Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par44


__ADS_3

''Sayang''masih degan suara memelas.


''Ya sudah kalau gak mau buka pintunya Aa pulang saja ya''?...berusaha megancam.


''Kkerrk''.


Akhirnya puntu terbuka Fildan langsung menyegir kuda untuk mencairkan suasa hati istrinya kembali.


''Dek..jagan seperti ini kan kemaren sudah dijelaskan semuanya,kenapa mesti marah lagi atu''?...Ayra tetap diem.


''Adek iiihhh kalau udah ambekan susah diajak gomong,mending Aa gomong sama tembok''.Fildan berbicara sambil menghadap ketembok.


''Hai tembok bisa tidak kau tidak megejekku''berbicara sambil menunjuk-nunjuk tembok. membuat Ayra terseyum samar melihat tingkah konyol sang suami.


''Kau mentertawakanku lagi''?..wah...wah...mau dicet kamu ya''?..


''Ha...ha....tak bisa ditahan akhirnya tawa Ayra pecah.melihat tingkah suaminya.


Fildan yang mendegar suara tawa istrinya langsung menoleh dan terseyum.


''Gitu donk kan enak geliatnya jagan diam melulu kamu mau seperti tembok minta dicet''?...Fildan berbicara sambil berjalan mendekati sang istri dan langsung mendekapnya degan sayang.


''Jagan marah lagi Aa gak bisa geliat Adek sedih''.


''Kalau gak mau Aynya sedih''!..Aanya jagan macam-macam''.ancam Ayra sambil mendelik Fildan yang masih selegean.


''Iya janji paligan Aa cuman deket-deket sama si-bo''.Fildan terseyum saat melihat wajah istrinya kembali meregut.


''Maksud Aa Siiii...boo...tak...''seketika tawa keduanya pecah''.Ayra sampai tepok jidak melihat kekonyolan suaminya.


''Sayang boleh Aa peluk''.meminta ijin sambil memeluk.dasar Fildan meminta ijin apa namanya itu membuat Ayra mendelik menatap tagan Fildan yang mendarat didadanya.


''Palk''..


''Aww sakit sayang''.Fildan meringgis saat tagan Ayra mendarat sempurna ditagannya yang salah mendarat tidak pada tempatnya.


''Itu tagan kenapa malah nyakut kesitu Aa jahil baget tau gak''.


''Tapi sukakan''.seketika wajah Ayra langsung merona.


''Ciieee yang malu-malu''.goda Fildan sambil menoel dagu Ayra.

__ADS_1


''Sayang Aa pegen boleh ya''.maminta degan wajah memelas sambil menunjuk inti tubuhnya yang dibaluti celana bahan yang sudah berdiri sempurna.


Ayra hanya meganguk malu.


Degan cepat Fildan megecup kening kedua pipi Ayra,mata kiri dan kanan dan terakhir bibir.


"Aaah....erang Ayra saat tagan Fildan sudah kemana-mana.mendegar suara yang sagat membangkit kan gairahnya degan cepat Fildan membuka pakaian istrinya.dan meyesap buah kesukaannya sambil memejamkan mata.


''Aaahh..lagi dan lagi suara kurang ajar itu keluar dari mulut Ayra tampa bisa ditahan.


''Sekarang ya sayang''.Ayra hanya meganguk.


''Tok...tok...tok...


Mendegar ketukan dipintu kamarnya membuat Fildan seketika langsung terjerembab diatas tempat tidur dan berguling-guling kesana kemari sambil mengerutu tak jelas.


Ayra yang melihat itu semua hanya terkekeh geli sebenarnya iya juga kecewa,tapi ya mau bagai mana lagi gak mungkin dong iya melanjutkan permainan mereka sementara diluar ada yang megetuk pintu.


''Sayang lanjut ya''.setelah puas menggerutu lagi-lagi Fildan meminta degan wajah memelas.Ayra harus apa iya harus membuka pintu atau melayani suaminya.


''Plis sayang Aa udah gak tahan''.setelah megucapkan itu Fildan langsung ******* bibir istrinya ,dan degan cepat melepas pakaiannya setelah ciuman mereka terlepas sejenak.degan cepat iya membaringkan Ayra,wanita itu hanya pasrah dan membiarkan apa yang igin suaminya lakukan.


''Oh dear Delicious''.rancau Fildan desela-sela pelepasannya kemudian mendekap sang istri degan kuat hingga tubuh mereka nempel maksimal.


''Hem''.Fildan hanya berdehem ria.


''Turun Aa berat ini''.


''Iya''.degan cepat iya bagun dan megankat Ayra menuju kamar mandi.


Mereka berdua mandi memakan waktu yang lumayan lama,karna seperti biasa bukan Fildan namanya jika tidak jahil,hinga membuat Ayra kewalahan melayani laki-laki somplak yang menjadi suaminya sekarang.


Mulai dari Fildan igin memandikan Ayra,masuk kedalam Bathtub.hinga iya meraba-raba tubuh polos Ayra dan seperti biasa lagi-lagi Fildan terpancing degan ulahnya sendiri.hinga akhirnya Ayra melayani Suaminya.bahkan bukan hanya sekali tapi sampai berkali-kali,hinga akhirnya kaki Ayra menjadi lemah dan gemetaran.


"Maaf sayang Aa kelepasan".


"Ini pasti gara-gara burung Aa gak pernah dikasi yang enak-enak.palah sekali dikasi langsung nagih''. bisiknya tepat ditelinga Ayra yang sedang duduk dikursi hias setelah tadi Fildan membantunya mandi, hinga membantunya memakai pakaian dan tarakhir membantu istrinya megeringkan rambut menggunakan handuk kecil.


Laki-laki ini melarang sang istri untuk meggunakan Hair dryer alasannya doi gak mau rambut indah sang istri menjadi rusak.


"Maunya Aa".jawab Ayra sambil mendonggak melihat wajah suaminya yang tetap pokus megeringkan rambut istrinya.

__ADS_1


"Udah kering belum Aa kita ditungguin lho".lirih Ayra sambil meraba rambutnya.


"Udah sayang,ini pakai hijapnya".sambil meyerahkan hijap instan milik istrinya.


"Waahh..parah lu berdua hampir tiga jam tau ngak gue nungguin".saat mereka akan menuruni tangga Wiwik langsung yerocos degan wajah sebelnya.


"Maaf kita itu...".aduh Ayra harus jawab apa sekarang''?.. gak mungkinkan kalau iya jawab dirinya dan Fildan habis gituan bisa-bisa Ayra malu tujuh turunan.


"Kita lagi tidur tadi''.jawab Fildan asal sambil mendaratkan bokongnya diatas sofa.


"Hah tidur-tuduran''. celetuk Wiwik kesal sambil mendelik kearah Ayra dan Fildan.


"Nah ntu tau".balas Fildan membuat dirinya mendapatkan cubitan kecil dipaha yang mmbuat dirinya merigis lebai.


"Ada apa lho nyari gue Wik".tanya Ayra setelah beberapa saat terdiam.


"Rencananya sore ini gue pegen pulang,tapi karna nungguin lho terlalu lama sampai jadi sore gini deh".


"Maaf-fin gue"?..lirih Ayra pelan.


"Gak apa-apa kok gue gerti, tapi masalahnya sekarang gue mau pulang pakai apa Mex-kan undah pulang duluan tadi".jelas Wiwik sambil mendesah panjang.


"Kita yang nganter".jawab Fuldan degan suara lantang.lumayan kan bisa pamer kemesraan. biar orang-orang yang pernah julit degan istrinya, tau siapa mereka dan sekarang Ayra adalah miliknya bukan milik laki-laki pecundang itu lagi.


"Tapi kalian kan".


"Peganten baru''?..santai aja kali...kita bisa gelakuin itu dimana saja".celetuk Fildan yang membuat Ayra mendelik.


🌹🌹🌹🌹


Wah...Aa Fildan kalau gomong asal nyeplak aja".


"Sampai disini dulu ya jagan lupa hadiahnya buah outhor like vote and komen.


Makasih.


bay...bay😍😍😍


Jagan lupa mampir dikarya outhor yang lain ya ini gak kalah seru lho.


__ADS_1


Tbc.


__ADS_2