Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#143


__ADS_3

Malam ini jadwal Satria dan juga Amel kembali ke Jakarta .


sementara di kediaman Ziyad seorang gadis sedang menangis sedih karena sebuah penolakan.


Dia adalah Tasya, Abi sudah memohon maaf pada keluarga Tasya yang notabanenya adalah sahabat sang Walid.


" Maafkan saya om, saya tidak bisa menerima Tasya sebagai istri saya,maaf..karena saya tidak bisa memaksakan diri saya untuk menjalani sebuah keterpaksaan."


Abi berusaha berbicara dan menjelaskan pada keluarga Tasya dengan penolakannya atas dasar perkenalan orang tua mereka.


" Om bisa mengerti, kamu sudah melewati masa dua kali rumah tangga yang berujung perceraian.. pasti kamu akan bersikap hati-hati dengan setiap pilihan dan keputusanmu nak Abi"


Ucapan Ustadz Khairi memang Abi benarkan ,dia memang lebih hati-hati dalam memilih wanita sebagai seorang istri.


" Pasti mas Abi masih cinta kan sama Amel jadi nggak mau nerima aku"

__ADS_1


Dengan tak tau malunya Tasya memprovokasi Abi dan malah menyangkut pautkan dengan Amel.


" Tasya.. jangan kamu bawa-bawa masalah ini dengan Amel, dia sudah menjadi istri orang dan asal kamu tau Amel lebih baik dari kamu..lebih baik kamu perbaiki akhlak kamu, kasihan abi dan umi kamu yang selalu pusing mikirin kelakuan kamu jangan buat malu orang tua kamu"


Abi dengan meninggikan suaranya mengungkapkan bahwa Amel memang sudah bahagia dengan suaminya sekarang


" Tapi,kamu masih terjebak dengan masa lalu kamu sama dia, kamu coba move on mas"


Tasya mang tak paham bahasa, dia terlalu ambisius untuk mendapatkan hati Abi.


" Tasya... tolong jangan permalukan Abi kamu , dan abi minta kamu bisa terima kenyataan kalau memang Abi tidak mau untuk menikah dengan kamu, dan keputusan Abi sekarang bulat Abi akan bawa kamu ke Mesir buat lanjutin kuliah kamu disana. "


Dan di lain sisi Abi bernafas lega karena Ustadz Khairi tau betul apa yang dia pikirkan, dan keputusan ustadz Khairi bukan hanya mengirim Tasya ke Mesir untuk sekolah lagi namun keluarganya pun akan ikut pindah kesana.


Walid Azman tau keresahan hati sang sahabat, karena ambisi Tasya yang tak berujung membuat ustadz Khairi bertindak tegas. keputusan itu pun sebenarnya di diskusikan dengan walid Azman karena ini demi kebaikan kedua belah pihak.

__ADS_1


Setelah Keluarga ustadz Khairi pulang Abi di hadapkan dengan kedua orang tuanya.


" Bi.. kamu nggak papa kan? bunda khawatir kalau kamu kecewa dengan keputusan Amel untuk menikah dulu "


Sang bunda tau kalau Abi masih mempunyai sedikit cinta tersimpan untuk Amel mantan istrinya .


" Bunda.. Abi sudah ikhlas,dan Abi harap bunda juga Walid masih menganggap Amel sebagai putri kalian, untuk Amel yang tiba-tiba menikah itu hak dia, Abi nggak bisa turut campur "


Abi berusaha untuk ikhlas menerima kenyataan jika dia tak akan bisa mendapat cinta Amel kembali.


" Bunda dan walid akan selalu menganggap Amel itu anak kami, yang kami khawatirkan itu kamu, walau gimanapun kalian pernah ada ikatan"


kedua orangtua Abi memang khawatir dengan sang putra yang kali kedua gagal dalam berumah tangga.


" Alhamdulillah.. Amel juga Abi berhubungan baik, Abi juga berhubungan baik dengan Satria suami Amel sekarang,Abi rasa Satria akan menjaga dan membahagiakan Amel lebih dari Abi, terlihat saat kemarin Abi dan Amel menemani Hana cek up , Abi lihat Satria selalu selalu memberikan perhatian pada Amel walaupun dia sedang sesibuk apapun, tidak seperti Abi dulu, hanya bisa meninggalkan dan hanya bisa menyakiti, dan maunya d pi mengerti.. "

__ADS_1


Penyesalan terdalam Abi akan pernikahanya yang gagal dia mulai membenahi dirinya sedikit demi sedikit, dan seandainya dia menikah pun dia ingin pernikahan nya yang terakhir.


Bersambung


__ADS_2