
Saat masuk dalam ruang VIP terlihat dua orang yang Amel kenal sedang bercanda dengan Assisten Satria juga seorang gadis.
" Akhirnya kalian datang juga!! " teriak Nyoman
"Kak Lisa...!! kangenn??!!! Pekik Amel dan berhambur ke dalam pelukan Lisa
" Wah curang gw di lewatin , emang lo nggak kangen sama Bli mu yang paling ganteng? tanya Nyoman menggoda Amel
" Kangen sih, cuma lebih kangen Kak Lisa " jawab Amel dengan enteng.
" Jadi kalian udah nggak kayak Tom & Jerry lagi nih? ledek Nyoman
Amel dan Satria saling pandang sebentar, dan dengan cepat saling melemparkan pandangan ke tempat lain.
" Tetep aja dia nyebelin " gerutu Amel liruh namun masih terdengar oleh Satria
" Lo yang nyebelin, masih aja ngrepotin gw... bisa kan hidup lo nggak ngrepotin gw? ucap Satria membuat Amel mengarahkan tatapan tajam nya pada Satria
" Ya udah mulai sekarang nggak usah nolongin Amel,jadi ..Bang Sat nggak ngrasa direpotin sama Amel. " ucap Amel sinis.
" Fine..!! jawab Satria dengan singkat
"Kirain udah nggak berantem tapi, malah makin parah... " ujar Nyoman
" Berantem tanda sayang kayaknya... " ucap seseorang
" Mana ada " kilah Satria
" Haiii... kak Amel kenalin aku Akira adiknya kak Satria " Akira mengulurkan tangan pada Amel
Melihat uluran tangan Akira, Amel lantas menyambutnya dengan senyuman manisnya
" Haii... saya Armel Aisya, senang kenalan sama kamu Kira... " ucap Amel dan tiba-tiba Akira Hikaru memeluk tubuh Amel dan berbisik.
" Sekarang aku tahu, kakak ku punya pawang macan... semangat kak Amel.." bisik Akira ada Amel
Amel bingung dengan omongan Akira " Pawang Macan???" woww.....??!! batin Amel. masih berpikir keras
" Udah kak, nggak usah di pikirin.. lama kelamaan kakak akan paham kok." ucap Akira dengan senyuman miring.
" Nggak usah banyak omong,cepat kita pesan... " ucap Satria memberikan daftar menu pada Amel.
__ADS_1
" Aku coklat panas sama makannya spageti bolivia aja " ucap Amel dengan santai
" Cuma itu? ucap Satria melirik Amel
" Iya... abis disini kebanyakan menu nya sea' food aku nggak bisa makan seafood" jawab Amel dengan sedikit canggung
"Sorry kita nggak tau Mel kamu alergi seafood? " tanya Nyoman
" Nggak juga cuma trauma aja, dulu almarhum paman alergi Seafood tapi, aku kasih bubur kepiting dari situ aku liat paman berjuang untuk hidup karena dia mengalami sesak nafas akut, jadi dari situ aku ngrasa takut aja kalau ada orang di sekitar ku seperti itu lagi" ucap Amel. mengenang dimana pamannya alergi seafood
" Sudahlah, nggak papa... cuma kamu harus terapi kalo gitu.. " ucap Lisa
" Iya kak... aku juga kepikiran gitu" ucap Amel dengan nada lirih
Sudah lama dia tidak berkunjung ke makam kedua orang tuanya dan paman bibi nya, menengok mak Siti, ada rasa rindu namun tempat itu juga memberi banyak luka dan memori kelam.
📞Mak Siti Call
Amel meraih benda pipihnya mencari nama Mak Siti dan langsung menghubunginya.
" Assalamualaikum Mak.. "
" Wa'alaikumsalam Mel,ada apa kamu sehat. kan?
"Ada apa, kamu mau nikah lagi? "
" Emak nih... nggak lah mak, masih ingin menikmati masa sendiri, ada sesuatu yang Mel ingin sampaikan ke Emak, tapi.. nggak bisa melalui telpon "
" Ya udah nanti emak minta mang Jono buat antar mak ke Jakarta,kamu masih tinggal sama Farah? "
" Masih, Farah belum ijinin Amel. pindah mak... kata dia takut Amel. bunuh diri karena status janda.. hahahaa... aneh kan anak itu, padahal Amel biasa aja,ya udah mak.. emak ati-ati trus bisa ke Villa Mas Abi nggak mak, disana di kamar Amel dulu ada satu berkas tolong ambilin ya mak, nanti Amel ijin sma mas Abi"
" Iya.. nanti mak ke Villa setelah kamu ngomong sama Abi. "
" Iya mak.. makasih, Assalamualaikum "
" Wa'alaikumsalam "
Amel mematikan sambungan tapi langsung menghubungi Abi.
📞Om Abi Call
__ADS_1
" Assalamualaikum, mas Abi"
" Wa'alaikumsalam sayang... "
" Astaga mas... bisa nggak usah panggil begitu?
" Kenapa? "
" Sudahlah, gini Amel telepon ini mau minta ijin"
" Ijin kemana, kamu bebas kemanapun.. sayanggg..."
" Iya aku tau, lagipu mas bukan suami Amel. lagi.. "
" Itu tau.. tapi, calon pacar Amel. kan? goda Abi
" Hahaha... ngaco, udah ahh.. Amel mau ijin buat Mak Siti masuk ke Villa kamu, mau ambil berkas yang ada di kamar Amel dulu"
" Masuk aja, kamu bebas buat mengaksesnya kok"
" Terima Kasih.. ok udah itu aja mas.. salam buat bunda sama Walid.. yaa.. As...
" Bentar sayang... kamu dimana, sama siapa? "
" Hahhhh.. aku lagi makan maam sama temen-temen aku satu team medis yan kemarin berangkat ke Lebanon.. kenapa mas? "
" Owhh... nggak papa, perlu di jemput..?? "
" Nggak usah.. aku nanti bisa pulang sendiri kok,udah ya mas Assalamualaikum "
" Wa'alaikumsalam."
Setelah menghubungi Abi, Amel memasukkan ponselnya di dalam tasnya
" Makan dulu, baru telponan lagi.. kalo masih kangen" ucap Satria ketus
Semua yang mendengar ocehan Satria saling pandang, ada apa sama Satria..?? biasanya dia bukan tipe orang yang kepo atau mencampuri urusan orang lain.
"Iya.. maaf,mumpung inget aja aku telpon mak Siti bua yg ambil berkas penting dan ju..
"Nggak perlu lo terangin ke kita urusan lo itu, abis makan kita pulang.. " ucap Satria memotong omongan Amel
__ADS_1
Sikap Satria yang tidak biasa mengundang senyum terbit di bibir Akira, pikirannya sudah jau memikirkan sang kakak.
Bersambung