
Mereka pun akan menunjukkan sifat aslinya, sebagai dua orang wanita mengerikan, yang di takuti oleh warga desa tersebut.
Sementara itu di depan kamar Araxi berada dengan Albert serta juga kedua saudara kembar Araxi itu tengah mencemaskan keadaan Araxi yang tengah memasuki dimensi ruang waktu itu.
Entah mengapa dirinya bisa seperti itu pada salah satu dari dua orang kembar genetik tersebut, padahal sejak kelahiran ketiganya.
Albert dengan Angel pun telah berjanji pada mendiang Siska untuk menjaga dan melindungi mereka dari wanita iblis tersebut.
Namun kini sekarang setelah ketiganya beranjak dewasa, dua di antara mereka yang dulu di jaga oleh dirinya.
Mampu menggetarkan hati seorang Albert yang dingin, meski pun dirinya hanyalah arwah yang masih ada selama ratusan tahun.
Karena Albert sendiri pun tak menyadari sebuah perasaan yang sekian lama telah membeku itu, mulai terkikis dengan adanya kehadiran ketiga kembar tersebut.
Termasuk gadis tomboi dingin tersebut, telah mencuri hati seorang Albert Van Derk Wijk.
Namun tanpa Albert sadari Alex pun memahami perasaannya, terhadap kakak sulungnya tersebut. Yang mana dirinya bisa mengerti, bahwa Araxi mampu membuat seorang hantu tampan seperti Albert bisa jatuh cinta terhadap kakaknya tersebut.
“Mau sampai kapan kau akan seperti ini terus Al.” Gumam Alex lirih gemas tanpa di dengar oleh siapa pun.
Akan tetapi tak lama kemudian, karena tak tahan dengan tingkah Araxi yang membuat Albert frustrasi. Tanpa berpamitan, dirinya pun menghilang secara tiba-tiba.
Karena ia tak ingin terjadi sesuatu dengan gadis tomboi dingin tersebut.
“Albert kenapa itu?” tanya Alexa heran.
“Sudahlah Sa kau tak perlu hiraukan Albert,” sahut Alex cepat. “Aku sangat yakin Ara pasti baik-baik saja.”
Tanpa berkata banyak mereka pun saling terdiam membisu, sembari menunggu Araxi yang masih berada di dimensi ruang waktu milik arwah Sumarni.
Kini Albert berada di sebuah tempat yang tak bisa di jangka oleh siapa pun, untuk menetralkan rasa cemasnya terhadap gadis tomboi dingin tersebut.
Namun tak lama kemudian dirinya dibuat kaget dengan suara yang sangat di kenalinya, suara tersebut berasal dari sesosok wanita cantik yang tiba-tiba datang menghampiri dirinya.
Serta sesosok wanita tersebut, memberinya pesan peringatan tentang bahaya yang akan menimpa di antara ketiga kembar tersebut.
“Apa kau jatuh cinta kepada dia yang merupakan salah satu dua orang kembar putriku Al?” tegur sesosok wanita cantik seraya bertanya pada dirinya.
“Ah tidak mungkin aku jatuh cinta pada putrimu Sis,” sahut Albert berkilah.
Sesosok wanita cantik tersebut terkekeh, saat Albert berusaha mengelak dari kenyataan yang ada.
__ADS_1
“Apa yang membuatmu sampai bisa kemari Sis?” tanya Albert heran.
Dengan kehadiran ibu dari ketiga kembar orang di jaga oleh dirinya. “Maaf untuk semuanya juga ya Sis!”
Siska yang merupakan arwah tersebut menatap Albert dengan sorot mata dingin, karena dirinya bisa melihat melalui tatapan mata Albert mengatakan suami yang di cintainya telah menikah lagi setelah di tinggalkan oleh dirinya.
“Kau tak perlu merasa bersalah, semuanya sudah basi. Aku bisa melihat dengan jelas bagaimana dia bisa bahagia di atas penderitaanku,” Ucap Siska dingin.
“Lagi pula percuma juga dia menikah dengan suamiku, kalau pada akhirnya hati suamiku telah tertutup. Karena hatinya kini telah aku genggam dan aku bawa sampai aku seperti ini, dia memang bisa memiliki raganya. Akan tetapi tidak dengan hatinya suamiku telah menjadi satu dengan hati ini, kau paham Albert!”
Seketika nyali Albert pun menciut, tak kala melihat kilatan api kemarahan yang berasal dari arwah Siska tersebut.
“Lalu untuk apa kau datang kemari Sis? Bukankah tempat ini bukanlah tempat yang seharusnya kau datangi?” tanya Albert.
“Aku hanya merindukan mereka Al,” jawab Siska. “Kau tahu bukan, sejak kepergianku pertama kali. Aku tak bisa melihat keadaan mereka, bahkan aku sangat tahu mereka juga pernah berusaha di lenyapkan oleh dia. Beruntungnya mereka di tolong oleh dua orang, yang bahkan kini mereka juga menyembunyikan keberadaan mereka dari wanita itu. Aku benar bukan?” tanya balik Siska.
“Tapi kau tak perlu meminta maaf padaku, aku sangat bisa memaklumi. Semua yang di alami oleh mereka, telah menjadi garis takdir yang harus di jalani mereka juga.” Lanjut Siska cepat.
“Ah iya Sis, bukankah kau pernah melihat gambaran itu sebelum kalian kecelakaan itu terjadi menimpa kalian. Lalu bagaimana bisa kau membiarkan dirimu, mengorbankan mereka?” tanya Albert kembali.
“Semuanya itu sudah menjadi garis takdir, yang tak bisa aku ubah. Namun kau tak perlu khawatir, suatu saat nanti aku pasti akan datang kembali. Bukan untuk menuntun balas dendam, melainkan untuk membuka hati suamiku yang telah mati membeku.” Kata Siska senyum misteri. “Tugasmu dengan Angel, jalankan saja perintah dari leluhur mereka yang merasuki salah satu di antara tubuh mereka.”
“Tanpa kau beri tahu pun, aku sudah mengerti dengan tugasku,” sahut Albert ketus. “Ngomong-ngomong, apa kau tak ingin melihat mereka dari dekat?”
Karena putrinya tersebut mampu menaklukkan hati seorang hantu Albert.
“Al.” Suara lembut Siska yang memanggil Albert hanya bisa menghela napas gusar. “Kalau kau menyukainya, katakan langsung perasaanmu pada Araxi. Jangan kau memendamnya dengan sendiri.” Bisik Siska dengan lembut.
Kemudian bayangan sesosok wanita cantik tersebut, menghilang di kegelapan malam. Yang meninggalkan seorang hantu tampan yang terdiam membisu.
‘Apa aku bisa mengungkapkan perasaanku padanya?’ batin Albert berbisik lirih.
Namun tak lama kemudian, serta tak ingin membuat semua orang curiga.
Dengan cepat Albert pun kembali ke dalam kamar pribadi milik seorang gadis tomboi dingin, yang telah berhasil mencuri hati hantu tampan tersebut.
*******
Kembali pada jiwa Araxi yang tengah berada di dimensi ruang waktu tersebut, tengah menahan kesal. Lagi-lagi dirinya bisa merasakan sesuatu yang mengganggu pikirannya.
Seakan-akan dirinya merasakan kehadiran sesosok yang selama ini di rindukan olehnya dengan saudara kembarnya tersebut.
__ADS_1
Namun untuk dapat menuntaskan tentang kejadian yang di alami oleh arwah Sumarni itu, dengan terpaksa Araxi mempersingkat waktunya.
Lebih tepatnya saat ini di siang hari di sebuah rumah sederhana milik arwah Sumarni tersebut, di datangi oleh seseorang yang sangat di takuti oleh penduduk desa itu.
Orang tersebut merupakan Juragan Dendi, yang terkenal kekejamannya dalam hal menagih hutang dari orang-orang yang meminjam uang dengannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Mohon maaf baru bisa kalau aku benar-benar sibuk naskah sarkatku yang mau jadi buku cetak pertama
Ngomong-ngomong jangan lupa mampir juga ya di karyaku yang ini bukan yang d akun ini ya
Karena di akun yg ini tulisan masih amburadul kalian gak akan nemu tulisan yg pas
Jadi lebih enak mampir di akun yg lama segera mampir sana minta juga dukungan like favorit biar makin semangat nulisnya
Jangan lupa juga follow ig ku : @sii_mama_tomboy
Akun fb : Puput purwanti
Sekian terima gaji
Love you all
See you next time
__ADS_1