Istri Tak Dihargai

Istri Tak Dihargai
par48


__ADS_3

''Ada apa Tuan''?Azmi bertanya sambil menunduk hormat kepada sang tuan Muda.


''Urus mereka Botak gue malas berurusan sama orang seperti mereka membuat muut gue semakin jelek''.sombong Fildan menatap malas mantan Kakak ipar istrinya itu.


''Baik Tuan Muda''.lirih Botak sambil menunduk hormat kembali.


Fildan berlalu pergi bersama degan anak buah Botak yang lainnya.


Wahh...Fildan lagi igin pamer sama rakyat jelata julit yang suka merendahkan istrinya.


''Hey kau mau kemana wanita kurang ajar''.


''Tolong bebaskan Adikku''.pekik Ayu degan nada berapi-api.


Ayra hanya diam. bahkan wanita itu sama sekali tidak menagis iya langsung menyalami tagan kedua mantan mertuannya,meski pun suaminya selalu menyekitinya dan meskipun kedua mertuanya tak pernah perduli atau bahkan terkesan tidak baik padanya tapi mereka tetap lah orang tua yang herus dihormati.


''Ayo sayang''. ajak Fildan pada Ayra karna doi benar-benar malas berdekatan degan keluarga Irfan.


''Iya Aa''.


''Buk...Pak...kami permisi dulu ya''?..pamit Ayra sambil igin melangkah pergi.


''Nak''.langkah Ayra langsung terhenti saat mendegar suara ibu mertuanya memanaggil.


"Tolong bebaskan anak Ibuk..Ibuk tau dia salah tapi tolong bebaskan dia Nak hanya dia anak laki-laki Ibuk satu-satunya"..lirihnya sambil bersimpuh dikaki Ayra dan menagis sesegukan.


"Eehh...Buk kok gini"?.kaget Ayra sambil menjauhkan kakinya.


"Apa yang Ibu lakukan kenapa Ibu harus bersujut dikaki wanita hina itu"?pekik Ayu yang sedang meronta-ronta karna tagannya dicekal oleh para Bodyguard.


"Aa".panggil Ayra berharap suaminnya bisa membantu.


''Maaf Bu jagan membuat istri saya seperti wanita yang paling kejam didunia ini,dan tolong Ibu berdiri,mengenai anak Ibu kami akan pikirkan nanti''Fildan berbicara sambil membawa istrinya pergi dari sana tampa mau mendegarkan apa pun yang orang lain katakan, iya menjalankan motornya dan meleset meninggalkan tempat itu,sekarang tujuannya tempat kos-kosannya dulu,iya akan menyewa seluruh tempat itu untuk malam ini,jika perlu iya akan membayar semua kos-kosan itu.


Setelah sampai dan menemui ibu Kos Fildan megajak Ayra untuk masuk kedalam kamarnya.


''Ini kamar Aa''.ucap Ayra saat melihat masih banyak pakaian dan barang-barang Fildan didalam kamar.

__ADS_1


Fildan tak menjawab iya hanya berjalan mendekat dan langsung megunci tubuh Ayra yang sudah mepet kedinding kamar yang sempit.


Degan cepat iya menyambar bibir istrinya menyesapnya dalam dan menyelurkan segala rasa yang iya rasakan.


Satu tagannya bergerak-gerak menyusuri lekuk tubuh istrinya.


''Aa mengiginkanmu sayang''.berbicara degan suara serak,Ayra hanya meganguk.


''Aahhh''.******* panjang mengakhiri pergumulan panas mereka disiang itu.Fildan langsung berbaring dan memeluk tubuh polos sang istri.


''Dirumah ini ada Air gak Aa''?.Ayra igat dikampung ini sagat sulit air,karna mereka harus mengangkat Air terlebih dahulu.


Tapi rumah ini kan sudah lama tinggal dari mana datangnya Air lalu sekarang mereka harus mandi pakai apa''?


''Ada sayang ayo mandi''.


''Dapat dari mana''?


''Aa suruh anak buah botak buat beli air galon''.lirihnya membuat mata Ayra terbelalak kaget,suaminya selalu saja bertingkah aneh.


''Ayo sayang mandi''.Fildan berbicara sambil membantu Ayra untuk berdiri.


''Buka sayang''.


''No dear please''.serkas Ayra degan wajah memohon.


"Buka sayang".lagi-lagi Fildan igin membuka selimutnya.


"Aa ini dikampung bukan kamar kita kalau ada orang yang lihat bagai mana"?..


"Oh..iya Aa lupa".lirihnya sambil terseyum dan meganguk.kemudian berjalan mendahului Ayra menuju kamar mandi,membuat mata wanita itu membelalak kaget apa lagi ini kenapa Fildan malah ikutan masuk.


''Jagan-jagan oh No apa yang igin dia lakukan dikamar mandi sekecil ini,bahkan dikamar mandi hanya ada ember dan gayung sama sekali tidak ada Shower apa lagi Bethtup.apa yang igin dilakukan suaminya nanti dikamar mandi''?


''Dek kok gak masuk''?lirihnya sambil melogokkan kepalanya dipintu kamar mandi.


''Aa dulu aja Ay mandinya belakagan''.jawab Ayra sambil duduk kembali diatas tempat tidur degan masih menggunakan selimut sebagai penutup tubuh polosnya.

__ADS_1


''Aa mau apa''.panik Ayra saat melihat Fildan berjalan perlahan menghampirinya.


''Aww...Aa blikin''.pekik Ayra saat Fildan langsung menarik selimut yang melilit ditubuhnya dan membuangnya asal.


Fildan tak bergeming iya justru semakin mendekati Ayra yang berinsut menutupi tubuh polosnya disisi tempat tidur.


''Turunin Aa''.pekik Ayra saat Fildan langsung membopong tubuh polosnya menuju kamar mandi.


''Aa turunin nanti jatuh lho''.


''Diam lah sayang apa Adek igin membagun-kan-nya lagi''?bertanya sambil menunjuk inti tubuhnya yang sudah mulai bereaksi.


''Iiss...dasar mesum''.lirih Ayra sambil memukul lengan Fildan kuat.


''Sakit sayang''.lirihnya sambil meringis lebai''.


''Lebai''.cibir Ayra sambil melongos kesal.


"Tapi suka-kan"?godanya lagi membuat pipi Ayra merona malu.


"Sudah jagan malu gitu ayo mandi cepat,kayak anak perawan saja malu-malu".


"Udah mantan perawan ya Aa".lirih Ayra akhirnya ikut-ikutan sengklek otaknya megikuti sang suami.


"Ha...ha...kedua pasagan itu akhirnya tertawa lepas".bahagia itu yang mereka rasakan mendapatkan pasagan yang benar-benar tulus mencintai kita apa adanya itu adalah anugrah terindah yang sagat membahagiakan dan sagat pantas untuk disyukuri.


"Tok...tok...tok''...


Pintu kamar diketuk membuat keduanya berhenti tertawa dan memulai proses mandinya tampa memperdulikan suara pintu yang terus saja diketuk.


🔥🔥🔥🔥🔥


Nah...siapa itu yang getuk pintu''?


Hayo pada penasaran yuk hadiahnya like vote and komen


Makasih

__ADS_1


Bay...bay...😍😍😍


Tbc.


__ADS_2