
Seminggu berlalu.
Setelah kembalinya Dara dan Albert dari bulan madu, mereka berempat pun kembali menjalani aktivitas seperti biasa, namun berbeda dengan Nindy yang sekarang masih sibuk mengurus perusahaan Dara karna saat ini Dara sedang mengikuti program kehamilan.
Wanita itu tidak boleh kelelahan dan harus menjalani berbagai kegiatan untuk program kehamilannya.
Dan karna itu Nindy yang menggantikan Dara untuk mengurusi perusahaan seperti sebelumnya.
Nindy pun tak lagi bertemu dengan Mike, yang biasanya mereka akan bertemu di rumah atasannya untuk menjemput Albert dan Dara ke kantor, kini hanya Mike sendiri yang melakukan itu.
Sekarang Nindy akan langsung pergi ke kantor Dara.
Hal itu membuat Mike diam-diam merasa merindukan sosok perempuan yang sudah berubah sifat dari macan betina menjadi hello kitty yang sangat imut menurutnya.
Namun Mike tidak tau apa alasan yang akan dirinya ajukan jika tiba-tiba saja ia datang menemui gadis tersebut karena merindukannya.
Itu sungguh memalukan!
Kini Mike dan Albert sudah sampai di kediaman atasannya tersebut, mereka baru saja pulang dari kantor pukul lima sore.
Sepertinya biasa Mike selalu mengantar jemput Albert kemana pun pria itu pergi.
Keduanya langsung keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
Disana Dara sudah menyambut kepulangan suaminya, mereka nampak begitu mesra bahkan semakin bertambah mesra jika Mike perhatikan.
"Sayang apa yang ada di tanganmu?" Tanya Albert pada Dara.
"Oh ini, ini adalah berkas yang sudah aku tanda tangani" Jawab Dara.
Albert mengernyitkan alisnya, masih tidak mengerti dengan tujuan Dara membawa kertas itu.
"Lalu akan kau apakan berkas itu?"
"Aku ingin menyuruh Mike untuk mengantarkannya pada Nindy" Ucap Dara menjelaskan.
Pandangan wanita itu pun beralih pada Mike, ia menyodorkan selembaran kertas tersebut pada asisten suaminya.
Mike mengambil kertas itu dengan senang hati, Ini adalah kesempatan bagi dirinya untuk bertemu dengan perempuan yang selama ini selalu ada dalam pikirannya.
"Tentu Nona, sama sekali tidak merepotkan. Kalau begitu saya pamit dulu"
"Baiklah, hati-hati Mike" Seru Dara.
Mike pun mengganguk sebagai balasan, lelaki itu pun berlalu dari sana dan memasuki mobilnya kembali.
"Ayo sayang kita kembali ke kamar" Ajak Albert disana.
__ADS_1
"Ayo" Dara pun menggandeng lengan kekar sang suami sambil berjalan ke arah kamar mereka.
***
Di dalam mobil Mike tak henti-hentinya tersenyum, ia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Nindy.
Lelaki itu melirik ke arah jam tangan yang masih menunjukkan pukul setengah enam sore, sepertinya Nindy belum pulang ke apartemen.
"Sebaiknya aku mengantarkan berkasnya nanti malam saja" Gumam Mike.
Tapi sedetik kemudian lelaki itu berubah pikiran kembali.
"Tapi aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengannya!"
Perasaan bingung pun mulai melanda pikiran dan hati Mike.
"Tapi jika aku menemuinya sekarang di kantor pasti waktu kebersamaan ku dengan Nindy akan sangat sebentar, berbeda jika sudah ada di apartemen, kami pasti akan lebih santai" Pikir Mike.
Mike menghela nafas panjang, akhirnya ia pun memutuskan untuk menemui Nindy nanti malam.
Lagipula ia harus bertemu dengan wanita itu dalam keadaan segar dan wangi, tidak seperti sekarang.
Mike terus tersenyum tidak jelas, sepertinya Mike tidak sadar akan tingkah anehnya akhir-akhir ini, lelaki yang asalnya kaku dan dingin berubah menjadi budak cinta layaknya seorang remaja.
__ADS_1