Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par52


__ADS_3

''Setelah bertemu degan Irfan Fildan tidak lagi bicara iya bahkan diam membisu,entah kenapa hatinya marah sedih dan cenburu membayangkan wanita yang dicintainya harus disentuh oleh laki-laki lain,igin rasanya iya menampar mulut Irfan yang sudah menghina atau bahkan merendahkan wanitanya,tapi iya tak igin kelihatan seperti pecundang yang kalah dalam bersaing,tapi entah kenapa suasana hatinya benar-benar buruk sekarang.


''Aa pelan-pelan iihh nanti jatuh lho''?..pekik Ayra saat Fildan memacu motornya degan kecepatan tinggi.


Fildan tak bergeming iya hanya diam saja, tampa mengurangi kecepatan motor yang iya kendarai.


''Aa pelankan kalau gak Ay lompat ya''?.mendegar ancaman Ayra degan terpaksa iya menurunkan kecepataan motornya.


''Aa itu kenapaa sih''?.. marah sama Ay''?..


Fildan tetap diam,saat ini hatinya sagat kacau, jadi lebih baik iya diam dari pada iya bicara,takutnya akan melukai hati istrinya.


Akhirnya karna suaminya tak kunjung mau bicara degan terpaksa Ayra juga ikut diam, sampai akhirnya mereka sampai dirumah kediaman keluarga Salman.


Setelah memarkirkan motor Fildan degan cepat melangkah masuk kedalam rumah dan langsung naik menuju kamarnya.


Ayra hanya diam iya berdiri didepan pintu menunggu yang lainnya sampai,hinga akhirnya yang ditunggu datang.


''Ini Nona kepitingnya''.Imron berbicara sambil meletakkan karung kepiting.


''Oh..iya makasih Pak,tolong ini sebagian dibawa pulang untuk Bunda supaya bisa kalian makan bersama-sama disana''.


'' Bik...bibik''...


''Iya Non''.sahut Bik Atun yang lari tergopoh-gopoh dari dalam rumah.


''Bik ambil tempat untuk kepiting Bik,tolong Bibik bagi,soalnya sebagian lagi mau dibawa pulang sama mereka kerumah Bunda''.


''Iya Non sebentar''.


''Wik bawa yang lainnya masuk ya''?... bikinin minum gue naik keatas dulu''.


''Iya Ay lho tenang aja''.jawab Wiwik sambil megacungkan jempol.


Setelah megatakan itu Ayra naik keatas untuk meyusul suaminya,perlahan iya membuka pintu kamar.


''Aa kemana''?..lirihnya saat tak mendapati Fildan didalam kamar.


Perlahan iya berjalan kearah kamar mandi yang tidak dikunci.


''Aawww Aa...apaan sih''?..kaget Ayra saat membuka pintu kamar mandi,Fildan langsung menarik tubuhnya dibawah guyuran air shower.


Fildan tak menjawab iya langsung menarik istrinya kedalam pelukan dan megecup bibir wanitanya degan sedikit kasar,emosi karna cemburu membuatnya kehilagan akal, igin melepaskan amarah iya tak igin meyekiti hati istrinya,igin meyimpan rasa kesalnya malah hatinya semakin dongkol.


''Eemm''.leguhan kecil keluar begitu saja saat Fildan mulai megerayangi tubuhnya.


''Apa ini pernah disentuh orang''Ayra mengeleng saat Fildan meyentuh Bibirnya yang baru saja dilepaskan piria itu.

__ADS_1


''Apa ini pernah disentuh laki-laki lain''.Ayra mengeleng saat Fildan membuka bajunya dan meremas buah dadanya.


"Apa ini pernah desentuh orang lain'?..lagi-lagi Ayra megeleng saat Fildan meyentuh inti tubuhnya.


Setelah tubuh istrinya benar-benar polos Fildan ikut membuka seluruh pakaiannya dan megankat tubuh polos istrinya,Ayra degan cepat melingkarkan kedua kakinya dipinggang sang suami dan kedua tagannya iya lingkarkan dileher suaminya.


"Aahh...".leguhan kecil keluar dari mulut Ayra saat milik Fildan meyeruak masuk dibawah sana.


"Aa aahh...lagi-lagi suara ******* lepas begitu saja saat Fildan degan lihai menggoyangkan pinggulnya sambil megankat tubuh istrinya.


Pisik yang sagat kuat akibat laki-laki yang sedang meguasai tubuhnya adalah laki-laki yang sagat rutin melakukan olah raga,tubuh Fildan yang kekar dan berotot menambah kesan Macho dan perkasa.


"Aaahhh...sayang"...leguhan panjang Fildan menandakan laki-laki itu sudah mencapai puncaknya.


Bukannya menurunkan Ayra iya malah megecup bibir istrinya kembali,degan inti tubuh mereka yang masih meyetu,diginya air yang mengguyur tubuh polos mereka sama sekali tak dirasakana yang ada hanya kehagatan dan kenikmatan.lagi dan lagi Fildan melakukannya hinga laki-laki itu mencapai pelepasan sampai beberapa kali.


Semntara Ayra sudah mencapai pelepasan beberapa kali bahkan tubuhnya kini sudah sagat semas,tapi iya tetap membiarkan suaminya meguasai tubuhnya megigat kondisi hati suaminya sedang tidak baik,Ayra tidak mau memancing emosi laki-laki itu.


''Makasih sayang''.lirihnya sambil menurunkan Ayra dari pangkuannya dan megecup wajah basah Ayra.


''Ayo mandi Aa bantu''.lirihnya degan nafas memburu,sambil membantu sang istri untuk membersihkan tubuhnya.


''Sini Aa keringkan rambutnya''.pinta Fildan setelah mereka keluar dari kamar mandi dan memakai baju santai,karna.kebetulan sekarang sudah hampir mahrib.


''Capek sayang''?.tanya Fildan yang diangguki ayra.


''Kenapa minta maaf''?..tanya Ayra sambil mendogak menatap wajah suaminya.


''Aa sudah meyakiti Adek''.


''Enggak kok siapa bilang,Ay malah seneng''.


''Nikmat''.sambungnya lagi membuat wajahnya bersemu merah.


''Nakal ya sekarang''?..


''Kan Aa yang gajarin''.


''Ya..ya..ya..''.


''Ayo solat dulu udah kering kok rambutnya''.ajak Ayra yang dibalas anggukan oleh Fildan.


''Kuat makan diluar gak''?...tanya Fildan setelah mereka selesai melakukan sholat Mahrib.


''Kuat Aa ayo''.


''Ayo sayang''. Fildan menjawab sambil menggandeng tagan sang istrinya untuk makan malam dibawah.

__ADS_1


''Mau nyebrang Kak''?..tanya Ben degan wajah tengilnya membuat Ayra degan cepat melepaskan tagannya dari Fildan tapi bukan Fildan namanya kalau tidak selegean.


''Iya mau nyebrang didalam mangkok kepiting''.celetuknya singkat sambil menarik kursi untuk istrinya dan menarik kursinya sendiri.


''Waah udah dimasak teryata kepitingnya''?..tanya Ayra degan wajah berbinar.


''Siapa dulu gue''.Wiwik menepuk dadanya bangga.


''Wah lu emang the best deh''.lirihnya sambil megacungkan dua jempolnya.


*****


''Jam berapa kalian sampai tadi''?.tanya tuan Adam setelah mereka semua selesai degan makan malam yang sagat riweh.


Sekarang anggota nyeletuk nambah lagi satu Wiwik.wanita ini kalau bicara juga suka asal, jadi kompek deh-tu antara Fildan Ben dan Wiwik bisa menjadi satu kelompok somplak.


''Sore Yah''?..jawab Ayra sambil tetap menonton Sereal TV kesukaannya.


''Kamu sudah tau berita tentang Irfan''.tanya tuan Adam kali ini beliau bertanya kepada Fildan.


''Sudah Yah''.


''Perketat penjagaan untuk Ayra,Ayah tidak mau dia melukai putri Ayah''.lirihnya sambil berjalan igin memasuki kamar.


''Ayah serahkan Ayra pada mu''.ucapnya lagi sambil menepuk bahu Fildan sekilas,kemudian berlalu.


''Dek tidur yuk Aa capek''.pintanya degan nada memelas.


''Wik gue keatas dulu ya''?..


''Yah...gak seru donk kalau nonton sendiri''.lirihnya sambil mendesah panjang.


Ayra hanya terkekeh kemudian berkata.


''Cari pacar Wik biar gak bete''.


''Hem..gak ada yang mau sama gue Ay''.


🌹🌹🌹🌹🌹


Sampai disini dulu ya jagan lupa hadiahnya like vote and komen


Makasih


bay...bay...😍😍😍


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2