
Mendengar penjelasan dari putrinya tubuh Kevin menegang, bagaimana mungkin ia tak tahu rencana apa yang tengah di lakukan oleh kakak kandung dari kembar ketiga, sehingga ia dapat menangkap arah pembicaraan putrinya yang mengatakan tentang hasil suatu tes.
Yang mana membuatnya berpikir apakah sudah saatnya mengatakan hal tersebut pada ketiganya? Karena sampai saat ini, ia berusaha mati-matian melindungi ketiga kembar tersebut dari kejaran mantan istrinya.
Apakah sudah waktunya untuk memberitahukan pada mereka bertiga, bahwa Leonard memang Kakak kandung mereka. Tapi aku sangat takut wanita iblis masih menginginkan nyawa ketiganya.
Tanpa Kevin sadari dari dalam kamar inap milik Araxi. Ketiga kembar indigo itu pun mendengarkan semua hal yang barus saja mereka, termasuk tentang wanita yang menjadi istri Papa mereka.
Bahkan ketiganya pun sangat tak terima dengan perilaku yang di lakukan oleh wanita iblis itu, jika memang sudah waktunya tiba maka mereka pun akan mempersiapkan diri masing-masing untuk melawan wanita iblis tersebut.
__ADS_1
“Sayang, lebih baik kita masuk ke dalam ya!” ajak Kevin yang di angguk kepala putrinya. “Papamu sangat ingin melihat langsung keadaan Araxi. Apa kamu tak keberatan sayang?” lalu kemudian mereka pun masuk kedalam kamar inap Araxi.
******
Setelah punggung Ivone menghilang di balik kantin, dengan berdehem Theo pun akhirnya mengutarakan obrolannya tentang salah satu dari adik kembar Leonard sahabatnya.
“Le, aku tadi sudah bertemu dengan dokter yang menangani adik kembarmu, dan hasil kau dengannya sudah tak perlu meragukan kembali. Karena memang kau terikat darah dengannya, dan juga golongan darahmu dan dia sangat langka. Untuk itulah dokter tak terlalu meragukan ikatan yang kalian punya,” terang Theo yang membuka obrolan.
“Sudah Le, akan tetapi ...” Theo pun menjeda ucapannya yang mana di sela oleh Leonard itu sendiri.
__ADS_1
“Hasilnya tetap kita ambil seminggu kemudian begitu maksudmu!” yang mendapat anggukan kepala dari Theo. “Baiklah seminggu ke depan kau yang kembali ke rumah sakit ini, dan ingat juga setelah kau membawa hasil tes itu sembunyikan terlebih dahulu di rumah. Aku tak ingin siapa pun tahu tentang hasilnya,” putus Leonard dengan final.
Tentunya ia tak ingin wanita yang menjadi ibu tirinya itu, mengetahui perihal tentang tes DNA yang ia lakukan secara diam-diam.
“Lalu apa kau tak ingin memberi kabar baik ini pada Papamu Le? Mengingat Om Ray merasa bersalah karena tak bisa melindungi adik kembarmu,” tanya Theo sembari memberi saran.
“Tidak dulu! Karena aku tak ingin wanita itu mengetahui rencanaku, biarkan saja ia melakukan sesuka hatinya pada Papa. Mengingat Papa pun tak pernah meliriknya,” jawab Leonard acuh. “Ayo sudah waktunya aku melihat keadaan ketiga adik kembarku, bahkan aku ingin tahu seperti apa wajah kedua kembaran gadis es itu.”
“Hei, mengapa kau mengatai adikmu seperti itu?” tanya Theo yang merasa heran dengan panggilan dari adik kembar sahabatnya itu.
__ADS_1
“Bukankah mereka semua punya nama?” Bahkan aku sangat tahu nama mereka bertiga, terutama salah satu di antaranya yang membuatku jatuh cinta Le. Kita akan bertemu kembali gadis cantik. Batin Theo berbisik, tanpa ia sadari ada dua orang sepasang yang tengah mendengar batinnya.
Namun Theo pun kesal karena tak mendapat jawaban dari Leonard. Karena ia kini tengah membayar minuman yang di pesan oleh Leonard sendiri beserta dirinya.