Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#95


__ADS_3

Dalam perjalanan Abi diam tanpa satu katapun terucap.


" Mas kamu kenapa? " tanya Amel penasaran


" Nggak papa" jawab Abi singkat


" Kalau nggak papa, nggak mungkin kamu diamin aku gitu?


" Aku lelah aja "


"Yakin cuma lelah?


" Iya, kenapa sih..? kamu nggak percaya banget sama aku?? " ucap Abi dengan nada meninggi


" Kenapa mas marah, mas nggak pernah begitu"


" Kenapa, mas baru ngomong tinggi kayak gini kamu nggak terima "


Abi menepikan mobilnya di tepian jalan raya.


" Lho kok berhenti mas?? "

__ADS_1


" Masalah?


" Bukan gitu, tapi sikap mas Abi itu aneh "


" Aneh, kenapa? Aku tekan kan padamu aku akan mengejar kamu kembali, dan aku akan berubah seperti yang kamu mau biar bisa bua yg kamu nyaman"


" Hahhh.. mas!! mas apa apaan? iya aku tau mas mau ngejar aku lagi, tapi nggak usah berubah jadi apa yang aku ingin."


" Kenapa sih kamu ini nggak pernah tau perasaan ku ini hancur karena perpisahan kita, aku nyesel dan aku ingin memperbaiki hubungan kita Amel.. " ucap Abi menggebu dan menggenggam erat tangan Amel


" Mas, aku tau kamu hancur dan aku pun hancur karena perpisahan kita, tapi.. hidup harus terus berjalan ,kamu kenapa jadi kasar gini sih mas ? ini bukan kamu!!


" Kenapa Satria begitu frontal dan begitu kasar ngomong sama kamu, tapi.. kamu masih bisa membalas omongan dia, kenapa kamu nggak bisa begitu sama mas?


" Tapi, kamu nyaman sama dia kan?


" Iya aku nyaman seiring berjalannya waktu, karena terbiasa dengan bentakan dia, kamu tau aku lebih suka Satria bentak aku dari pada dia diemin aku.".


" Pasti asyik kan punya teman debat dan sepertinya nggak ada jarak antara kalian."


" Mas Abi itu bukan Satria dan Satria bukan Mas Abi.., sama saja dengan perasaan cinta itu hak individual ..kita nggak bisa paksa untuk kamu tidak boleh mencintai saya atau orang lain mencintai saya."

__ADS_1


" Mas Abi cemburu sama Satria? hmmmm.. ayo ngaku??


" Iya mas cemburu, kamu lebih nyaman sama dia dari pada mas " ungkap Abi


" Aduh... Om tua ku ini cemburu juga, trus apa kabarnya Tasya nanti??


" Kamu cemburu juga sama Tasya?? "


" Nggak lah, aku cuma kasian aja sikapnya nggak mencerminkan pakaiannya dan juga latar belakangnya. "


" Nggak ada yang salah sama pakaian dan hijabnya karena akhlak itu bukan tergantung


pakaiannya jangan salahkan pakaiannya,dia memang anak ustadz.. nggak ada yang tau kita terlahir dari keluarga mana cuma setahu mas, orang tuanya sangat taat namun mungkin karena pengaruh dengan teman atau hasutan syeiton. " ucap Abi


" Iya juga sih, apa Tasya anak kandung Ustadz ity siapa nama ayahnya? "


" Ustadz Khairi, Tasya memang bukan anak kandungnya karena umi Bibah tidak bisa melahirkan seorang anak maka dari itu ustadz Khairi mengadopsi anak dari salah satu panti asuhan" jelas Abi


" Ya sudah sekarang kita pulang, udah mau magrib juga nanti keburu habis waktunya...


Akhirnya Abi melajukan lagi mobilnya ke arah mansion Ziyad.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2