
''Kamu dimana Sayang''.Fildan berlari keluar dari toilet.tujuannya sekarang igin menemui pemilik Restoran atau paling tidak meneger restoran ini.iya igin melihat rekaman CCTV agar iya bisa tau dimana keberadaan istrinya sekarang.
''Meneger restoran ini dimana".Fildan bertanya degan nafas yang ngos-ngosan karna sudah berlarian sepanjang restoran.
"Maaf ada perlu apa ya Pak"?..seorang pelayan yang baru saja Fildan tanyai malah balik bertanya.
"Saya bertanya meneger restoran ini dimana, bukan kamu malah balik bertanya".Fildan sudah emosi bahkan laki-laki itu kini sudah menggebrak meja,membuat semua pengunjung yang ada disana menatapnya penuh tanya.
''Maa....maaf Pak''.lirihnya degan suara bergetar.
''Maaf Pak ini ada apa ya''?..seorang laki-laki berpakaian jas lengkap datang saat mendegarkan keributan ditegah restoran.
''Pak tolong saya igin melihat rekaman CCTV istri saya diculik Pak,saya igin melihat siapa yang sudah berani melakukan ini semua''.Fildan berbicara tampa basa-basi.kini laki-laki itu benar-benar emosi dan kawatir wajahnya memarah giginya bergemeletuk menahan geram.
''Tapi Pak tidak mungkin istri Bapak diculik didalam restoran yang seramai ini''.
''Pak tolong sebelum semuanya terlambat, karna saya tidak punya banyak waktu untuk menjawab pertanyaan Bapak,tapi jika sampai istri saya kenapa-kenapa saya pastikan anda akan menyesal seumur hidup dan saya pastikan besok restoran ini akan menjadi milik saya dan Bapak tau itu artinya apa"?..saya akan memecat anda sekarang cepat antar saya keruagan monitor''.Fildan berbicara sementara tagannya mencengkram kuat kerah jas yang dipakai laki-laki yang ada didepannya sekarang.membuat laki-laki itu bergetar ketakutan kemudian menjawab.
''Baik Pak ayo ikut saya sekarang''.
Fildan berjalan cepat menuju ruagan monitor iya sampai melupakan anak buahnya yang selalu iya tugaskan untuk menjaga sang istri.
''Setan berani kau mengaganggu ketenaganku, berarti kau mau mencari mati''.geramnya degan gigi bergemeletuk kuat,menahan kesal bahkan kini tagannya terkepal erat hinga jari-jarinya memerah.
Laki-laki yang ada didepannya pun ikut bergidik ngeri saat melihat kemarahan laki-laki disampingnya sekarang.
Fildan degan cepat menelfon Azmi.
"Diamana saja kau bodoh"?..kenapa istri ku bisa diculik,bukankah kau sudah kuperintahkan untuk mengikuti pergerakan bajigan itu,lalu kenapa sekarang dia bisa menculik istri ku bangsat".suara Fildan yang menggelegar membuat laki-laki disebelahnya bergidik ngeri.
Siapa laki-laki disebelahnya ini sampai iya mampu membayar orang untuk menjaga istrinya.
Ditempat lain.
Azmi yang sedang berhenti didepan sebuah rumah sederhana laki-laki itu baru saja membantu Wiwik untuk mencari kos-kosan.
''Tuan''.lirihnya sambil menggeser tanda hijau dilayar ponsel.
Belum sempat Azmi berbicara suara menggelegar Fildan membuat kupingnya sakit sekali gus ketakutan,sagat jelas terdegar bahwa Bosnya itu kini sagat murka.
''Ini semua gara-gara wanita sialan itu''.gerutunya sambil mendelik menatap Wiwik.
Namun wanita itu hanya cengengesan menaggapi kemarahan Azmi,
__ADS_1
Karna sudah sedari tadi laki-laki itu mengomel padanya So...dia tidak perdulu yang penting sekarang doi sudah mendapat kos-kosan.
''Lho mau kemana''? tanya Wiwik saat Azmi menghidupkan motornya dan beranjak igin pergi.
''Bukan urusan lho,gara-gara lho Nona Ayra jadi diculik.sekarang apa lho bisa menemukannya dasar wanita payah''.setelah megatakan itu semua Azmi langsung melangkah pergi.
''Ayra diculik"?.. oh ya Allah ini pasti ulah Irfan kurang ajar Irfan''.gumam Wiwik ikut-ikutan geram dan merasa kawatir.
Sungguh iya benar-benar menyesal sekarang. andai dirinya tidak meminta Azmi untuk membawanya kejadian seperti ini tidak akan sampai terjadi sekarang iya harus bagai mana''?..
Wiwik mondar-mandir didalam kos-kosan iya mengigit kuku-kukunya karna kawatir.
''Lho kemana Ay kalau lho gak ditemukan gue bisa mati,semua orang akan menyalahkan gue''.lirihnya pelan sambil tetap mondar-mandir didalam ruagan.
Direstoran
Setelah melihat rekaman CCTV Fildan degan cepat menelfon Azmi kembali,agar laki-laki itu bisa memerintahkan seluruh anak buah nya untuk memblokir disetiap setasiun,terminal dan bandara-bandara yang ada dikota K.iya tidak igin Irfan sampai membawa jauh istrinya apa lagi membuat istrinya celaka.Fildan berjanji pada dirinya sendiri jika itu semua sampai terjadi iya sendiri yang akan menghabisi Irfan degan tagannya sendiri.
Fildan degan cepat berjalan keluar dari restoran dan igin pergi kerumah keluarga Salman, tujuannya igin meminta bantuan Kakak iparnya dan juga mertuanya.karna sudah bisa dipastikan keluarga Salman memiliki banyak jarigan diberbagai daerah.
''Asaalamualaikum''.Fildan mengetuk pintu rumah secara bertubu-tubi saat iya sudah sampai didepan rumah Ayra.
''Eh..den Fildan masuk Den''.
''Ayah mana Bik''?..Fildan bertanya namun kakinya sudah melangkah cepat memasuki rumah.
''Tok.tok..tok''.
''Masuk''.
''Ada apa Fildan kenapa wajahmu panik begitu''?..tuan Adam sudah memiliki firasat buruk saat melihat wajah kusut menantunya itu.
''El Yah''.sudah hampir menangis.
''Ayra kenapa kenapa''?..suara tuan Salman sudah mulai meninggi dan beliau sontak berdiri dari duduknya.
''El diculik bajigan itu Yah''.
''Brak''.Taun Adam langsung menggebrak meja. degan wajah yang sudah memerah menahan emosi,bahkan tagannya sampai berdarah akibat kuatnya menghantam meja.
''Ada apa Yah''?..Ben yang mendegar suara brisik langsung saja berlari turun kebawah.
''Ada apa ini Kak''?..wajah Ben sudah mulai panik saat melihat ketegagan diruagan ini. ditambah lagi saat melihat tagan Ayahnya megeluarkan darah.
__ADS_1
"Ayra diculik Ben".
"Apa"?.. siapa pelakunya Kak"?..
"Irfan".bukan Fildan yang menjawab melainkan tuan Adam.
Setelah mengatakan itu semua beliau degan cepat meraih gagang telfon dan menelfon seluruh anak buahnya agar bisa memblokir seluruh jalanan yang ada dikota K.
"Bangsat".umpat Ben yang tak kalah emosi.
"Yah Kak Arkhan mana Yah"?..Fildan bertanya cepat,karna tujuannya datang kesini igin menemui Arkhan.karna iya akan mengajak Kakak iparnya itu untuk mendatagai kedua orang tua Irfan.
"Ada apa ini"?pucuk dicinta ulam pun tiba. disaat dibutuhkan Arkhan langsung datang.
"Kak sekarang temani Fildan kekampung bajigan itu Kak El diculik sama bajigan itu Kak".
"Kenapa bisa"?..kenapa kau ceroboh Fildan sudah kukatakan kau jaga Adikku kenapa kau bisa teledor".Arkhan langsung saja menarik kerah kemeja Fildan dan mendorong tubuh laki-laki itu ketembok.
''Arkhan berhenti''.suara tuan Adam yang mengelegar membuat cemgkraman tagan Arkhan melemah.
''sekarang bukan saatnya untuk saling menyalahkan,sekarang cepat pergi kekampung bajigan itu kalau perlu sekap keluarganya agar iya mau melepaskan putriku''.lirihnya sambil memegangi dadanya yang sakit.
''Ayah''.pekik yang ada disana saat melihat wajah laki-laki paruh baya itu meringgis menahan sakit.
''Kalian pergilah Ayah akan baik-baik saja,Ayra sagat membutuhkan kalian sekarang.kalian harus menemukan putriku''.
''Ben jaga Ayah Kakak pergi sekarang''.
''Baik Kak''.
''Istirahatlah Yah Arkhan janji akan segera membawa Adik Arkhan pulang''.lirihnya menahan emosi yang memuncak, jika iya bertemu degan Irfan nanti,iya tidak bisa menjamin laki-laki itu akan selamat darinya.
''Ben ambilkan Ayah obat''.lirih tuan Adam setelah kepergian anak dan menantunya itu.
''Apa pesawat Jet bisa mendarat disana''?Arkhan bertanya sambil terus melangkah.
πΉπΉπΉπΉ
Jagan lupa like vote and komen makasih.
Bay..bay...πππ
Yuk mampir disiniπππ
__ADS_1
Tbc.