
*Para Readers tersayang yang baik budi, Author kemaren ngasih visual kedua versi Turki...
Sekarang author kepikiran sama Abang Sado Author yang akan jadi Visual Om Abi, dan untuk Amel masih dengan Visual yang pertama.
Maaf jika mungkin kurang berkenan,cuma emang saya Fans sama Abang Sado satu ini Zul_Arifin jadi pilihan author, maaf jika ada kata yang menyinggung perasaan para readers tersayang yang baik budi π
KEMBALI KE CERITA
π
" Abi...mana Amel? " tanya sang mama saat Abi masuk ke dakan rumahnya
" Mama, anak baru juga masuk rumah.. bukannya tanya kabar anak nya dulu.. " protes Abi pada sang ibu
" Kamu kan udah kelihatan di depan mata, menantu mama yang nggak kelihatan " jawab mama Ellin mencebikkan bibirnya tak suka dengan penuturan Abi.
" Amel masih di Belanda dan nanti akan segera pulang kok, Abi ke atas mah.. cape ingin istirahat " ucap Abi melangkah ke lantai atas ke dalam kamar pribadi miliknya.
Abi langsung melempar kan tubuhnya ke tempat tidur dan memejamkan mata. Dia teringat sang istri yang jauh disana.
Abi mengambil ponselnya dan melihat waktu menunjukkan pukul tujuh pagi berarti disana sekitar jam 12malam.
Dia ingin menghubungi Amel namun dia urungkan akhirnya dia memejamkan matanya, karena memang dia sangat lelah dengan perjalanan membutuhkan waktu lama sekitar 13-14 jam dengan pesawat pribadi milik keluarga Ziyad.
__ADS_1
Sementara Amel baru selesai membersihkan diri dan mengganti pakaiannya, dia merebahkan tubuhnya di tempat tidur tambahan di ruangan Hana, dia stanby di ruangan itu untuk mengecek keadaan dan perkembangan Hana.
" Hampir jam satu pagi, mas Abi kok nggak ada telpon atau sekedar chatt untuk ngasih tahu dia sampai atau gimana " gumama Amel dengan hati gelisah.
Dia mencoba memejamkan mata yang memang suadah merasa mengantuk dan sangat melelahkan bagi tubuhnya.
Abi terbangun kala mendengar ketukan pintu kamarnya.
Tok tok tok
" Bi... Abi.., ini mama !!"terdengar suara mama Ellin memanggil Abi dari luar
Tak mendengar jawaban dari dalam, mama Ellin mencoba membuka pintu kamar sang putra dan benar saja Abi tak menguncinya.
" Abi.. sudah jam satu siang, kamu nggak makan dulu... dari tadi Keenan telpon mama juga istri kamu telpon mama, emang kamu nggak hubungin dia? " ucap Mama Ellin dengan membuka jendela kamar Abi
" Ya ampun Abi, kamu tadi langsung tidur..nggak bersih bersih dulu,Amel khawatir sama kamu.. kenapa kamu nggak hubungi dia langsung, tadi telpon mama soalnya telpon kamu katanya nggak aktif,trus Keenan bilang kamu suruh hubungin dia ada hal penting" ucao Mama Ellin dengan nada suara agak keras.
" Batre ponsel Abi abis kali mah, ya udah nanti aku telpon Amel deh, makasih mah... abi bersih bersih dulu " Abi langsung melangkah masuk ke kamar mandi
" Hemmm... Sudah punya istri tapi, masih kayak bujang.. mendingan cepet punya anak biar mereka bisa sedikit mengurangi pekerjaan yang harus menguras pikiran dan tenaga mereka" gumam Mama Ellin
Abi segera membersihkan dirinya dan setelah lima belas menit Abi keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang lebih segar.
πArmel Call
__ADS_1
Terlihat ponsel Abi berdering dan tertera nama Amel,dengan malas Abi mengangkat ponselnya
" Hallo Mel... "
" Assalamualaikum mas... "
" Wa'alaikumsalam, ada apa?
" Kok ngomongnya ketus gitu?
" Mas lagi ada kerjaan,jadi kamu bisa langsung kasih tahu aja apa yang kamu butuhkan atau ada hal penting apa yang mau kamu sampaikan " Ucapan Abi sungguh membuat Amel Keki karena memang dia tahu Abi sedang ngambek padanya.
" Mas... jangan gitu dong, maaf lahir batin jika ada kata-kata saya buat mas terasa di hati,Amel cuma khawatir kalau sampai semua nya kerjaan mas ke ganggu ,apalagi ada projek besar yang mas tangani"
" Ya sudah,mas jaga diri.. Insyaallah aku pulang segera sebelum peresmian hotel. "
" Hemmmm"
" Assalamualaikum "
" Wa'alaikumsalam "
Setelah selesai dengan menghubungi Abi, Amel kembali untuk mengecek Keadaan Hana.
" Semoga Hana sudah bisa di tinggal saat peresmian Hotel " batin Amel penuh harap
__ADS_1
Bersambung