
Halo readers setia mohon maaf sebesarnya ya
Karena aku tidak up seperti biasa
Mohon dimaklumi aku tak terlalu mood buat nulis
Dibulan akhir ini begitu sangat menyiksaku dan aku akan menceritakan sesuatu yang membuatku masih teringat dengan jelas bagaimana dia begitu tiba-tiba pergi meninggalkanku dengan sejuta luka hati
Kalian pasti tahu buka di tinggal orang yang kita sayang dan cintai sungguh sangat menyakitkan sepertiku
Yang tiba-tiba mendapat sebuah kabar yang mana harus membuatku menyandang sebagai orang tua tunggal untuk kedua anak-anaknya yang masih kecil
Namun meskipun ia telah, cintanya kan tetap abadi
Karena dia membawa separuh hatiku yang telah bersemayam dengan raganya
Tiga tahun telah berlalu tak ada lagi air mata yang menetes
Karena hanya terlalu menyakitkan bila diingat terus
Untuk itu aku yang sekarang telah berusaha menyembuhkan luka
Bahkan aku percaya untuk selalu mampu membuat mereka menjadi prioritas kebahagianku
Doakan selalu untuk Mamamu ini yang tengah berjuang menjadi seorang mama untuk kalian.
Sekian sesi curhatnya ya
Harap maklum insha allah aku akan tetap terus membuat kalian selalu menunggu tulisan tanganku
Oh iya aku punya pengumuman juga buat kalian mau tahu?
Aku sekarang sudah punya dua buku cerpen dengan beda genre naik cetak loh
Tulisan itu merupakan tulisanku sendiri di dalam tulisan tentang cerpen
Seperti apa penampakannya?
__ADS_1
Penasaran?
Kalau bisa lihat di akun facebook milikku dengan nama Puput Purwanti ya karena itu nama asliku
Dan ini penampakan asli dua cerpenku yang naik cetak.
Sudah lihat bukan penampakannya?
Oh iya selain itu judul di atas aku hanya ingin menyelipkan sebuah puisi tentang cinta kasih sayang seorang anak kepada ibunya
Apalagi aku nulis sambil mengupas bawang loh
Karena puisi yang aku tulis menggambarkan kasih sayang sejati seorang anak terhadap ibunya
Yuk langsung saja puisi dariku.
Cinta Rumini
Oh ibu...
Namun aku sungguh tak tega melihatmu tak berdaya sendiri di sini...
Biarpun engkau menyuruhku meninggalkan dirimu sendiri...
Namun hatiku tetap akan selalu menemanimu bersama...
Karena aku telah memantapkan hatiku untuk menemanimu pergi ke arah rumah baru itu...
Oh ibu...
Ku genggam erat tangan rentamu...
meskipun letusan awan itu meledak dengan dahsyat...
Namun percayalah aku sudah siap pergi bersamamu...
__ADS_1
Senyum terakhir ini telah mengantarkanku ke rumah baru...
Letusan awan itu telah membuatku dan engkau merasa terbebas ke awan yang tinggi...
Kini aku dan engkau menetap di keabadian selamanya...
Sudah ya aku gak begitu pandai buat puisi
Gak juga butuh di nilai kok 😂
Karena aku gak minta muluk-muluk
Cukup selalu dukung karya ini dan karya baruku ya
Karena tanpa kalian semua aku hanya penulis receh
Tanpa kalian juga aku tak bukanlah apa-apa
Buat kalian pembaca jika punya hobi apapun baik menulis atau membaca dll kembangkan bakatmu dari sekarang
Jangan pernah ragu untuk memulai sesuatu dari bawah
Karena kita tak pernah tahu ke depannya seperti apa kita nantinya
Oh iya buat kalian juga jangan lupa mampir ya di karya baruku yang baru netes dengan judul GADIS TOMBOI MILIK CEO SEDINGIN ES
Karyaku yang penuh dengan misteri, seperti ini yang juga gak pernah kelar-kelar
Bayangkan aku juga harus buat alur yang pas agar bisa menarik kalian buat membacanya
Oke sekian terima kasih
See you next time
Love you for all
__ADS_1
Sekebon cabe