Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par87


__ADS_3

''Maaf Den kalau saya lancang tapi setau saya,kalau istri ngidam itu ngak keturutan ntar anaknya ileran Den".ucap Mamang penjaga ternak.


Fildan tercenung kemudian menjawab.


''Pilih saja mana yang kau mau".


"Beneran''?..tanya Ayra antusiasi.


''Hem''.Fildan hanya menjawab dengan gumaman.


''Makasih Aa''.balas Ayra dengan tersenyum cerah.


''Mang Ay mau yang itu ya''?..tunjuk Ayra pada Ayam jago kesayangan situan kaku.


Mambuat laki-laki itu outo melotot-kan matanya sambil nenatap ayam kesayangannya dengan tatapan sedih kemudian berkata.


''Bisa yang lain ngak''?.


''Yah ngak boleh ya Aa''?.kalau ngak boleh ngak apa-apa kok Aa''.lirihnya bernada sendu kemudian melangkah masuk kedalam rumah.


Fildan yang melihat istrinya pergi hanya menatap punggung istrinya sendu.


''Mang tolong tangkap yang dipinta istri saya tadi Mang''.pinta Fildan sambil menunjuk ayam jago kesayangannya kepada Mang ujang.


''Baik Den''.jawab Mang Ujang sambil tersenyum.


''Tolong potong ya Mang setelahnya minta Bibik untuk membuatkan masakan yang diiginkan istri saya''.


"Baik Den".


Setelah mengatakan itu semua Fildan melangkah masuk kedalan rumah.


Kemana istrinya,kenapa tidak ada''?.. apa mungkin didalam kamar"?.


Perlahan kaki Fildan melangkah menuju kamar istrinya,namun saat sudah sampai dipintu kamar,langkahnya terhenti sesaat setelah dirinya mendengar isakan seseorang yang berasal dari kamar istrinya.sudah bisa dipastikan jika yang menanggis adalah istrinya.


Fildan yang berdiri didepan pintu kamar,meremas dadanya yang terasa ngilu dan sakit.tak terasa air matanya juga ikut menetes.


Tersiksa itu pasti,seorang yang sagat kita cintai harus menderita seperti ini,rumah tangga yang penuh kehangatan kini harus berakhir tragis seperti ini.

__ADS_1


Tidak-tidak rumah tangganya belum berakhir,jika memang terbukti anak yang dikandung Ayra adalah anaknya Irfan.Fildan akan menyerahkan anak itu kepada Ayah kandungnya. namun jika sebaliknya entahlah mungkin Fildan akan menjadi suami terbodoh didunia ini.


Pikiran-pikiran itu selalu berputar-putar dikepala


laki-laki yang belum genap 27 tahun itu.


Perlahan kakinya melangkah untuk menjauhi kamar sang Istri.jika iya tetap berada disana hatinya benar-benar hancur dan serba salah.


Ditempat lain


"Bagai mana"?


"Untuk saat ini Nona Ayra baik-baik saja tuan,meskipun tuan Fildan masih acuh dan cuek namun sudah tidak separah dulu".


"Baik lah kau boleh pergi sekarang".


"Baik Tuan".


Setelah kepergian orang suruhannya, Arkhan menarik nafasnya panjang,entah sampai kapan adiknya akan menderita lagi seperti ini yang''?.. jelas Arkhan benar-benar sudah tidak tahan.


"Tok..tok..tok..


"Masuk".


"Maaf Pak ini Kopinya".Wiwik menyodorkan satu cangkir kopi dan meletakkannya diatas meja Arkhan.


Ya Arkhan sengaja menempatkan wanita itu sebagai Kleaning service. itu semua karna Arkhan merasa geram sesaat setelah Wiwik mengaku bahwa karna dirinya lah Azmi sampai teledor menjaga sang Adik.


Ya disini lah Wiwik sekarang mengikuti kemauan Arkhan, yang kadang sama sekali tidak masuk akal.bahkan wanita itu sama sekali tidak diizinkan untuk menemui Ayra atau pun keluarganya yang lain.


Bahkan Arkhan selalu menyelahkannya meskipun pekerjaannya sudah benar.namun Wiwik maklum mengigat gara-gara kesalahannya sahabatnya sendiri jadi menderita.


"Letakkan saja disitu,sekarang kau keluarlah aku muak melihat wajah mu".


Wiwik menarik nafasnya panjang,sudah menjadi hal biasa baginya saat mendengar umpatan dari Arkhan.


Ditempat lain tepatnya dikediamanan Ayra.


Hampir pukul satu siang namun wanita itu belum juga keluar dari kamar,bahkan wanita itu sama sekali belum makan siang.

__ADS_1


"Bik".panggil Fildan yang kini sudah duduk dimeja makan.


"Iya Den".


"Tolong panggilkan Ayra Bik".


"Baik tuan".jawab wanita paruh baya itu sambil berlalu.


Saat sampai didepan kamar Ayra Wanita paruh baya itu langsung mengetuknya,namun berkali-kali diketuk, tak juga mendapatkan jawaban.


"Den Non Ayra tidak membuka pintunya,kenapa perasaan Bibik jadi kawatir ya Den".lirihnya sambil meremes jari-jarinya.


Fildan tak menjawab doi langsung berlari menuju kamar sang Istri.jujur saja hatinya juga ikut kawatir.


"Dek..buka pintunya,jagan main-main kamu".hening sama sekali tidak ada suara didalam kamar.


Membuat Fildan nekat mendobrak pintu kamar.


"Bruk".


Ketiga kali pecobaan barulah pintu berhasil dibuka.setelah pintu terbuka Fildan langsung berlari memasuki kamar.


Nafasnya terasa sesak dan jantungnya terasa berhenti berdetak sesaat setelah melihat keadaan istrinya.


"Sayang".


🌹🌹🌹


Yah..Fildan kalau sudah tiada baru terasa.


Itu lagu dangdut ya FildanπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Jagan lupa like hadiah vote and komen makasih.


Bay..bay..πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜πŸ˜πŸ₯°


Novel ini udah detik-detik ending ya.jadi plis kasi outhornya hadiah.πŸ™πŸ™πŸ™


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2