Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par 39


__ADS_3

''Dek ayo sini''.panggil Arkhan setelah Ayra dan Fildan selesai membuka aksesoris dan mencuci mukanya dan menganti pakaian mereka degan pakaian tidur.


''Kemana Kak''.tanya Ayra sambil berdiri didepan pintu menatap Kakaknya heran. kemana lagi iya akan dibawa padahal tubuhnya sudah sagat lelah,dan igin segera beristirahat dan tidur,tapi Kakaknya membawanya pergi entah kemana sekarang.


''Ayo ikut saja,ajak suamimu''.Arkhan berbicara sambil berjalan mendahului adiknya yang mesuk melangkah menemui Fildan.


''Kak dipanggil Kak Arkhan''.berbicara setelah melihat Fildan beru selesai dari kamar mandi.


''Kemana sayang''pertanyaan Fildan yang dijawab Ayra degan menaikkan bahu pertanda bahwa dirinya juga tidak tau.


''Sini masuk''.Arkhan berbicara setelah Ayra dan Fildan berjalan megikutinya dan berdiri tepat didepan kamar yang biasa Ayra tempati.


''Tara''.


''Waah...kamarnya bagus baget Kak''berbicara sambil menatap takjup kamarnya yang sudah disulap menjadi seindah mungkin.


Bunga Mawar bertahta indah diatas kasur,lilin-lilin aroma terapi menjadi peneragan didalam kamar,sagat indah membuat mata Ayra Dan Fildan menatap takjup pemandagan itu.


''Mulai malam ini kalian tidur disini,dan ini tiket pesawat untuk kalian berdua bulan madu''.Arkhan meyerahkan dua buah tiket bulan madu kepada Ayra.yang disambut adiknya itu degan wajah gembira.


''Makasih Kak''.Fildan yang berbicara degan wajah mesumnya.


''Mau mu''.celetuk Arkhan.


''Ya sudah tolong bahagia kan Adik Kakak. jagan penah meyakitinya atau kamu akan berurusan langsung degan Kakak''.Arkhan berbicara sambil menepuk punggung Fildan yang dijawab laki-laki itu degan anggukan mantap.


Sungguh tak pernah terlintas dihatinya untuk meyakiti Ayra,karna sedari dulu hingga sekarang cintanya tak pernah pudar meski banyak cobaan yang harus iya lalui untuk memdapatkan Ayra kembali.


''ya sudah Kakak pergi dulu''.berbicara sambil melangkah pergi.


''Turunin Kak''.pekik Ayra saat Fildan membopong tubuhnya memasuki kamar.

__ADS_1


''Apa kau igin tetap berdiri disana?..


''Apa kau tidak kasihan degan ku''?..


''Kaki Kakak sudah sagat lelah berdiri dan sekarang Kakak mau istirahat''.lirihny setelah meletakkan Ayra diatas seprin bed yang ditaburi banyak kelopak bunga mawar.


''Cup''.satu kecupan Fildan berikan dikening sang istri.


''Kakak mencintaimu Dek berbicara sambil terus megecup seluruh wajah cantik istrinya.


''Malam ini malam pertama kita apa kita bisa memulainya sekarang''.


''mendegar pertayaaan itu membuat Ayra menunduk malu''.


''Ha...ha...kenapa kau harus malu begitu bukankah Adek sudah pernah menikah''.berbicara sambil megankat wajah Ayra yang masih menunduk degan muka yang memerah.


Mandegar perkataan Fildan membuat raut wajah bahagia Ayra berubah menjadi sendu,Ayra masih igat saat malam pertama iya menikah degan Irfan. tak pernah sekalipun laki-laki itu berbuat lembut Padanya bahkan meyetuhnya pun tidak pernah.


''Lho...lho...kok malah nagis''.Fildan kalang kabut saat melihat istrinya sudah menagis tirisak-isak sambil menunduk.


''Maaf...Maafkan Kakak sayang''. berbicara sambil menepuk-nepuk bahu Ayra berusaha menenagkan.


''Huwaaaa''...seketika tagisan Ayra pecah membuat Fildan semakin binggung.


''Waduk kok malah makin kuat nagisnya, Kakakkan sudah minta maaf''.masih berusaha menenagkan degan memeluk tubuh sang istri.


''Kakak jahat''jagan igatkan lagi Ay degan masa lalu Ay yang kelam''.berbicara sambil meyusut ingusnya degan legan baju Fildan.membuat laki-laki itu mendelik dan menarik nafasnya pasrah.iya hanya bisa membiarkan tingkah jorok istrinya. jika tidak iya takut wanita itu akan meraung lagi.


''Iya Kakak minta maaf,Kakak megaku salah''.


''Tapi baju Kakak jagan di bikin lap igus''.berbicara sambil terus menataplegan bajunya yang terus dijadikan lap igus oleh istrinya

__ADS_1


''He..he...maaf..''berbicara sambil cegegesan.


Melihat istrinya sudah bisa terseyum kembali membuat Fildan menarik nafasnya lega, teryata menghubur istrinya sagat lah mudah dalam sekejap saja istrinya itu bisa tertawa kembali.


''Ya sudah tidur ini sudah sagat larut''.


''Malam pertamanya kita lanjut besok,Kakak gak tega jika harus memaksakan kemauan Kakak''.


akhirnya kata itu yang keluar dari mulut Fildan karna sungguh iya tak tega.melihat wajak lelah istrinya.Ayra hanya meganguk pasrah kerna sejujurnya dirinya juga sagat lelah dan megantu.


Ditempat lain


Seorang laki-laki duduk meringkuk dibalik jeruji besi.menatap nanar siaran televisi yang terletak diluar sel khus untuk menjaga atau bisa disebut polsuspas.


Terdegar jelas bahwa Ayra mantan istrinya hari ini menikah degan kekasihnya yaitu laki-laki yang membantu Ayra untuk kabur kemaren,seketika raut wajah Irfan megeras sorot matanya penuh dendam.


''Kurang ajar wanita sampah kau telah menghancurkan hidup ku''.geramnyaa degan gigi yang bergemeletuk menahan emosi.


Sepertinya laki-laki ini masih belum sadar akan kesalahannya, buktinya iya masih belum jera dan mau bertaubat.setelah apa yang terjadi pada rumah tangganya dan dirinya.


🌹🌹🌹


Maaf ya hari ini outhor updetnya dikit baget habis kepala outho itu pusing baget.


''Kasi outhor hadiah like vote and komen biar pusing kepala outhor sembuh woke.


Makasih.


bay...bay...😍😍😍


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2