Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par 46


__ADS_3

''Dek ada yang nyariin dibawah''.Arkhan berbicara saat melihat Ayra keluar dari kamar.setelah tadi adiknya itu masuk kedalam kamar selesai mereka sarapan.


''Siapa''?


''Gak tau''.balasnya sambil melangkah menuruni tangga kembali.


''Aa Kak Arkhan bilang ada yang nyariin dinawah''.kening Ayra megerut saat melihat penampilan suaminya yang sudah rapi lengkap degan jaket dan cekana Jens sobek-sobek yang melekat indah ditubuh sispexnya,tas ransel yang juga sudah siap dipeking.


''Mau kemana Aa''?..tanya Ayra sambil melangkah masuk kedalam kamar.


''Pikun''.hanya itu jawaban Fildan membuat Ayra semakin binggung.


''Ay seriua Aa''.degan suara yang sudah mulai meninggi.


''Adek lupa hari ini kita mau kemana''?


''Mau kamana emang''?..


''Mau gantar perawan tua''.jawabnya asal membuat Ayra menahan tawanya,kalau saja didegar Wiwik,Fildan megatainya perawan tua pasti sahabatnya itu akan marah dan menggerutu tak jelas.


''Masih belum ngerti''?tanya Fildan sambil melongokkan kepalanya menatap wajah Ayra.


''Iya Aa gerti iiihh''.lirihnya sambil menjauhkan wajah Fildan dari hadapannya sambil melangkah menjauh.


''Bersiap-siap lah sebentar lagi kita akan berangkat''.berbicara sambil melangkah keluar dari kamar dan turun kebawah untuk menemui Botak yang sudah menunggu dibawah.


''Kau sudah datang''.Fildan bertanya sambil mendarat kan bokongnya disamping Botak.


''Iya Tuan''.jawabnya sambil berdiri dan menunduk.


''Bagai mana apa kau sudah meyiapkan semua yang ku minta''?..tanya Fildan sambil meyilangkan kaki kirinya diatas kaki kananya.


''Sudah Tuan''.jawab Botak sambil menunjuk halaman depan.


Dinding rumah tuan Adam yang tranfaran membuat Fildan bisa leluasa untuk melihat keluar halaman.terlihat beberapa motor yang berjejer rapi disana juga termasuk anak buah sang Papa yang satu spasies degan Botak.


''Bagus sebentar saya panggilkan istri saya dulu''.


''Baik Tuan''.


''Sayang...sayang''...suara Fildan membuat Tuan Adam yang berada diruagan kerjanya ikut keluar.


''Ada apa Fildan kenapa sekarang kamu sudah sama seperti Ben,sagat suka menjerit megagetkan seisi rumah''.ucap Tuan Adam sambil menatap heran Fildan yang hanya menggaruk-garukkan kepalanya yang tak gatal.


''He..he...maaf Yah...Fildan kecoplosan''.lirihnya sambil tertawa malu.


Tuan Adam hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah menentunya itu,pantas saja saat melemar Ayra besannya itu megatakan kalau anaknya itu kadang suka bertingkah konyol dan membuat kepala seisi rumah menjadi pusing tujuh keliling.


''Eh..Yah Fildan bolehkan ngajak Ayra buat gantarin temannya''.pertanyaan Fildan membuat tuan Adam menghentikan langkahnya yang akan memesuki ruagan kerjanya kembali.


''Maksudnya''?


''Gini lho Yah Fildan mau ngajak Ayra untuk megantarkan temannya pulang itu lho siperawan tua''.celetuk Fildan membuat Tuan Adam semakin pusing.


''Maksud Aa Fildan itu lho Yah hari ini Ayra dan Aa pegen ganterin Wiwik untuk pulang soal nya-kan temen nya Wiwik yang cowok kemaren sudah pulang,jadi gak ada yang ganterin Wiwik, untuk pukang kesana. jadi Ayra sama Aa Fiodan beniat untuk megantarkan-nya pulang"..jelas Ayra penjang lebar membuat tuan Adam akhirnya megerti.

__ADS_1


"Gimana boleh gak Yah"?..


"Hem..asal suami tarzan mu ini bisa menjaga mu,Ayah kasi ijin tapi kalau saja kamu sampai terluka Ayah akan gantung suami mu ini dipohon mangga dibelakang rumah.


Ancam tuan Adam membuat Fildan bergidik.sambil terseyum kaku,niat hatinya igin pamer pada semua orang, tapi jika ujung-ujungnya dirinya yang digantung itu-kan gak lucu mau ditaruh dimana mukanya.


"Ayah tenang saja"jawab Ayra mantap yang diangguki tuan Adam dan melangkah memasuki ruang kerjanya kembali.


"Ayo Aa Ay sudah siap"mendegar suara Ayra membuat pandagan Fildan beralih menatap istrinya.


''Tumben dandan''?..bertanya degan wajah kesal.sambil meneliti wajah istrinya.


''Mau pamer''?..serkasnya kesal sambil megusap wajah istrinya degan kedua tagannya untuk menghapus meke up tipis yang ada diwajah Ayra.


''Astaufirullah Aa tau gitu tadi mendigan Ay gak usah mandi aja''.celetuk Ayra disela-sela tagan Fildan yang sibuk membersihkan meke up tipis diwajahnya.


''Itu lebih baik''.lirihnya sambil menarik tagan Ayra untuk menuruni tangga.


''Ayo Wik sudah siap kan''?.tanya Ayra saat melihat sahabatnya itu sudah duduk dikursi keluarga degan pakaian yang sudah rapi.


''Udah ayo berangkat''.Wiwik menjawab degan semagat kapan lagi iya kan dirinya bisa pamer naik motor mahal sama orang-otang gede hihi...meskipun botak tapi wajahnya asli sagat tampan menurut Wiwik.


Wiwik gak tau aja kalau laki-laki berkepala.plontos yang berjejer rapi diluaran sana rata-rata laki-laki yang menjengkelkan dan membuat kepala menjadi pusing.


"Gue sama siapa Ay". tanya Wiwik menatap semua orang degan wajah binggung.


"Lho sama Azmi".jawab Fildan singkat sambil menaiki motornya dan meyerahkan helem yang satunya untuk Ayra.


"Oh..baiklah".lirih Wiwik degen langkah gontai berjalan menuju laki-laki yang ditunjuk Fildan.


"Nie bawa tas gue".berbicara sambil melempakan tasnya kepada anak buah Botak.yang berbadan tegap dan memiliki tato disekujur tubuhnya.


"Igat gak waktu pertama kali kita bertemu setelah bertahun-tahun berpisah".Fildan berbicara degan suara setegah menjerit akibat bisingnya suara motor setelah mereka.setegah jalan.


"Hem".jawab Ayra sambil meletakkan dagunya dibahu sang suami.


"pegen diulangi lagi"


"Enggak Ay takut".berbicara degan wajah panik takut jika suaminya buler buat nekat lagi seperti kamaran.


"Kenpa"?.menaikkan alisnya binggung.


"Nanti Aanya memacu motornya degan kecepatan tinggi lagi,Ay takut Aa".megeratkan pelukan sebegai bentuk perlinduga dan rasa takut.


"Ha...ha...".Fildan malah terkekeh geli melihat ulah istrinya.


"Maksud Aa ciumannya mau diulangi lagi gak".sambil megelus tagan halus Ayra yang melingkar diperutnya.


"Engak malu Aa iihh".sambil mencubit perut sispex suaminya.


"Sakit sayang".


"Biarin".balas Ayra kesal.


"Tapi suka kan"?..godanya lagi.

__ADS_1


"Hem"..


"Ay sayang Aa".berbicara sambil mendekap tubuh suaminya erat.


"Jagan dipancing Dek".berbicara sambil meletakkan tagan istrinya tepat keinti tubuhnya yang masih ditutupi celana jens hitam sobek-sobek yang iya kenakan.


''Aa iihh...jahil tau gak.nanti jatuh lho Ay gak mau kalau sampai jatuh ya''.


''Aa sih siap kalau jatuhnya diatas tubuh polos Adek''.celetuknya hinga doi lagi-lagi mendapatkan cubitan dari Ayra.


''Istirahat dulu Aa Ay haus''.


''Dimana sayang''.


''Didepan sana Aa ada warung''.Ayra berbicara sambil menunjuk warung tenda yang ada dipinggir jalan.


''Ok''.jawabnya singkat sambil menghentikan motornya dipinggir jalan.


''Maaf Tuan kita mau apa kesini''.Azmi berbicara sambil menunduk hormat.


''Mau main Golf''.jawabnya asal membuat Azmi geleng-geleng kepala heran.


Kok ada ya anak orang kaya tingkahnya sekonyol ini''?..batin Azmi heran melihat tingkah laku Fildan.


''Waduh kalian ini artis to"?.. celetuk wanita paruh baya pemilik warung sambil menetap mereka penuh takjup.


''Iya artis orang-oragan sawah''.lagi-lagi Fildan nyeletuk membuat semua orang menehan tawa.


''Wahh...gak nyangka bisa didatangi artis orang-oragan sawah''balas ibu pemilik warung degan wajah polos.


Membuat semua yang ada disana tertawa terbahak-bahak.


''Ayra hanya geleng-geleng kepala sambil menutup mulutnya menahan tawa saat melihat wajah binggung pemilik warung.


''Kita mau pesan minum Buk''.lirih Ayra sambil menahan tawanya yang susah untuk berhenti.


''Wah...rame to warungnya''.salah satu pelanggan warung datang juga ikut bergabung melihat takjup pada artis orang-oragan sawah.


''Iya hari ini saya mendapatkan pelanggan spesial mereka ini artis lho''.menunjuk para antek-antek Fildan dan juga sekutunya degan bangga.


''Artis benarkah''?..jawab wanita bertubuh subur degan wajah berbinar.


🌹🌹🌹🌹


Waah...outhor sampai cekikikan sendiri saat menulis humer receh ala Aa Fildan.


Aa Fildan Minta hadiah like vote and komen.


Makasih


Bay...bay..😍😍😍😍


Jagan lupa mampir dikarya outhor yang lain ya''?


j

__ADS_1



Tbc.


__ADS_2