsal lain


" Dokter Akbar kemana lagi kita akan visit? " tanya Amel


" Ada di ruang VVIP Dok, beliau adalah seorang pelayan di tempat keluarga tuan muda Ziyad. " ucap Akbar


"Ziyad.. seperti pernah dengar nama itu,tapi dimana?? " batin Amel


Amel mengikuti Dr. Akbar dan melakukab Visit ke semua ruangan yang Akbar tangani.


Setelah selesai Amel. melangkah ke ruang prakteknya.


Hari pun sangat cepat Amel lalui dan tiba saatnya dia pulang ke rumah.


Saat di lobby Amel melangkah meninggalkan Rumah sakit dan tepat saat Keenan masuk ke Rumah sakit untuk menjenguk seseorang.


" Amel.., apa benar yang gw liat.. dia sudah kembali, trus ngapain dia disini? batin Keenan


Saat akan mengejar Amel ternyata dia ketinggalan jejak nya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2