Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
# Kebahagiaan.


__ADS_3

Amel sebenarnya memperhatikan gerak gerik Zakia sepanjang acara, dan terlihat wajah sendu Kia melihat anaknya Hanna, seperti ada kesedihan disana, dan ada sesuatu yang ingin dia lakukan pada sang putri.


Saat semua rangkaian acara telah dilaksanakan dengan lancar kini tinggal keluarga inti saja dan para sahabat yang masih bercengkerama di ruang keluarga sambil menikmati camilan dan bercerita tentang apa yang terjadi selama ini.


" Kia... aku ingin bicara sama kamu boleh, hanya berdua.. "


Perkataan Amel membuat semua mata tertuju pada sosok Amel,banyak tanya di hati mereka tetang apa yang akan dia bahas dengan Kia.


" Sayang... are you okey?


Satria khawatir dengan keadaan Amel dengan mengelus rambut sang istri


" Aku baik-baik saja abang,aku cuma mau ngobrol sama Kia.. sebentar yaa..??


Amel dan Kia akhirnya pergi ke area taman belakang mansion Hikaru dan duduk di kursi taman itu.


" Ada apa Mel kamu mau ngobol sama saya? apa ada yang penting sampai kamu ngajak saya ngobrol berdua."


" Aku ingin berbicara sama kamu tentang Hanna.. "


" Hanna? Hanna anak kamu? ada apa sama Hanna?


"Sebenarnya aku yang ingin menanyakannya sama kamu, kenapa sedari kamu bertemu Hanna di taman Rumah Sakit ,kamu melihat dia ..aku liat kamu seperti ada kesedihan di wajah kamu?


" Mel maaf bukan maksud aku ingin macam macam sama keluarga kalian,cuma kalau melihat Hanna aku melihat kelebatan masa laluku dalam diri Hanna, aku melihat sepintas wajah Hanna mirip dengan Bobby. "


" Kalau benar Hanna anak kamu apa yang akan kamu lakukan? "


Pertanyaan Amel membuat Zakia terdiam dan dengan wajah yang menunduk.


" Aku nggak tau Mel, sementara dilain sisi aku ingin mengetahui kebenarannya dan di sisi lain aku tau siapa Satria, dia tak semudah itu untuk Hanna ada di sampingku"


" Huftttt... aku juga seorang ibu, walaupun aku belum pernah melahirkan anak namun ada janin yang gugur dalam kandungan ku beberapa tahun lalu, dan itu membuatku terguncang apalagi dengan keadaan rumah tangga yang kala itu sedang tidak baik, Satria menyemangati diriku, dan Aku madih punya Hanna kala itu. walau aku sama mas Abi tak mungkin bersatu lagi...aku merasakan kehilangan, kerinduan, dan penyesalan jadi satu."


" Lalu apa yang kamu lakukan?


" Mencoba ikhlas, dan sekarang pun aku akan mencoba ikhlas jika kamu benar-benar ibu kandung Hanna, dia berhak tau keluarga kandungnya, dan soal dia mau tinggal dimana terserah dia, kita bebaskan untuk memilih dan juga dia akan tetap jadi bagian kami, sampai akhir hayat kami"


" Jadi apa boleh aku melakukan tes DNA paling tidak aku ingin membuktikan bahwa dia anak aku atau bukan, adakah barang-barangnya dimasa lalu buat jadi petunjuk?

__ADS_1


" Kamu tenang dulu, aku akan menckba bicara perlahan pada Hanna karena dia juga harus nyaman dengan sekelilingnya. "


" Iya Mel aku percayakan semuanya sama kamu, terima kasih kamu memberi aku kesempatan untuk membuktikan bahwa Hanna benar anakku atau bukan ".


Zakia memeluk Amel dengan tangis bahagia, ada secerca harapan baginya untuk membuktikan bahwa Hanna anak kandungnya apa bukan.


Malam hari Amel sedang berada di kamar Hanna,mereka sedang sibuk menggambar design baju pengantin.


Hanna memiliki impian menjadi designer seperti Ounty nya Farah, dan Satria juga Amel mendukung penuh bakat Hanna.


Dan saat ini Amel sedang membantu Hanna untuk membuat Design baju pengantin untuk Zira ,itu khayalan seorang anak yang akan mendapat mama baru, begitu sempurna hidup Hannaa sekarang karena kebaikan Amel juga Abi, dia. memiliki leluarga besar yan menyayangi nya, walaupun bukan anggota kandung tapi, Hanna sudah menjadi Cucu pertama Keluarga Hikaru dan juga cucu ke dua keluarga Ziyad ,karena ada Asma anak Abi dan Amel yang tiada akibat Amel keguguran.


Hanna sangat senang dengan perhatian Oma dan Opa orang tua Satria yang selalu memanjakan nya dan juga orang tua Abi, tak lupa sekarang dia juga punya Kakek Uyut dan Nenek Uyut dari Amel.


Walaupun dalam hatinya suatu saat bertemu dengan keluarga kandungnya, namun dia tak pernah membahas apapun pada semua anggota keluarga.


" Kak... mommy mau tanya sesuatu sama kakak boleh?


" Boleh lah mom, mommya mau tanya apa sama kakak?


" Apa kakak pernah berpikir buat ninggalin Mommy sama kita semua, jika suatu saat ada orang yang berstatus keluarga kanding kakak?


Pertanyaan Amel sontak membuat Hanna menghentikan kegiatan menggambarnya dan melihat wajah sang mommy yabg terlihat sendu.


Deg...


Hati Amel terasa sakit dengan yang diungkapkan anak angkatnya.


" Nggak akan sayang, mommy sayang.. sayangggg banget sama Hanna, karena Hanna yang awalnya menjadikan mommy kakak, dan juga sekaligus pengobat hati mommy yang rindu akan Asma, rasa salah sama Asma yang sangat mommy rasakan dulu, terobati dengan hadirnya kamu, namun kamu. lebih memilih di Asrama ,mommy tahu betul keputusan kamu..kamu membatasi ruang gerak kami untuk memanjakan kamua, karena kamu selal berfikiran kami bukan orang tua kandung kamu, Hanna.. yang perlu kamu tau, Mommy, Daddy juga papa nggak akan sanggup kehilangan kamu hiks hiks.. "


Amel memeluk tubuh Hanna dan menciumi wajahnya dengan sayang.


" Apa maksud perkataan mommy, jika ada yang datang ke Hanna dan bilang dia keluarga Hanna, apa memang sudah ada mom?


Amel mengangguk lemah tak sanggup untuk menyembunyikan lebih lama dari Hanna.


" Mommy hanya ingin bilang, kami sayang Hanna sampai kapan pun, jangan pernah membencinya, jika benar dia keluarga kandungmu, dan Hanna bisa tetap bersama kami atau Hanna akan mencoba bersama mereka"


" Mommy... Hanna nggak mau sama mereka, Hanna lebih aman bersama mom juga Dad.. kalau sama papa juga nyaman cuma kan aunty Zi belum jadi mama Hanna "

__ADS_1


" Uuuuhhhh... gemesnya anak mommy nih..?!! "


Apapun yan terjadi Hanna anak mommy juga Daddy"


Ucap Amel mereka saling berpelukan dengan rasa haru.


"Wahhhh... curang... masa Daddy nggak diajak pelukan princess??


Protes Satria tiba-tiba dengan muncul di amban pintu dan melangkah menuju kedua orang tersayangnya..


" Sini Dad,pokoknya Hanna cuma mau kalian selalu ada buat Hanna, kalau buat mereka yang bilang keluarga kandung Hanna, aku nggak masalah, cuma aku akan tetap disini sama kalian.. "


" Terima kasih sayanggg..."


Mereka bertiga saling berpelukan erat dan menangis haru karena mereka sudah menumpahkan rasa yang mengganjal dari hati. mereka.


Amel dan Satria akhirnya mereka mencoba menjelaskan jika Zakia merasa jika Hanna putri mereka yang hilang dan akan membuktikan dengan serangkaian tes DNA.


Hanna pun menyetujuinya atas dasar permintaan sang Mommy,dan menegaskan tidak akan ada yang berubah dari kehidupannya setelah itu. Namun Hanna meminta waktu untuk dia menyiapkan mentalnya dulu.


Sebulan Kemudian


Setelah sebulan berlalu, kini Hanna yang di dampingi Amel juga Satria dan ada Abi juga di sana ,sementara Mami dan papi dan Kira pun kembali ke Indonesia karena Amel yang sudah mau mendekati lahiran mereka harus siap siaga.


Hanna berada di pelukan Amel dan selalu mengelus elus perut buncit mommy nya.Pemandangan itu membuat hati Zakia mencelos melihatnya, jika benar Hanna putrinya betapa sayang anak nya itu pada ibu angkatnya.


Zakia menerima syarat yang diajukan oleh Satria, dan surat pernyataan yang di tanda tangani oleh kedua belah pihak untuk tidak melakukan apapun pada Hanna, dia berhak untuk memilih kapan dan dimana dia tinggal.


" Mom.. Hanna takut.. "


" Jangan takut, didalam nanti sama daddy..maaf mommy nggak bisa kedalem yaa.. tapi, mommy akan tetap disini sampe proses semuanya selesai, kamu terus berdoa supaya hati kamu tenang."


Mendengar penuturan sang mommy sedikit tenang hatinya,apalagi ada sang dady yang menemaninya.


Saat pemeriksaan pun tiba Hanna menggenggam tangan sang daddy dan Satria selalu membisikkan kata sayang pada sang putri angkat.


Setelah beberapa waktu mereka selesai dengan semua serangkaian pemeriksaan, tinggal mereka menunggu dalam waktu. seminggu sudah mendapatkan hasilnya.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2