Jodoh Teman Kelas

Jodoh Teman Kelas
BAB 66 : Kedatangan Elena


__ADS_3

Dira yang sadar kalau saat ini mereka sedang berada di tempat umum langsung mengambil sendok dari tangan Arga dan kembali memakan makanannya sendiri.


"Loh kok diambil sayang? Sini biar aku suapi lagi," ucap Arga hendak mengambil sendok tersebut dari Dira.


"Gak usah Mas ... aku bisa sendiri, kamu juga duduknya jangan terlalu dekat kayak gini Mas, lagian ini di tempat umum, malu diliatin sama orang orang, Mita sama teman teman kamu aja sampai pindah tempat duduk," ujar Dira yang merasa malu, apalagi saat beberapa mahasiswa memperhatikan ia dan Arga.


"Udah sih biarin aja, kenapa harus malu sama mereka, kamu kan istri aku jadi gak papa lah kalau aku dekat-dekat sama kamu, kita juga gak melakukan perbuatan yang aneh aneh," ucap Arga tidak peduli.


"Apa dia benar benar suami dingin ku kenapa sikapnya semakin tidak tahu malu dan aneh," gumam Dira yang masih bisa di dengar oleh Arga.


"Walaupun tidak tahu malu dan aneh gini, tapi kamu suka kan Ra? Udah sini biar aku suapi, gak usah pedulikan trio jomblo itu, atau kamu mau aku suapi dengan cara yang lain yang beneran aneh dari ini," ucap Arga ambigu, membuat Dira mengalah dan membiarkan Arga menyuapinya dari pada Arga melakukan hal yang aneh aneh, karna suaminya itu kadang suka melakukan sesuatu yang tidak terduga.


Sementara ketiga orang yang sudah berpindah tempat duduk hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah sepasang suami istri itu.


"Kayaknya gue harus cepat cepat jadiin kamu pacar biar gak jomblo terus Mit," ucap Arka yang mendapatkan tatapan tajam dari Mita.


*

__ADS_1


*


Karna Dira dan Arga datang ke kampus hanya untuk bimbingan mereka pun langsung pulang setelah urusannya selesai. Dengan penuh perhatian Arga membukakan pintu mobil untuk sang istri, tapi baru saja Dira hendak masuk ke mobil tiba tiba suara seseorang menghentikannya, begitu pun dengan Arga ia juga sebenarnya kaget saat melihat orang yang memanggil Dira ternyata Elena, tapi ia tetap dengan ekspresi datarnya.


"Dira!" panggil Elena sambil mendekat kearah Dira.


"Elena," gumam Dira. Ada angin apa Elena tiba tiba memanggilnya, apa ia akan kembali membuat masalah dengannya.


"Hai Dir ... apa kabar?" sapa Elena ramah.


"Baik," jawab Dira sambil tersenyum. Sebenarnya ia merasa aneh, tapi ia tetap berusaha bersikap biasa saja dan berpikir positif, mungkin saja Elena memang hanya ingin menyapanya, tanpa ada maksud tertentu.


"Kuliah lah Ga emangnya mau ngapain lagi kalau datang ke kampus," jawab Elena. "Oh ... pasti kamu nanya kayak gitu karna kamu pikir aku gak bakalan bisa kuliah lagi ya?" ucap Elena dengan nada menyindir.


"Maksud kamu apa?" tanya Dira pada Elena.


"Lo belum tau ya Dir, kalau gue di keluarin dari kampus karna perbuatan seseorang, makanya selama beberapa Minggu ini gue gak pernah datang ke kampus, tapi untung saja ada orang baik yang bantuin gue, akhirnya gue bisa kembali menyelesaikan studi gue," ucap Elena dengan nada sindiran. Ia sengaja mengatakan hal itu pada Dira, karna ia tau bagaimana karakter Dira yang mudah kasihan pada orang lain.

__ADS_1


"Gak usah banyak drama di depan istri gue, minggir kami gak ada waktu buat ladenin orang kayak Lo," ucap Arga.


Sementara Dira hanya diam saja menyaksikan perdebatan antara Arga dan Elena.


"Sayang ayo masuk," ucap Arga menyuruh Dira masuk mobil, dengan patuh Dira pun mengikuti apa yang di katakan Arga. Lebih baik nanti saja ia tanyakan pada Arga soal ucapan Elena barusan.


"Ga, apa kamu masih belum bisa maafin aku?"tanya Elena setelah Dira masuk ke mobil.


"Gue gak tau apa yang sedang Lo rencanakan, tapi Lo harus ingat satu hal kalau sampai seujung kuku saja Lo buat istri gue celaka, gue gak akan segan segan buat habisin Lo dengan tangan gue sendiri." ancam Arga lalu masuk ke mobilnya meninggalkan Elena yang sudah diliputi amarah.


"Sialan kamu Arga! Demi wanita seperti Dira kamu sampai berani ngancam aku, memangnya apa sih kelebihan Dira sampai laki laki sesempurna Arga rela melakukan apa pun untuk melindungi wanita itu?" gumam Elena sambil mengepalkan tangannya, menatap kepergian mobil Arga yang semakin menjauh.


Bersambung . . . . . . .


Jangan lupa like👍🏻


Komen

__ADS_1


Favorit and Vote😉


__ADS_2