
Tiba-tiba pikirannya tertuju pada Leonard dan Theo, dan Alex menduga yang akan menjadi target kali ini adalah kedua pria yang berbeda kamar di sebelahnya.
Tanpa di sadari oleh Alex yang mana kedua pria itu pun saat ini sedang berada di tempat asing. Tak pernah mereka ketahui bahwa keduanya telah menjadi target incaran dari pemilik penginapan tersebut.
Kedua tangan dan kaki baik itu Leonard mau pun Theo terikat erat yang mana membuat keduanya tak bisa bergerak dengan bebas.
“Kita ada dimana, The?” Leonard begitu terasa asing dengan tempat tersebut.
Enggan menjawab pertanyaan itu. Justru Theo sedang menatap ke arah sekeliling mereka yang membuat bulu kuduknya meremang dengan tempat yang sangat mencekam. Namun, tak disangka oleh dirinya yang berada di tempat tersebut mendapat penglihatan berupa arwah-arwah yang meminta pertolongan.
Akan tetapi ia semakin takut dengan penampakan yang begitu mengerikan yang berasal dari arwah-arwah tersebut. Tanpa sengaja Theo memanggil salah satu pasukan mendiang sang Kakek untuk membantu membebaskan dirinya dengan Leonard.
Sampai terdengar oleh seseorang dari arah kamar inap di rumah sakit itu geram dengan tingkah laku dari pemilik penginapan tersebut.
Araxi yang baru dari mimpinya begitu terkejut dengan sebuah gambaran yang ia dapatkan itu. Namun, enggan mengatakan langsung pada Albert sampai sang Kakak diculik di sebuah tempat yang membuatnya marah.
“Al, pergi-lah bantu Alexa dan Alex di sana. Selamatkan, dia!” pinta Araxi dengan sendu karena tak bisa menyelamatkan kedua kembarannya dan Kakak sulungnya tersebut.
“Tak perlu cemas aku pasti akan menyelamatkan mereka, dan Angel biarkan menjagamu disini.” Araxi menggeleng kepala. Namun, ia hanya ingin ditemani oleh pocong yang keberadaannya menghilang di telan bumi.
__ADS_1
Kemudian Angel dan pocong tersebut pun berkumpul di dalam kamar inap Araxi. Pertanyaannya adalah kemana si pocong ini? Mengapa baru bisa muncul setelah berada di alam gaib itu.
“Ada apa kau memanggilku, Kak?” Angel yang berada di rumah 3A itu terpaksa datang menemui panggilan dari sang Kakak tercinta.
“Kau ikut aku sebentar, Ngel!” titah Albert dingin.
“Lalu untuk dia apa?” Angel bertanya dengan menunjuk ke arah pocong yang sedang berdiri itu.
“Biar dia disini untuk menjaga, Ara.”
Sampai-sampai mereka pun berdebat tak karuan yang membuat Araxi dibuat pusing dengan tingkah laku dari Angel, dan mendapat teguran langsung dari si pemilik kamar inap di rumah sakit tersebut.
“Al, suruh Angel diam, dan cepat-lah ke sana! Waktumu tak banyak karena, kau harus menggagalkan rencana itu. Jangan sampai gagal!” Namun, Albert justru menyuruh Angel berangkat terlebih dahulu yang juga ia menyuruh pocong itu menunggu di luar kamar inap Araxi.
Mengeccup pelan, tak lupa sedikit melu’mat bbibir gadisnya itu dengan menccecapnya penuh cinta sampai bbibir Araxi bengkak karena ulah Albert Van Derk Wirjk hantu tampan yang selalu mencintainya.
“Kenapa selalu suka begini, hah! Heran?” Araxi memprotes tindakan Albert dengan mengerucut kesal.
“Jangan marah ya, Sayang. Aku tak tahan dengan bbibirmu selalu menggodaku, meskipun pada kenyataannya aku hanyalah seorang hantu. Akan tetapi hati ini sudah lama jatuh cinta denganmu, Chelsea.”
__ADS_1
Mendengkus kesal entah ke berapa hantu tampan itu selalu memanggilnya dengan sebutan Chelsea. Namun, ia juga enggan mengakui perasaannya yang terpendam sekian lama saling menyimpan cinta untuk Albert Van Derk Wirjk.
.
.
.
.
.
Blurb :
Pada 16 tahun yang lalu, Keluarga Shen dan Keluarga Yu mengadakan suatu perjanjian pernikahan aliansi antara kedua keluarga. Dan mereka sepakat, bahwa anak kedualah yang akan menjadi pengikat tali aliansi kedua keluarga tersebut.
Namun siapa yang menyangka, jika ternyata anak kedua dari Keluarga Shen adalah seorang gadis dengan fisik tak serupa dengan Shen Xu saudara kembarnya yang cantik jelita.
Yu Zhen yang merupakan tuan muda kedua Keluarga Yu, menolak pernikahan aliansi tersebut dengan suatu alasan. Yu Zhen masih ingin mempelajari ilmu yang mengharuskan dirinya untuk tetap menjaga keperjakaannya.
__ADS_1
Shen Ji yang merasa ditolak oleh Yu Zhen dan terus ditindas oleh Shen Xu, akhirnya melarikan diri dari keluarganya hingga dia bertemu dengan seseorang yang akan mengubah takdirnya.