
''Mbak kenapa ada disini''?gadis remaja itu bertanya sambil menatap wajah Ayra intens.
"Saya".akhirnya Ayra menceritakan semua yang iya alami,namun Ayra sama sekali tidak menceritakan siapa iya sebnarnya.itu semua iya lakukan karna iya takut seseorang akan memanfaatkan dirinya untuk mencari keuntugan tersendiri.
''Ya ampun Mbak kasian sekali,ayo Mbak makan''.
''Iya makasih''.Ayra menatap menu makanan yang tersaji diatas tikar anyaman,ikan asin goreng dan nasi putih.untung saja iya bertemu degan orang baik.jika tidak entahlah bagai mana nasipnya sekarang"?..
Degan cepat Ayra memgambil piring,nasi dan juga ikan asin goreng kemudian makan degan lahapnya.
''Maaf ya Mabk cuma ada ini''.
''Gak apa-apa,ini enak Kok''.Ayra berbicara sambil menyuapkan makanan degan tagannya.
''Ternyata ikan asin goreng pakai nasi aget enak ya''?
''Bukan enak Mbak tapi cuman adanya itu''.
''Disini nama nya kampung apa''?..
''Ini Rokan hilir Mbak tepatnya dihutan senepis''.
''Dari kota K jauh Gak''?..
''Apa Mbak kota K"?.. ya jauh lah Mbak''.gadis remaja itu langsung saja berdiri karna terkejut.
"Oh..iya nama Mbak siapa".gadis remaja itu terus saja berveloteh.
Sepertinya gadis ini termasuk gadis remaja yang cerewet.
"Nama Kakak Elvi".bohongnya itu semua iya lakukan karna iya takut Irfan dapat mengendus keberadaannya.
"Wahh..bagus.ya..nama Mbak,seperti nama penyenyi dangdut".
Ayra menaggapi bocah cerewet itu hanya degan tersenyum kemudian bertanya.
''Nama kamu siapa''?..
''Siti Mbak''.
''Oh''.balas Ayra sambil menganguk.
''Itu Abang ku Mbak namanya Fadil''.gadis yang bernama Siti itu langsung bersuara saat Ayra menoleh kearah laki-laki aneh yang kini sudah beranjak dari dapur.
__ADS_1
''Mbak mau mandi gak''?..
''Iya''.jawab Ayra singkat karna sedari kemaren dirinya belum merasakan segarnya air.
''Ayo Mbak kita kesungai''.
''Kesungai''?tanya Ayra memastikan
''Iya Mbak kesungai,ayo keburu malam''.Siti langsung saja berjalan duluan deiikuti Ayra dari belakang.
"Wahh....pemandagannya bagus baget ya"?..
"Iya Mbak disini suasananya masih alami".
"Ayo Mbak mandi".
"Mbak gak bawa baju Siti".Ayra berbicara sambil meneliti gamis yang iya kenakan.hanya ini satu-satunya pakaian yang iya miliki.lalu jika iya sudah selesai mandi,Ayra harus pakai baju apa lagi"?..itu pikirnya.
"Oh..iya ya Mbak aduh gimana dong Siti lupa Mbak".
"Siti iko baju ha untuk budak betino tu".
"Elvi namonyo Mak".Siti berbicara degan Ibunya yang baru saja datang degan membawakan pakaian ganti untuk Ayra.
"Ayo Mbak mandi Emak sudah membawakan baju ganti untuk mu".
Siti berbicara sambil menunjuk pakaian yang dibawa Emak degan telunjuknya.
"Iya makasih".
"Wahh...airnya digin baget ya"?..ucap Ayra sesaat setelah dirinya masuk kedalam sungai.
"Iya Mbak,sudah yuk Mbak"?..
"Sudah sore,takut Mbak,kalau nanti kita sampai rumahnya kemalaman disini hutan banyak binatang buas".
"Oh..iya Ayo".
Disepanjang perjalanan semua mata yang menatap Ayra melihatnya penuh takjup.
"Eh..Siti itu siapo"?...
"Saudaro Bang".
__ADS_1
"Kiim salam Yo"?..
"Hem".jawab Siti malas.
"Dia bilang apa tadi"?..tanya Ayra yang tidak mengerti degan apa yang laki-laki itu katakan.
"Dia bilang dia titip salam sama Mbak".
"Oh...itu ya"?..
"Lain kali ajari Mbak bahasa kalian ya"?..biar Mbak gak binggung lagi,entar kalau Mbaknya dimaki-maki tapi Mbaknya gak tau artinya kan lucu".
"Ha..ha...,Mbak lucu".lirih Siti sambil tertawa.
"Oh...ya..Bapak kamu kemana Siti kok dari tadi gak kelihatan".
"Bapak udah ngak ada Mbak,udah meninggal sejak Siti dan Abang masih kecil.ya itu lah penyebabnya Abang jadi pendiam dan menjadi aneh".
"Kenapa"?
"Gak tau Kak mungkin Abang terpukul degan meninggalnya Bapak".Siti berbicara degan wajah sendu.
"Sudah Azan ayo sholat Mbak".ucapnya mengalihkan pembicaraan.
"Eh..iya"..
*****
Pukul delapan malam setelah tadi mereka selesai makan Siti mengajak Ayra untuk masuk ke dakam kamar dan beristirahat,seketika itu juga igatannya mengarah kepada sang suami,Ayra yakin suaminya itu kini pasti sedang mencemaskannya,
Ayra menarik nafasnya panjang kemudian mencoba untuk tidur.
Subuh menjelang
Suara kicau burung yang bersahut-sahutan membuat suasana pagi terasa sagat menyenangkan,disini memang sagat sunyi dan disekelilingi hutan. namun suasananya yang sejuk membuat tidur Ayra menjadi nyenyak,entah karna lelah atau karna sejuknya udara Ayra tidak tau,yang penting iya bisa tidur degan nyeyak meskipun hanya beralaskan tikar anyaman.
🌹🌹🌹🌹🌹
Udah dulu ya kalau ada typo kasintau outhor soalnya malam ini outhor ngebut baget,mata gantuk tubuh lelah jadinya maklumin aja namanya juga manusia tempatnya salah dna khilaf.🙏🙏🙏
Jagan lupa hadiah like vote and komen makasih
Bay...bay...😍😍😍😍
__ADS_1
Tbc.