Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#164


__ADS_3

Kebahagiaan Amel pun kini dirasakan Keenan dan juga Farah, karena malam ini Keenan akan melamar Farah dengan bantuan Amel juga Satria.


Satria yang sudah selesai mandi dan sedang menyantap makanan yang sudah di siapkan Amel, karena memang Satria pulang sedikit terlmbat karena menemani Keenan untuk membeli cincin buat Farah sementara Amel. yamg sedari siang disuruh Keenan untuk menyiapkan persiapan Candlelight dinner buat Farah dan Ken


" Gimana yaa.. sekarang bang Ke mau lamar Farah, apa dia bisa romantis bang Sat? tanya Amel disela-sela dia menemani Satria makan malam


" Jangan remehin cowok yang nggak romantis dong sayang.. Keen pasti bisa " jawab Satria dan meletakkan sendok dan garpunya setelah selesai makan malam nya.


" Semoga berjalan lancar..Aammin " harapan Amel.


" Aminnnn" Satria pun ikut mengamini.


Sementara kini Keenan menjemput Farah jam tujuh malam di butiknya.


" Kamu kok tumben nggak ngomong kalau bakal ada acara sih, kan kalau kamu ngomong aku udah siap dari tadi. " ucap Farah yang terus protes di dalam perjalanan.


" Maaf yaa.. Satria ngasih taunya last minut. sayang... " ucap Keenan dengan selembut mungkin.


" Satria ngasi ide buat Candlelight dinner itu nggak salah, tapi... kalau gw setuju itu karena ge lupa Farah orang yang nggak mikirin beginian diotaknya hanya ada bahan sama meteran " batin meruntuki kebodohan dirinya


" Memang nggak kemaleman kalau kita hadir di acara itu? ucap Farah masih ada rasa kesal di hatinya


Karena tadi sebelum magrib Amel baru hubungi dia, kalau harus ikut dengan Keenan menggantikan Satria juga Amel buat acara makan malam di sebuah hotel.


Farah tentu saja menyetujuinya karena Amel menjadikan baby utun alasan.


" Nggak kata Satria, dia bilang ini acara bener santai juga penting" ujar Keenan berusaha bersikap setenang mungkin supaya tak terlihat kegugupan di hati Keenan.


Tiga puluh menit mereka sampai di sebuah hotel bintang 5 dan langsung masuk ke dalam hotel itu karena sudah ada orang yang akan mengarahkan mereka.


" Wahhhh... hebat juga acara makan malamnya belum juga kita mulai dari lobby sudah di jamu begitu best,tapi..aku liat nggak ada karangan bunga di depan hotel biasanya kan ada ucapan gitu" kata Farah yang melihat normal nggak ada tanda-tanda akan ada acara.


" Sudahlah mana ada makan malam best gini ngurusin bunga papan. " protes Keenan menggandeng tangan Farah posesif.


Mereka sampai di lantai paling atas alias rooftop gedung nan tinggi itu,Farah memandang wajah Keenan dengan memicingkan matanya penuh selidik


" Bang... kita ke Rooftop gedung ini,acaranya diadain di sini? tanya Farah disela rasa penasarannya


" Yuk... " tanpa menjawab pertanyaan Farah, ada seorang pelayan yang menyambut mereka.


" Mana pestanya? tanya Farah disela ke terkejutanya


" Ini pesta buat kita berdua..,maaf harus bohong sama kamu karena aku ingin ngasih suprise untuk kamu" ucap Keenan dan menarik salah satu kursi.

__ADS_1


" Ada acara apa ini sebenarnya?? tanya Farah saat pelayan memakaikan perangkat makan untuknya.


" Kita makan dulu yaa... jangan banyak tanya dulu, karena aku tau kamu udah laper" ucap Keenan membuat Farah memandang dan menggeleng gelengkan kepalanya tak parcaya


" Kenapa harus Amel yang bilang kamu ngajak ke acara dinner? tanya Farah sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya.


" Karena dia yang nyiapin semuanya demi kita.,kamu suka? kata Keen


" Suka.. aku nggak nyangka kalau kamu punya ide kayak gini"


" Sebenernya ini ide Satria, tapi... memang harus kita coba..karena selama ini aku nggak pernah ngasih kamu yang spesial buat kamu "


" Ooohhh... so sweet, ini kata-kata juga Satria yang ngajarin?


" Yahhh.. nggak lah, masa semua Satria yang punya ide..kata-kata yang diucapkan dari bibirku murni dari dalam hati ku "


" Ternyata Mr. Garing udah bisa romantis... uhhh.. gemezzz"


" Udah kita abisin dulu makanannya dan nanti aku ada sesuatu yang ingin aku sampaikan "


Setelah beberapa saat kemudian mereka selesai dengan semua hidangan yang telah Amel siapkan.


" Fa.. kita kan udah lama kenal, bahkan saat kamu masih kecil dan saat itu kamu tau, aku yakin kamu akan jadi jodohku.. dan semakin kesini ,ak mengenal kamu begitu dekat.. sosok yang mandiri, keras kepala, baik setia kawan, penyayang... aku ingin tangan ini tak akan pernah melepaskan kan genggamannya sampai kita menua" ucap Keenan dengan debaran jantung yang berdetak kencang


" Farah... will you marry me.. ??? ucapan Keenan membuat Farah membeku


" Faraahhhh... are you okey? tanya Keenan melihat Farah yang diam saja


" Are you Serious?? tanya Farah dengan memandang wajah Keenan intens


" I'm very serious Farah... kalau aku main-main aku nggak akan melibatkan orang yan terpenting dalam hidup kita yaitu sahabat kita Amel... " ucap Keenan karena memang Amel menjadi jaminan Keenan untuk keseriusan nya.


" Who.. Farah ? you are willing ? tanya Ken lagi


" Yes I do... " jawaban singkat Farah membuat Ken merasa senang mendengar penuturan sang kekasih.


Keenan memeluk tubuh Farah reflek karena saking senengnya, padahal dia pesimis karena memang Farah terbilang susah banget komitment


" Thank's sayang... " ucap Keenan dengan mengecup lembut pucuk kepala Farah


Drrrrtttt Drrrrrrtttt..


" Siapa? tanya Farah melihat Ponsel Keenan berdering

__ADS_1


" Amel...,aku angkat yaa.. " jawab Ken singkat dan Farah pun mengangguk


" Iya Mel...??? saat mengangkat ponselnya panggilan Video dari Amel.


" Bang Keeee.....mana Farah??


" Haiiii... Mel ini gw.. " Farah muncul di layar ponsel Keen


" Gimana.. gimana.. gimana??? gw nggak sabar dengar berita kalian,tadi gw pengen liat Virtual proses lamaran Bang Keeee sama lo, tapi... Pak Dirut bilang akan membuyarkan suasana romantis kalian " ucap Amel dengan mencebikkan bibirnya


" Sudah jangan ngambek gitu dong... lo tau Mel, lamaran abang di terima.. "


" Alhamdulillah... Amel sama Bang Sat seneng dengernya. "


" Gimana Cincinnya suka nggak Fa..? tanya Satria membuat Keen tepok jidat Karen lupa momment itu..


" Astagaaa.... gw lupa!!! seru Keenan merogoh saku Jas nya.


" Hahhhhh... lupa??? astaga Bang Keeee...!!! jerit Amel dengan muka yang terlihat kesal


" Gw Ma....


" Awas lo berani matiin Hp...!! " ancam Amel sebelum Ken mematikan ponsel nya


" Oke... kalian liat yaa..??


" Farah maaf aku bukan pria romantis ..hanya ada pembuktian yang nyata dan juga keikhlasan dalam jiwa ku untuk berusaha membahagiakan dirimu dan anak-anak kita nanti... ada hadiah kecil simbol jika kamu sekarang milik ku, calon istriku... " ucap Keen


Ken membuka kotak bludru kecil berwarna biru terlihat cincin yang cantik, simple dan indah.


" Ohh.. My God...!!! ini... ini cincin yang aku pengen, makasih abang... Farah akan menjaga nya segenap hati Farah... " balas Farah saat cincin itu tersemat di jari manis nya


" Ohhhh... sweet nyaaa..!!! hiks hiks hiks... " tangisan haru pecah di sebrang sana Amel. menangis bahagia melihat sahabatnya yan sudah ada yang menjaganya.


" Jangan nangis dong??? ucap Farah melihat sang sahabat mengis tersedu sedu di pelukan Satria.


" Gw bahagia oon. ...?!! nggak tau kenapa, gw jadi sensitif...." ucap Amel dengan masih sesegukan


" Mungkin hormon lo... jaga kesehatan lo Mel... " ucap Farah yang juga sudah menangis di pelukan Keenan


Malam itu kebahagiaan menyelimuti hati dua Pasangan itu.


Bagaimana Kisah Abi dan Zira yang mulai ada getaran...??

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2