Kembar Tiga Indigo

Kembar Tiga Indigo
Kematian Siska Yang Diusik kembali


__ADS_3

Bahkan Araxi pun dapat melihat suatu gambaran yang masih samar-samar, tetapi ia tak bisa melihat hal tersebut dengan jelas, mengingat kondisi tubuhnya yang masih belum bisa mengeluarkan energi yang begitu besar.


Namun saat ia tengah melamun karena memikirkan gambaran yang tak sengaja terluntas dalam benaknya, tanpa sadar di dekatnya ada sesosok yang tengah tersenyum sendiri saat melihatnya melamun.


Sesosok tersebut adalah Albert, sesuai apa yang dikatakan oleh Alex, Albert tak bisa berdiam diri saat tak di dekat seorang yang sangat berharga baginya.


“Apa yang sedang kamu pikirkan?” tanya Albert sambil berbisik pelan. Yang mana membuat Araxi terkejut dengan suara bariton milik Albert.


Seketika tubuhnya terdorong kuat oleh Araxi, yang membuatnya berdecak kesal dengan tingkah laku dari gadis tomboi dingin pujaan hatinya tersebut. “Kuat sekali kamu mendorongku Ra? Dan juga mengapa reaksimu seperti itu, ketika melihat kedatanganku?”


Bukannya menjawab Araxi pun mengalihkan topik lain dengan mengatakan apakah Alex yang menyuruh datang menemuinya. “Apakah dia menyuruhmu untuk menjagaku?”


“Dia siapa maksudmu Ra?”


Dengan kesal Araxi pun mendengus, entah mengapa hantu di depannya ini tak mengetahui tentang siapa yang menyuruh untuk menjaganya. “Aku pikir Alex yang memintamu untuk menjagaku. Mengapa kamu tak bisa mengerti tentang siapa yang aku maksud hah?”


“Ra, walaupun tanpa disuruh oleh Alex pun, aku akan tetap menjagamu.” ucap Albert tegas. “Apa kamu lupa dengan semua perkataanku kemarin itu hm?”


Memutar bola mata malasnya, Araxi pun enggan berdebat kembali dengan sesosok hati tampan yang selama ini telah menjaganya.


“Apa yang sedang kamu pikirkan?” Albert pun mengulang pertanyaan kembali pada gadisnya tersebut. “Apa kamu sedang merindukan Mamamu atau kamu sedang memikirkan sesuatu yang mengganggu pikiranmu?”

__ADS_1


Namun Albert pun tak mendapat respons dari gadisnya, entah mengapa gadisnya itu tengah memikirkan sesuatu yang tengah mengganggu pikirannya itu, hal itulah yang membuatnya bingung dengan keadaan gadisnya tersebut.


Dengan rasa penasaran yang begitu ingin mengetahui, Albert menggunakan sedikit kemampuannya untuk mengetahui sesuatu yang sedang mengganggu pikiran gadis pujaannya itu, dan ia tak menyangka dengan sebuah kenyataan yang menyakitkan.


Entah mengapa kematian yang di alami oleh mendiang Siska pun kini tengah diusik oleh seorang wanita yang pernah membunuhnya itu.


Sialan, jadi ini yang sedang mengganggu pikiranmu itu Ra? Wanita itu benar-benar ... Tak habisnya mengusik kehidupan Mamamu Ra ... Bahkan setelah kematiannya pun ia tak pernah berhenti mengusik kehidupan Mamamu ... Apakah kamu akan melakukan sesuatu yang berhubungan dengannya? Aku tak habis pikir bagaimana mungkin dia akan melepaskan kalian begitu saja, setelah nanti dia akan tahu bahwa kalian bertiga masih hidup. Batin Albert dengan geram, tentunya ia tak akan membiarkan hal itu terjadi pada gadisnya dan juga kembaran gadisnya tersebut.


*****


Sementara itu Marista Mayang memutuskan untuk membalas perlakuan yang dilakukan oleh Raymond terhadap dirinya, dengan membawa sebuah hati yang terluka akibat penolakan yang dari suaminya.


Bahkan kini ia memendam sebuah dendam yang begitu sangat ambisius untuk selalu berusaha mendapatkan hati Raymond suaminya, meskipun tak akan pernah bisa mengganti dan menggeser posisi mendiang istri tercinta suaminya tersebut.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


Mohon maaf ya baru bisa up


Oh iya aku bawa karya baruku


Jangan lupa mampir ya beri dukungan dengan gift like favorit di judul karyaku GADIS TOMBOI MILIK CEO SEDINGIN ES


Aku tunggu kehadiran kalian ya 😘😘


See next time

__ADS_1


Love you all



__ADS_2