
Haii... para readers, yang masih setia mengikuti kisah ini.
Aku minta dukungan kalian para readers yang baik budi dan slalu santun dalam berkomentar, kalau nggak suka dengan cerita Othor mending skip aja yaa...??
nggak perlu nyampah dengan komentar yang buat orang tambahin dosa ππ
Like
Vote.
Hadiah
Share
Terima Kasih tiada batas
πΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah sarapan Abi dan juga Keenan langsung ke Ballroom tempat acara peresmian hotel berlangsung.
Sedangkan Amel juga Bella menikmati hari mereka berdua dengan perawatan juga shopping untuk keperluan nanti malam
__ADS_1
" Mel... jujur aja , gw tuh kaget waktu tahu lo sama bang Abi sudah menikah, karena setahu gw dia sangat cinta sama Dya " ungkap Bella disela makan siangnya dengan Amel
" Emang pernikahan kita nggak ada dalam rencana Mas Abi juga, karena paksaan keadaan yang buat kita menikah..... " Amel menceritakan apa yang terjadi dengan dia juga Abi .
" Tapi, perlu lo tau.. gw suka bang Abi sama lo, entah kenapa gw liat lo sama bang Abi cocok, karena gw tau bang Abi susah buat jatuh cinta dan bang Abi saat sama lo dia kelihatan apa adanya dia itu bukan orang yang romantis tapi, saat sama lo.. terlihat banget dia bucin sama. lo.. hahaha " ungkap Bella dengan tawa mengiringi saat dia membayangkan abng angkatnya yang terlihat takut kehilangan Amel
" Lo bisa aja.. " kata Amel sambil mengingat kelakuan Abi yang banyak berubah menurutnya.
"Sudah kita buruan abisin makanannya trus, kita langsung ke tempat spa buat perawatan..waktu nya masih lama kan? " ucap Bella bersemangat.
Setelah mereka menyelesaikan makan malam mereka, akhirnya langsung menuju tempat spa yang di rekomendasikan teman Bella yang ada di Bali.
Setelah Selesai dengan segala ritual di Spa mereka langsung ke butik tempat langganan Bella dan tentu saja bukan sembarang butik.
Sampai disana mereka akhirnya memilih warna baju senada yaitu berwarna Hitam.
Amel memilih dress cantik namun sederhana karena Amel terbiasa dengan kesederhanaannya. terbiasa pakai kemeja dan celana jeans.
Setelah menyelesaikan kegiatan mereka, langsung ke bandara untuk menjemput Bunda juga Walid ( panggilan ayah dan ibu dari Abi aku panggil dengan sebutan itu)
" Bunda.. " seru Amel. melihat ibu mertuanya sudah duduk menunggu di kursi tunggu bandara
__ADS_1
" Amel..Bella ,kalian yang jemput bunda sama Walid? " tanya bunda Mirna.
" Iya bun.. kenapa, memang bunda nggak suka kalau kita yang jemput? " tanya Bella sambil mencebikkan bibirnya dengan gaya merajuknya
" Lho... kalian disini? " tanya Walid Azman( papa Abi) yang baru gabung dari toilet
" Apa kabar walid? " tanya Amel. dan mencium tangan mertua nya dengan takzim.
" Alhamdulillah baik, kalian berdua saja? " tanya Walid Azman karena tak melihat Keenana atau Abi bersama mereka
" Iya, mas Abi sama Bang Ke.. maksud Amel Bang Keenan lagi gladi bersih tenatang acara nanti malam jadi kita yang jemput deh" jawab Amel dengan senyuman manisnya
" Sudah ayok.. kita langsung ke Hotel, biar walid sama bunda bisa istirahat dulu. " ucap Bella sambil menarik satu koper kecil milik bunda Mirna.
Sedang Amel merangkul lengan sang ibu mertua berjalan beriringan menuju mobil mereka, Bunda Mirna tak keberatan dengan tingkah Amel karena dia mendambakan mantu yang juga dekat dengan dia.
Bersambung
"
.
__ADS_1