Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
New Chapter Part 10


__ADS_3

Di dalam mobil Mike dan Nindy saling terdiam membisu, keduanya sama-sama canggung setelah mengingat adegan ciuman yang terjadi beberapa menit yang lalu.


Pipi mert memerah tatkala bayang-bayang itu terulang dipikirannya, Nindy merutuki tindakan bodohnya saat mencium Mike secara tiba-tiba, bahkan dia begitu agresif mengajak pria di sampingnya ini untuk bercinta.


Argghh..... Mengingat itu Nindy sangat ingin pergi jauh sampai ke lubang semut sekalipun.


Sama hal nya dengan Mike, ia juga merasa malu saat dirinya mencium Nindy ketika wanita tersebut sedang dalam emosi yang tidak stabil. Padahal ia bisa melakukan cara lain untuk menenangkan Nindy, tapi ia malah mencium gadis itu lagi.


"Mike" Seru Nindy.


"I-iya?"


"Emm.... Untuk ciuman tadi.... Aku minta maaf" Ujar Nindy sembari menutup matanya malu.


Mike pun menjadi kelabakan, kenapa Nindy malah mengingatkan hal ini? Wajah Mike semain memerah mendengar ucapan Nindy.


"Ti-tidak apa-apa, jangan dipikirkan. Oh iya aku ingin tau kenapa kau bisa mengetahui jika kekasihmu selingkuh?" Tanya Mike yang mencoba mengalihkan pembicaraan. Jujur jantungnya mulai berdetak tak karuan, ia khawatir ini akan membahayakan saat ia sedang mengemudi.


Wajah Nindy kembali sendu mendapat pertanyaan seperti itu dari Mike, rasa kecewa, benci, dan sakit hati muncul lagi dengan sendirinya.


Menyadari ekspresi Nindy yang muram Mike pun berujar.


"Kalau kau tidak mau menceritakannya tidak apa, aku tahu kau pasti...... "


"Aku akan menceritakannya" Ucap Nindy yang memotong perkataan Mike.


"Baiklah"


Nindy menghela nafas dalam, ia berusaha menguatkan hati agar tidak lagi mengeluarkan air mata.


Setelah ia merasa siap, Nindy pun menceritakan kejadian saat ia memergoki sang tunangan dengan selingkuhannya.


Flashback on


Nindy yang baru sampai di apartemen Kendrick langsung menekan kode pintu milik kekasihnya.


Sudah beberapa hari ini Kendrick tidak menghubungi Nindy dan membuat wanita cantik itu bertanya-tanya.


Setelah pintu apartemen terbuka Nindy pun lantas masuk dan mencari-cari keberadaan sang kekasih.


Biasanya Kendrick selalu ada di ruang tengah namun sekarang tidak.

__ADS_1


"Ken...... "


"Kendrick...... "


Nindy memanggil-manggil nama Kendrick terus-menerus, tapi lelaki itu tak kunjung menampakkan dirinya.


"Dimana dia?"


Nindy pun melangkah ke pintu kamar sang kekasih, tapi belum sempat ia membuka pintu telinga Nindy mendengar suara aneh dari dalam kamar tersebut.


"Ken jangan terlalu kasar..... Eughh..... Ken...."


"Ssstt..... Diam!"


"Emm.... Ken...... "


Desahan desahan itu membuat jantung Nindy seakan berhenti berdetak, matanya terbelalak dengan sempurna.


Tanpa menunggu lama ia pun membuka pintu kamar Kendrick dengan kasar.


Brukkk!


Alangkah terkejutnya Nindy saat melihat Kendrick tengah bercinta dengan seorang wanita, tubuh mereka sama-sama tak tertutup selesai benang pun.


"Sa-sayang ini bukan seperti yang kau pikiran.... Aku.... Aku.... "


Plakk!


"BRENGSEKKK......... BANJINGANN KAU..... "


"TEGANYA KAU MELAKUKAN INI PADAKU KENDRICK...!! KENAPA..!! KENAPA HAHH?!!!"


Nindy memukul-mukul Kendrick dengan kasar, ia menangis dan menjerit saat melihat kelakuan Kendrick di belakangnya.


"Nindy aku bisa jelaskan ini.... "


"APA HAH?! APA YANG INI KAU JELASKAN PADAKU?!..... KAU BENAR-BENAR BRENGSEKK KENDRICK...!!"


Nindy mendorong bahu Kendrick hingga membuat pria itu mundur beberapa langkah.


"Kita akan segera menikah Kendrick!! Tapi apa yang lakukan hah?!"

__ADS_1


Kendrick mencoba mendekati Nindy namun gadis itu menjauh seakan jijik dengan pria di depannya.


"Ken biarkan wanita itu pergi" Ucap wanita yang tengah duduk sambil menutup tubuhnya dengan selimut.


"DIAM KAU!" namun Kendrick justru membentak.


Merasa tidak terima dengan bentakkan Kendrick wanita tersebut bangkit dan mendekat tanpa menutupi tubuhnya dengan apapun, bahkan seperti tak mempunyai malu sedikit pun.


Sungguh Nindy ingin membunuh wanita j*alang itu!


"Ken biarkan dia pergi, aku dan anakmu lebih membutuhkan kau" Ujarnya.


"A-apa? Apa maksudmu?!"


"AKU BILANG DIAM! INI URUSANKU DENGAN NINDY..!"


Seperti tak memperdulikan amarah Kendrick, perempuan tersebut justru tersenyum licik pada Nindy.


"Asal kau tahu, aku sedang mengandung anak Kendrick. Dan usianya memasuki dua bulan"


"Tidak Nindy itu tidak benar jangan dengarkan dia, dia bohong!"


"Ken jangan memaksakan dia untuk tetap bertahan bersamamu"


"DASAR J*LANG...!! BERANINYA KAU BERBICARA ITU PADA KEKASIHKU!"


"CUKUP...!!!"


Merasa sudah tidak tahan lagi Nindy pun keluar dari kamar Kendrick.


Dengan cepat Kendrick berlari dan mengejar Nindy.


"Sayang tolong dengarkan penjelasan ku.... Aku mohon"


"Diam! Mulai sekarang kau bukan lagi kekasih atau calon suamiku! Hubungan kita sudah berakhir detik ini juga" Ucap Nindy dengan tegas.


"Apa?! Nindy tunggu.... Jangan seperti ini.... Sayang... "


Tapi Nindy tidak mendengarkan ucapan Kendrick ia terus berlari dan keluar dari apartemen Kendrick meninggalkan dua manusia bejad disana.


Flashback off

__ADS_1


.


__ADS_2