Jodoh Teman Kelas

Jodoh Teman Kelas
BAB 105 : JTK


__ADS_3

5 bulan kemudian.


Seorang wanita cantik sedang berdiri di pinggir pantai menatap kagum pemandangan indah di hadapannya saat ini, pandangannya berkeliling memindai keindahan yang ada disekitar tempat itu, ia terlihat sangat menikmati lautan yang biru dengan ombak yang tenang, serta tebing tebing yang menjulang tinggi semakin menambah suasana eksotis di tempat itu dan wanita cantik yang tengah menikmati pemandangan itu adalah Anindira.


Setelah beberapa bulan yang lalu ia harus melewati masa masa sulit dalam menghadapi penyakit yang hampir saja membuatnya kehilangan nyawa, kini akhirnya ia bisa kembali melakukan aktivitasnya seperti biasa.


Dira merentangkan tangannya sambil memejamkan matanya, menarik napas dalam dalam untuk meresapi udara segar malam ini yang terasa menentramkan.


"Pemandangan yang sangat indah," gumam Dira sambil menatap langit malam yang tidak kalah indahnya dengan pemandangan pulau tempatnya saat ini.


Tiba tiba saja tangan kekar melingkar di perutnya, karna seseorang tiba tiba memeluknya dari belakang, Dira membalikan tubuhnya dan tersenyum menatap sosok tampan yang ada di hadapannya itu, dengan sentuhan lembut ia membelai wajah pria tampan yang kini telah menjadi suaminya.


"Apakah pemandangannya begitu indah sampai mengabaikan suamimu ini?" ucap Arga yang memeluk pinggang Dira erat.

__ADS_1


"Terimakasih Mas sudah membawaku berlibur ke tempat yang indah ini," ucap Dira.


"Ini hanya hadiah kecil untukmu sayang, kapan kapan aku akan membawamu berlibur ke tempat yang lebih indah dari ini, jika kamu mau kamu bisa memilih tempat yang ingin kamu kunjungi, atau kalau kamu mau aku bisa membeli pulau ini untukmu, apa pun akan aku lakukan jika itu dapat membuat istriku tersayang bahagia," ucap Arga sambil menatap mata Dira dalam, lalu mencium kening Dira dengan penuh cinta.


"Ke mana pun itu asalkan itu bersama kamu aku pasti akan sangat bahagia, karna bisa berada di sisi laki laki yang aku cintai adalah kebahagiaanku Mas, tanpa harus kamu membeli tempat ini, cukup cintai aku dan jadikan aku wanita satu satunya," ucap Dira.


Arga tersenyum tipis mendengar ucapan sang istri, lalu ia pun menarik tubuh Dira dan memeluknya erat sambil mencium seluruh wajah Dira mulai dari kening sampai bibir.


"Aku sangat sangat mencintaimu sayang, aku tidak akan mungkin mampu membagi cintaku ini dengan yang lain, apalagi ucapan mu tadi kedengarannya sangat manis bahkan mengalahkan manisnya gula, aku jadi semakin tidak tahan untuk menghabiskan malam ini dengan istri cantikku yang sudah semakin pandai menggombal ini." ucap Arga kembali mencium pipi Dira gemas.


"Siapa suruh kamu terlalu menggoda," ucap Arga lalu mengangkat tubuh sang istri hendak membawanya masuk ke dalam villa.


"Kamu mau bawa aku ke mana Mas? Aku masih ingin menikmati pemandangan indah malam ini," ucap Dira yang berada dalam gendongan Arga.

__ADS_1


"Angin malam tidak baik untukmu sayang, lebih baik kita menghabiskan waktu berdua di dalam kamar, bukankah kita selama ini belum pernah bulan madu, jadi anggap saja sekarang kita sedang berbulan madu," ucap Arga tetap melangkah masuk ke dalam villa.


"Kamu benar benar menyebalkan Mas, padahal ini baru jam delapan," gerutu Dira.


"Udah gak usah banyak protes katanya kamu mau jadi istri Solehah, jadi harus nurut sama suami."


Dira pun hanya bisa pasrah mendengar ucapan Arga, dan ia harus bersiap untuk malam ini, Arga pasti tidak akan membiarkannya tidur nyenyak.


Bersambung . . . . . .


Jangan lupa like👍


Komen

__ADS_1


Favorit and Vote😉


__ADS_2