
Benar saja setelah sampai rumah dan mereka. langsung istirahat tanpa adegan 21++
Keesokan harinya Amel sudah siap dengan pakaian kerjanya akan menuju Global Company.
Niat Amel akan mengundurkan diri dari Global. Company dan buat beberapa bulan ini akan membantu mami mertuanya dalam bisnis kuliner.
Dan setelah Mike di pindahkan ke Singapura nanti akan ada saatnya Amel duty di Rumah Sakit Central Hospital bersama sang suami.
Jam delapan pagi Amel sampai di kantor Global Company. dan dia langsung menuju ruang kerjanya.
Ternyata Keenan sudah stay di ruangan mereka
" Pagi Bang Ke?? sapa Amel saat masuk ke ruangan kerjanya.
" Weiii... pagi Mel, kamu sudah baikan? Keenan menyambut Amel dan melangkah mendekati Amel di meja kerjanya.
__ADS_1
" Alhamdulillah aku baik bang, doain semoga bang Satria juga akan baik-baik saja, entah.. perasaan aku saja atau.. apalah.. bang Satria akan tidak baik-baik saja bang" Amel dengan nada lirih namun masih terdengar oleh Keenan
" Berdoa yang baik-baik ,maka akan baik pula. " Keenan menenangkan Amel.
Keenan melihat Amel. lebih bahagia saat bersama Satria dan Amel lebih terlihat di hargai. walaupun Abi juga mulai mencintai Amel waktu itu, namun dari awal pernikahan Amel sudah sangat menderita.
Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Amel. ke ruang kerja Abi untuk memberi tahukan rencana untuk dia berhenti dari Global Company.
" Tika tuan Abi nya ada?" Amel menanyakan keberadaan Abi di ruangannya
" Ada bu Amel,tuan Abi ada di dalam.. masuk aja bu.. " Tika tahu kala Uhhh Amel adalah mantan istri bossnya. walaupun begitu dia tak pernah mau terlibat dalam urusan boss nya.
Tok Tok Tok
" Masuk" Terdengar suara Abi mempersilahkan Amel masuk ke dalam ruang kerjanya
__ADS_1
" Selamat siang pak, boleh saya masuk? " Amel. membuka pintu itu dan menongolkan kepalanya diambang pintu
" Amel.. masuk mel" Abi berusaha menetralkan degup jantung nya yang bergemuruh karena perasaannya yang kacau kalau menyangkut tentang Amel.
" Maaf mengganggu bapak,saya kesini cuma mau kasih ini.. dan saya mengirim ke email HRD juga " Amel menyerahkan sebuah amplop putih pada Abi
" Kenapa selalu surat yang kamu kasih ke saya? Ucap Abi memandang Amel yang masih berdiri di depan meaja kerjanya.
Abi membuka amplop yang di berikan Amel padanya dia pun terkejut saat melihat surat tersebut.
" Kamu nggak salah kamu mau ngundurin diri? kenapa? apa karena suami kamu yng menyuruhnya? atau kamu sudah tidak sudi melihat saya, si suami yang tak punya hati? atau kamu mau menghindari saya? atau apa??!! Abi mulai menatap intens wajah Amel dengan terlihat mata yang sudah berkaca kaca
" Maaf, saya mengundurkan diri karena perusahaan sudah tidak membutuhkan saya, dan saya akan menjadi dokter kembali, juga saya akan lebih konsentrasi dengan bisnis yang mulai saya rintis, jadi saya pastikan itu banyak menyita waktu saya.
" Buat apa aku susah payah berubah dan harus berjuang buat lebih baik demi kamu Mel, sementara kamu buat saya patah hati, kenapa Mel, sedangkan kamu tahu pilihan kamu sejak awal? Abi sedikit meninggikan suaranya pada Amel
__ADS_1
" Mas... mas salah, mas berubah harusnya bukan demi aku, mas aku mohon kamu cobalah berfikir kamu harus rela melepaskan karena apa? itu tujuan awal kamu kan? apa kamu inget, kamu dengan mudahnya bilang akan menceraikan aku saat kamu menikah dengan kekasih hatimu, apa inget kamu sudah mengingkari perkataan kamu, kamu menikah dengan kekasih mu, aku di campakkan selama dua tahun, kamu pungut dan kembali kamu hempaskan, apa kamu tau di dua tahun pertama kita menikah aku men alami apa? aku stress mas, gila karena keadaan, punya suami seakan tak punya suami.. apa kamu tau hukum apa yang aku dapat di kampung.. gunjingan sebagai janda.. ditinggal begitu saja oleh suaminya yang kaya setela menyerahkan mahkotanya. bibi dan paman meninggal karena apa kamu tau?? Itu karena kamu...!!! Hilang sudah kesabaran Amel untuk terus menutupi semua kenyataan yang belum terungkap.
Bersambung