
"Dek kenapa Diam"?.
"Eh...tidak Kak.apa tadi yang ingin Kakak tanya kan"?tanyanya mencoba untuk menetralkan kekalutan hatinya.
"Tolong tanda tagani ini".
Akhirnya Arkhan langsung pada titik persoalanan.
''Apa ini Kak''.lirih Ayra sambil meraih kertas yang disodorkan Arkhan.dengan tangan bergetar.
''Kakak rasa Adek sangat pintar dan paham itu surat apa''?.
''Tapi Kak. bukan ini yang Ay inginkan,Ay ngak mau gagal berumah tangga untuk yang kedua kalinya Kak''.
''Tapi apa kamu tidak ingat"?.. bagai mana perlakuan Fildan terhadapmu"?.. sekarang kamu pikirkan baik-baik pilih Fildan atau David putra mu''?.setelah memberikan pilihat yang sulit kepada sang adik. Arkhan langsung melangkah keluar dari kamar adiknya itu.
Meninggalkan Ayra yang kini langsung lemas dan terduduk dikursi panjang yang ada dibalkon.seketika itu juga air matanya menetes tanpa bisa iya tahan.
''Bukan ini pernikahan yang Ay idamkan,Ay memang kecewa dengan A Fildan. tapi bukan seperti ini caranya.ini sangat menyakitkan''.gumamnya lirih.
Yakinlah jika seandainya pernikahan yang petama mengalami kegagalan. tapi dipernikahan yang kedua juga harus mengalami kegagalan.hati siapa yang tidak hancur dan merasa dirinya lah yang salah disini bukan suaminya.
Ayra memukul-mukul dadanya yang semakin terasa sesak mengingat rumah tangganya yang kini sedang berada diujung tanduk.
''Cobaan apa lagi ini ya allah"?.. harus kah dirinya mengalami kegagalan lagi untuk yang kedua kalinya.
__ADS_1
Diluar
"Mau kemana kamu"?.tanya Arkhan sesaat setelah dirinya melihat wanita itu masuk.
"Pak tolong isinkan saya menemui Ayra sebentar saja''.pintanya dengan nada memelas.
''Jagan harap''.
''Plis Pak, saya mohon''.
Bukannya menjawab Arkhan malah menarik tangan Wiwik dan membawanya masuk kedalam kamarnya.
"Pak apa yang kau lakukan"?.tanya Wiwik panik karna Arkhan langsung mengunci pintu kamar miliknya.
Tagan yang satunya iya gunakan untuk memegang kedua tagan wanita itu dan meletakkannya kebelakang.
Setelah semua kancing jemeja yang dikenakan Wiwik terbuka tangan Arkhan yang satunya meremes gundukan kenyal wanita itu degan lembut.hinga membuat wanita yang kini iya kuasai ikut terbuai dengan permainannya.
Perlahan Arkhan menuntun Wiwik menuju ranjang, kemudian dengan cepat iya kembali mengukung tubuh yang kini sudah setengah terbuka itu.
''Pak plis''.
''Diam lah''.ucap Arkhan kemudian langsung menjalankan aksinya kembali,iya terus bermain-main diarea paporitnya, membuat wanita yang ada dibawah kendalinya melengguh pelan.
"Jagan Pak kumohon". pintanya memohon pada saat Arkhan ingin membuka bawahannya yang kini iya kenakan.
__ADS_1
"Aku akan bertangung jawab nanti.kau tenang lah".
"Ngak lepas Pak".yang namanya Wiwik paling takut dengan malam pertama. dan hal itu juga membuat wanita itu semakin memberontak dan menangis.sambil menendang-nendang kesembarang arah.
Hinga Arkhan yang sudah siap dan On langsung down seketika.
''Kau ini kenapa"?.
"Apa Bapak gila"?..apa yang Bapak lakukan padaku membuatku takut".jawabnya dan langsung berdiri.kemudian mngancing kemejanya dengan cepat dan meraih tas selepangnya dengan tergesa-gesa.namun belum sempat Wiwik mencapai pintu Arkhan dengan cepat menarik tagan wanita itu.
''Cup''.satu kecupan siangkat lebih tepatnya Arkhan menghisap kuat bibir Wiwik.
''Aku akan secepatnya menikahimu''.ucapnya setelah ciuman itu terlepas.
''Gila''.umpat Wiwik kemudian langsung kabur menuju kamar Ayra.
🌹🌹🌹🌹🌹
Waaahh...bahaya ni babang Arkhan.giliran lagi emosi malah Wiwik yang apes.
Jagan lupa hadiah like vote and komen makasih.
Bay...bay...😍😍😍
Tbc.
__ADS_1