Kembar Tiga Indigo

Kembar Tiga Indigo
Pertarungan Araxi Alex VS Penghuni Hutan Alam Gaib


__ADS_3

Kening Araxi dan Alex mengerut saat mendengar yang di tujukan oleh mereka, tanpa menoleh ke arah lain pun. Baik keduanya bisa merasakan kehadiran Albert dan juga Angel.


“Maaf apa kami terlambat?” tanya Angel mewakili Albert bertelepati.


Araxi yang saat ini tengah di ambil alih sesosok yang mendiami tubuhnya pun terkejut bukan main, saat mendapati pertanyaan dari Angel. “Dari mana kau tahu aku bukan Araxi?” jawabnya dengan kaget.


“Aku datang atas perintah dari atasanmu,” ucap Angel dengan tegas.


“Jadi si Kakek muncul juga?” beonya dalam keadaan bingung.


“Untuk itulah aku dan Kakakku datang kemari, untuk membantumu melawan penghuni alam gaib itu!” sela Angel yang secara tak sengaja mendengar beoan dari Araxi. “Bagaimana apa kau keberatan jika aku mengacaukanmu?”


Sesosok yang mengambil alih tubuh Araxi itu pun mendengus kecil, saat mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Angel.


Selang beberapa menit kemudian Angel memutus komunikasi yang melalui telepati tersebut, agar dirinya bisa melawan penghuni hutan alam gaib tersebut.


Karena penghuni hutan alam gaib tersebut tak mendapati jawaban, dengan kekuasaannya yang di punya olehnya.


Ia dengan cepat memanggil beberapa pasukannya untuk melawan dua manusia, dan juga melawan dua arwah yang datang tak di undang.


Pertarungan pun terjadi, dengan Araxi yang lebih cepat menangkis kekuatan yang datang secara tiba-tiba, untuk melindungi tubuh Alex.


Agar tubuh Alex tak tersentuh oleh kekuatan tersebut.


Sementara itu Albert dan Angel pun berkonsentrasi untuk memusnahkan kekuatan yang menyerang mereka secara membabi buta.


“Kau harus berhati-hati Kak,” ucap Angel seraya memperingati sang kakak. “Aku tak tahu kapan ini berakhir.”


“Angel seharusnya kau mencemaskan Alexa, daripada mencemaskan keadaanku. Bagaimana kalau pemimpinnya menyerang Alexa!” sahut Albert sembari berkonsentrasi.


Angel pun mendengus, Kakaknya ini entah mengapa Kakaknya tak bisa merasakan kehadiran leluhur dari Araxi, Alexa, Alex. Akan tetapi justru sang Kakak dapat merasakan kehadiran sesosok yang mendiami tubuh Araxi.


Masih di tempat yang sama dengan Araxi yang tengah melindungi Alex dari serangan penghuni hutan alam gaib tersebut.


Dengan kemampuannya sesosok yang mengambil alih tubuh Araxi, mengeluarkan semua kemampuan yang sekian lama tak ia gunakan.

__ADS_1


Sejak terakhir kalinya bertarung dengan iblis tersebut.


Karena kehilangan konsentrasi penghuni hutan alam tersebut melancarkan aksinya, untuk menumbangkan mereka yang telah berani melawan kehendaknya.


Tentunya ia akan menggunakan kelemahan yang di miliki oleh kedua orang kembar tersebut.


Namun tanpa ia sadari, sebelum melancarkan aksinya sesosok yang mengambil alih tuhu Araxi pun menyadari, kemudian ia mengirim sinyal pada leluhur yang mendiami Araxi.


“Kek apa kau bisa mendengarkan suaraku?” panggilnya pada sang Kakek.


“Ada perlu apa kau memanggilku!” sahut leluhur ketiga kembar indigo.


“Dia akan meluncur ke tempatmu berada Kek. Kau harus berhati-hati melawannya, aku tak bisa melawannya dengan mudah. Karena aku harus melindungi Alex dari serangan kekuatan mereka!” Kata sesosok yang mendiami tubuh Araxi sembari memberi laporan pada leluhur Alexa.


“Dasar kau tak pernah berubah selalu saja meremehkanku,” omel leluhur Alexa dengan dongkol. “Padahal aku ingin istirahat kembali, lagi-lagi bahaya memanggilku. Bahkan membuatku harus muncul sekarang!”


“Aku tak banyak waktu Kek. Secepatnya Kakek yang harus turun tangan, untuk mengalahkannya.”


“Kau sekarang lebih berani memerintahkanku ya?” ledek leluhur ketiga kembar itu pada anak buah yang tak lain cucunya sendiri. “Ya sudah kalau begitu biar aku yang turun tangan melawannya.”


Selang beberapa menit kemudian apa yang di takutkan oleh Albert pun terjadi, dengan gerakan cepat ia pun mengejarnya yang menuju ke tempat mobil tersebut berhenti.


Namun dugaan Albert menjadi salah, tak di sangka kedatangan penghuni hutan alam gaib tersebut di sambut oleh Alexa sendiri.


Yang mana kini tubuh Alexa telah di ambil oleh leluhurnya, untuk dua orang yang masih pingsan tetap di jaga ketat oleh dua arwah hantu Sumarni dengan pocong tersebut.


“Apa yang kau inginkan?” tanya Alexa dengan nada suara yang berasal dari leluhurnya.


Penghuni hutan alam gaib tersebut terkejut bukan main, saat mendengar pertanyaan yang di tujukan untuk dirinya.


“Rupanya kau tak takut denganku. Baguslah aku bisa menggunakanmu, untuk memancing kelemahan mereka,” ucapnya dengan nada sombong.


Dengan Alexa yang di ambil tersebut tanpa merasa takut berhadapan dengan penghuni hutan alam gaib itu, bahkan Alexa bertanya kembali padanya.


“Aku bertanya denganmu, apa yang kau inginkan dari kami bertiga?” Alexa pun mengulang kembali pertanyaan yang sengaja ia tujukan untuk penghuni alam gaib tersebut.

__ADS_1


“Sudah aku katakan bukan, aku menarik mobil ke dalam kawasan wilayahku, karena dua orang tersebut yang membuatku tertarik,” jawabnya sembari menyeringai.


“Kau menargetkan orang yang salah. Mereka masih ingin hidup, bukan untuk menjadi santapan lezatmu!” hardik leluhur yang berada di tubuh Alexa dengan geram.


“Kau sama saja dengan saudaramu itu terlalu mencampuri urusan orang lain,” hardik balik dengan sinis.


Tanpa sadar mereka pun bertarung menggunakan kemampuannya masing-masing, baik leluhur yang berada dalam tubuh Alexa maupun penghuni hutan alam gaib tersebut sama-sama imbang.


Namun tak lama kemudian penghuni hutan alam gaib tersebut kewalahan menghadapi kemampuan dari leluhur Alexa, tanpa sengaja dirinya harus kalah dalam pertarungan.


.


.


.


.


.


.


.


.


Minta kopinya dong


E canda ding


Minta like favorit aja ya


See you next time


Love sekebon rel sepur 🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2