Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par26


__ADS_3

''Baik Tuan saya akan kesana sekarang juga''.jawab Abdul cepat.


Tuan Bram sedikit bernafas lega dan terseyum mendegarkan hari kehancuran orang-orang yang megusik keluarganya.


''Ayah ayo sarapan dulu Ayah belum makan dari tadi''.ucap Ayra saat melihat sang Ayah baru keluar dari ruagan kerja.


''Iya Nak ayo ''.jawab Adam sambil terseyum membuat Ayra heran melihat wajah ceria sang Ayah.iya yakin bahwa sang Ayah telah melakukan sesuatu Ayra sungguh tau siapa sang Ayah.


*****


Dikampung tempat tinggal Irfan.


Pegacara Abdul baru saja sampai disana iya degan cepat berjalan menuju tempat biasa Ayra dan Irfan tinggal.


Abdul pergi kekampuang tempat Irfan tinggal degan membawa beberapa pegawal untuk menjaganya.


''Tok...tok...tok''...


''Permisi''.tak ada jawaban


''Permisi apa ada orang didalam''.tetap tidak ada jawaban.


''Tok...tok...tok....


Hening hingga beberapa menit berikutnya terdegar suara tawa laki-laki dan Wanita didalam rumah entah siapa lagi wanita yang menjadi kekasih laki-laki pecundang itu.


Sementara Abdul hanya berdiri dan mendegarkan tawa manusia tidak ada akhlak yang ada didalam rumah sambil berkata.


''Tolong pinta kunci cadagan pada pemilik kos-kosan ini''.pintanya pada salah satu pegawal.


''Ini Pak''.ucap salah satu pegawal pada Abdul setelah mendapat kan kunci cadang Kos-kosan. diikuti sang pemilik kos-kosan degan wajah heran dan juga takut.


Degan cepat Abdul meraih kunci dan segera membukanya.


''Braaak''...


Pintu kamar langsung didobrak oleh salah satu pegawal saat Abdul sudah berdiri tepat didepan pintu kamar.


Terlihat dua sejoli yang sedang berpacu tampa meyadari kericuhan yang sedang terjadi diluar,


''Seret dia keluar''.lirih Abdul memerintahkan anak buahnya sambil berjalan menjauh, sungguh iya benar-benar jijik melihat pemandagan yang memalukan itu.

__ADS_1


''Baik Bos''.jawab mereka serantak.


"Oh tidak duo manusia tidak punya akhlak ini masih asik memompa senjata ampuhnya, malah gue jadi ikut-ikutan pegan lagi"batin pegawal sambil menelan slivanya melihat Irfan dan Merry masih bercinta tepat didepan matanya.


"Hey bangsat cepat pakai bajumu".lirihnya sambil tetap berdiri mematung.


"Si...si.....apa...lo''....jawab Irfan degan nafas gis-gosan karna doi masih tetap memacu gerakannya.


"Kalian tidak perlu tau mau keluar degan megenakan pakaian atau keluar tampa pakaian''. tanya para pegawal lagi.


"Ahhh....oh....sayang''...lirihnya mencapai pelepasan tampa Irfan ketahui para penjaga yang lainnya telah merekam kejadian yang baru saja terjadi.


"Siapa kalian mau apa kalian kesini''.ucapnya masih degan napas yang gos-gosan.


"Kamu tidak perlu tau cepat bersiap dan segera keluar ada yang igin bertemu deganmu".


Sementara Merry wanita itu terseyum menggoda menatap para penjaga yang menurutnya sagat tampan dan menggiurkan tapi sayangnya para penjaga tidak akan menoleh pada wanita murahan seperti dirinya.


Setelah selesai berpakaian lengkap dan mandi Irfan dan Merry keluar dari dalam kamar,terlihat Merry keluar degan hanya menggunakan tengtop dan celana yang sagat pendek.


Matanya meneliti Abdul dari atas sampai kebawah laki-laki tampan degan setelan Jas rapi,memiliki kulit yang sagat bersih mata sipit dan tubuh jangkung membuat birahinya memuncak, iya rela harus lelah melayani para laki-laki didepannya ini jika mereka mau batinnya.


"Ikut kalian memangnya gue mau dibawa kemana".tanya Irfan heran.


"Tidak perlu banyak tanya ikut kami degan cara baik-baik atau degan cara kekerasan".sambung Abdul lagi.


"Siapa lho memangnya dan apa mau lho".serkas Irfan degan nada tinggi membuat Abduk makin geram.


"Buk''...satu pukulan mendarat diperut Irfan saat Abdul memberikan koda kepada anak buahnya.membuat Irfan terduduk dilantai.


"Hey...ada apa ini''...pekik Ayu saat melihat Adiknya dipukuli.Wanita itu baru saja datang setelah diberi tahu Ibu pemilik kos-kosan.


"Maaf anda siapa".tanya Abdul malas.


"Kalian yang siapa".serkas Ayu jegah sambil membantu sang Adik duduk.


"Sudah seret saja dia''... dia sagat lama. saya tidak ada waktu untuk bermain-main degan sampah seperti dia".perintah Abdul tampa mau dibantah.


"Lepas brensek"...


"Diam atau kami akan menghajarmu"..ucap pegawal satu.

__ADS_1


''Hey kenapa kalian memperlakukan Adik saya seperti ini''.jerit Ayu saat melihat sang Adik dipaksa untuk ikut degan cara deseret karna Irfan terus menolak untuk pergi.


''Ikut saja jika kau mau, mungkin disana kau akan dibutuhkan paling tidak untuk menghapus air mata laki-laki sampah seperti dia''.lirih Abduk sambil terus berjalan.


*****


Kini Abdul dan semua Anak buahnya termasuk Irfan,Ayu,dan kedua orang tua Irfan juga ikut karna mereka kawatir Anak laki-laki satu-satunya mereka akan dibawa kemana,jagan lupakan Merry juga ikut karna doi berharap salah satu dari laki-laki tampan nan gagah yang ada didalam speet boat ini ada yang kepincut padanya.mimpi kalinya Merry mana mau laki-laki kece sama cewek receh.


Sudah sampai ayo turun perintah salah satu pegawal Abdul.


Saat Ayu,Irfan,Merry dan kedua orang tua Irfan keluar dari Speet boat terlihat mobil mewah berjejer rapi untuk menjemput mereka.


Semua itu segaja Tuan Adam lakukan iya akan menunjuk kan dan membuktikan degan siapa sekarang Irfan berurusan. iya pikir tak apalah sekali-kali Jumawa sama sampah seperti mantan menantunya ini.


Iya akan membuat Irfan meyesal dan menagis darah,megemis dan meminta ampun atas semua yang akan iya lakukan dan kejutan yang akan iya tunjukkan.


''Ayo cepat masuk''.perintah anak buah Adam meminta keluarga Irfan termasuk Merry untuk masuk kedalam mobil yang telah disedia kan.


''Sebenarnya kita mau kemana sih''.keluh Irfan lagi saat ini iya benar-benar merasa geri,meskipun iya disambut degan fasilitas mewah tapi siapa yang mampu melakukan ini semua,Irfan yakin yang bisa memiliki fasilitas semewah ini hanya orang-orang tajir dan terpandang.


''Ikut saja jagan banyak bacot''.jawab Abdul sebel.


Selang beberapa saat kini mereka telah sampai didepan kantor Agama saat Irfan dan keluarganya keluar terlihat Ayah Ayra dan Adik Istrinya itu yang paling kecil keluar dari mobil Koeningseeg CCXR Trevita degan harga 68 milyar mobil ini adalah mobil Limited edition mobil yang hanya ada tiga didunia.dan yang paling mewah diantara mobil-mobil yang lain. seketika Irfan langsung tergaga mulutnya terbuka lebar mobil siapa yang Ayah dan Adik iparnya tumapangi''.itu pikir Irfan.


Tapi sejurus kemudian Irfan kembali.terkejut saat Melihat Ayra keluar dari mobil yang sama degan sang Ayah hal itu bukan saja membuat Irfan saja yang terkejut semua keluarga Irfan juga ikut terkejut tapi sejurus kemudian iya mencibir.


''Paling hasil jual diri''.dumelnya pelan karna takut didegan anak buah Abdul.


Setelah Tuan Adam Ayra dan Ben keluar Abdul menghampiri beliau dan menunduk hormat diikuti oleh para pegawal yang lain.


''Permisi Tuan"..Perintah Tuan sudah saya laksanakan''.ucapan Abdul membuat Irfan dan keluarganya serasa igin pingsan.apa mungkin Ayra dan keluarganya setajir itu gak mungkin kan''.?


Selama ini iya tak pernah sekalipun megetahui jika Ayra itu orang yang tajir yang iya tau Ayra adalah anak dari seorang pembantu.


"Ah itu semua tidak mungkin mana mungkin seorang upik abu akan menjadi sinderela"..tapi jika memang iya""?.. aduh Irfan kamu harus berjuang kembaali untuk menaklukan Ayra agar kamu bisa meguasai Harta dan bisa menikmati kemewahannya degan semua wanita-wanita cantik".batin Irfan.


Sementara Merry wanita itu kini sedang menatap Ben degan lekat laki-laki muda yang tampan dan mempu membuatnya tak berkedip.


"Baik cepat selesaikan semuanya dan bawa laki-laki itu masuk".jawab tuan Adam digin dan terkesan meyeramkan.


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2