Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
New Chapter Part 5


__ADS_3

Sesampainya di sebuah restoran Mike dan Nindy turun dari mobil lalu memasuki restoran tersebut.


Nindy dengan langkah terpaksa nya mengikuti kemana arah pria itu berjalan.


Hingga mereka sampai di meja yang terletak di dekat jendela.


"Duduklah, dan pesan makanan yang kau mau" Ucap Mike sambil menduduki bokongnya dikursi itu.


Nindy bergeming, ia masih berdiri di sana. Tubuhnya seperti sedang menahan sesuatu, dan Mike pun menyadari hal itu.


"Kau ini kenapa?!" Tanya Mike.


"Aku ingin ke toilet dulu, tolong pegang ponselku" Nindy lantas berlari ke toilet setelah meletakkan ponselnya di atas meja.


Mike hanya bersikap acuh melihat tingkah Nindy, ia pun mengambil buku menu yang sudah tersedia di atas meja.


Setelah itu barulah ia memesan sebuah makanan berat serta minumannya pula.


Pelayan itu pun mencatat apa yang disebutkan oleh Mike kemudian berlalu dari sana.


Sembari menunggu pesanannya datang Mike hanya diam sambil menatap ke arah luar jendela.


Tiba-tiba handphone Nindy bergetar menandakan sebuah panggilan masuk.

__ADS_1


Tangan Mike refleks mengambil ponsel itu, sebuah nama yang tertera disana membuat Mike yakin jika orang yang menelpon Nindy adalah tunangannya.


Kendrick ❤


Nama itu membuat Mike penasaran seperti apa lelaki yang mau meminang wanita galak seperti Nindy.


Baru saja ia ingin mengangkat telpon tersebut sebuah tangan dengan cepat menarik handphone yang ia genggam.


"Jangan terlalu lancang Mike, aku hanya memintamu menjaga handphone ku saja" Ucap Nindy dengan tegas.


Wanita itu lalu duduk berhadap-hadapan dengan Mike, ada raut kesenangan yang terpancar dari wajah Nindy.


Tak menunggu lama Nindy langsung mengangkat telepon dari sang pujaan hati.


Nindy: Hallo Ken.


Nindy: Sudah, nanti aku kirimkan uangnya pada rekening mu.


Kendrick: .......


Nindy: Ya sama-sama.


Kendrick: .......

__ADS_1


Nindy: Bye.


Seketika ekspresi Nindy berubah menjadi sedih.


Ia mengira jika Kendrick akan menanyakan kabarnya, tetapi sayang lelaki itu hanya menanyakan uang yang ia minta pada Nindy.


Sedangkan sedari tadi Mike yang mendengar Nindy bicara merasa ada hal aneh dari percakapan mereka.


Bayang-bayang Nindy yang membicarakan tentang uang membuat Mike berasumsi jika Nindy memberikan sejumlah uang untuk tunangannya. Raut wajah sedih yang Nindy pancarkan juga membuat pria itu merasa ada hal yang tidak beres.


Setelah ber telepon Nindy lantas memesan makanan yang sempat tertunda tadi.


Mereka pun makan siang dengan tenang, tetapi disaat makan Mike terus menatap wajah Nindy, mencoba untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada wanita di depannya ini.


Nindy yang merasa Mike menatapnya terus-menerus merasa salah tingkah, Nindy pun memberanikan diri untuk menatap lawan jenisnya.


"Kenapa kau menatapku terus?!" Tanya Nindy sambil menyipitkan kedua matanya.


"Jangan terlalu percaya diri, aku melihatmu karna kau begitu belepotan saat makan" Jawab Mike beralasan, karna tidak mau Nindy melihatnya tengah berbohong Mike pun mengambil tissu yang ada disana dan mengelap mulut Nindy, membuat wanita itu dibuat terkejut setengah mati.


"Kurang aja! Berikan tissu itu padaku" Nindy langsung merebut benda itu dan mengelap mulutnya sendiri.


Tak mau membuat gadis ini semakin marah Mike memilih untuk diam dan melanjutkan makan siang.

__ADS_1


Seusai makan mereka langsung pergi dari restoran tanpa ada obrolan seperti orang-orang pada umumnya.


Di dalam mobil pun suasana begitu hening dan senyap, mereka larut dalam pikiran masing-masing hingga mobil Mike sampai di perusahaan Albert.


__ADS_2