
''Kak apa yang sebenarnya terjadi, tolong kasi tau Ben Kak''.pintanya dengan penuh harap.
''Ben temani Ayah''.panggilan dari Arkhan membuat Fildan bisa bernapas lega dan juga ngeri secara bersamaan, sesaat menatap mata penuh kebincian dari Kakak iparnya itu.
''Baik Kak''.jawab Ben dengan nada lesu.
''Jagan pernah kau ikut canpur lagi dengan masalah keluargaku''.tudingnya pada Fildan dengan penuh amarah.
''Tapi Kak Ayra masih istri Fildan Kak''.
''Untuk saat ini iya, tapi belum tau untuk besok atau lusa''.kesalnya sambil melangkah kemudian kembali berbalik.
''Dan ingat jangan pernah beritahukan berita ini kepada Ayah atau kau akan menyesal nanti''.setelah mengatakan itu semua.Arkhan langsung melangkah pergi menuju ruangan sang Adik,iya igin melihat kondisi adik perempuannya itu.
Sementara Fildan mengusap wajahnya kasar dengan frustasi.
****
Sudah hampir satu minggu Ayra mengalami koma, sejak saat itu juga Arkhan meminta para Bodyguard untuk menjaga ruagan sang Adik dengan ketat.
__ADS_1
Ya setelah menunggu hinga besok paginya, ternyata Ayra tidak memperlihatkan jika dirinya akan sembuh dan sadar.hinga akhirnya Dokter menyatakan jika sang Adik mengalami koma.
Sementara Tuan Adam sudah mngetahui semuanya karna Arkhan terpaksa mengatakannya,karna pada saat anak laki-laki sang Adik keluar dari rumah sakit. iya membawanya pulang kerumah utama,yang jelas itu semua membuat tuan Adam heran anak siapa yang Arkhan bawa"?.
Dan jika Arkhan tidak mengatakan yang sebenarnya,makan alasan apa lagi yang biaa iya berikan selain dari berkata jujur.
Awalnya sang Ayah sangat murka,namun Arkhan berusaha untuk menenagkan laki-laki paruh baya itu,hinga akhirnya iya melepaskan semua masalah kepada putra sulungnya itu.
*****
"Pagi Dek gimana kabarnya apa masih betah dalam tudur mu"?.sapa Arkhan disiang itu saat dirinya mengunjungi sang Adik.
"Apa Adek tidak igin melihat putra tampanmu,Kakak yakin dia sangat merindukan mu,kau tau Dek dia sekarang sudah semakin tampan,bahkan wajahnya sangat mirip dengan laki-laki bodoh itu".kesal bercampur sedih mengelayuti hati laki-laki tampan itu.
"Tolong jaga Adikku, jagan sampai laki-laki bernama Fildan mendatanginya".
"Baik tuan".
Setelah mengatakan itu semua Arkhan melangkah pergi menuju kantornya kembali. kerna kebetulan setelah ini doi harus menghadiri rapat dikantornya.
__ADS_1
Ditempat lain.
Seorang laki-laki menyendiri dikesunyian rumah. ditemani hewan peliharaannya yang biasanya menjadi sesuatu yang bisa membuatnya tenang, namun tidak untuk beberapa hari ini.justru akhir-akhir ini saat dirinya melihat hewan peliharaannya, apa lagi mengingat ketika istrinya meminta Ayam jago kesayangannya. membuat hatinya seperti diremas penuh dengan penyesalan dan kekalutan. hinga berhari-hari yang iya lakukan hanya lah menanggis dan pergi kerumah sakit kemudian kekediaman keluarga Adam. namun hasilnya tetap nihil, iya tetap tidak menemui apa yang igin iya lihat dan iya temui,ketatnya penjagaan yang dilakukan Arkhan membuat dirinya kehilangan akses untuk menemui sang istri mau pun Sang anak.
"Hiks..hiks...sayang maafkan Aa Dek".lirihnya bejalan gontai menuju kamar sang istri.itu lah aktifitasnya beberapa hari ini,menanggis dikamar sang istri dengan penuh penyesalan.
"Tuan makan siang dulu sekarang sudah hampir sore,dari tadi pagi tuan belum makan apa-apa"?.pangil wanita paruh baya itu dengan nada prihatin.
"Saya ngak lapar Bik".jawabnya tanpa menoleh.
"Makan lah sedikit Tuan,agar tuan tidak sakit.Bibik yakin Non Ayra akan sedih jika melihat suaminya seperti ini.Tuan tau kan bagai mana sayangnya nyonya dengan tuan".
Mendengar ucapan pembantunya, bukannya membuat Fildan semakin membaik.malah membuat laki-laki itu semaki meraung semakin menyesali semua perlakuan buruknya kepada sang istri.
''Aduh kenapa malah jadi begini,saya harus apa sekarang''?..
🌹🌹🌹🌹🌹
Harus like vote hadiah and komen dong makasih.
__ADS_1
Bay...bay...😍😍😍🥰🥰
Tbc.