KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Sekolah


__ADS_3

“Kak Naura mau bareng Kaila lagi?” tanya Kaila ketika hendak masuk ke dalam mobil nya.


“Enggak!” jawab nya dengan cepat, bukan Naura yang menjawab, namun Ken lah yang menjawab.


“Kaila nanya sama kak Naura, bukan ke kak Ken!” cetus Kaila kesal.


“Sama saja, Naura bareng gue, jadi lu buruan masuk sono.” Usir Ken langsung mendorong tubuh adik perempuan nya ke dalam mobil.


“Kakak jangan macem macem lagi ya!” ancem Kaila langsung menunjuk wajah kakak nya, “Kalau kakak turunin kak Naura lagi, kali ini Kaila langsung aduin ke Papa sama Mama!”


“Tuyul, hobi nya ngancem mulu. Buruan berangkat sana. Sekolah yang bener jangan main terus!”


“Dih, kakak lagi nasehatin diri sendiri!” cetus Kaila lalu ia segera menutup pintu mobil nya dan menyuruh sang supir agar segera jalan.

__ADS_1


“Dasar tuyul!” balas Ken menendang udara dengan kesal.


Ia begitu kesal terhadap adik perempuan nya, karena sejak tadi sarapan, ia selalu mengganggu nya. Sementara Naura, ia hanya bisa menghela nafas nya kasar dan menggelengkan kepala. Bagaimana tidak, suami dan adik ipar nya itu memiliki sifat yang sama saja. Sama sama ajaib, hanya Kiano yang paling waras bagi Naura.


“Ayo berangkat!” ajak Ken langsung membukakan pintu untuk Naura.


“Gak pantes banget Ken, kalau kamu romantis begini.” cibir Naura.


“Tuh kan, aku romantis salah, cuek salah. Emang yah, laki laki itu selalu salah di mata cewek.” Keluh Ken memanyunkan bibir nya.


"Tapi itunya gak ke tuker kok, Ra." jawab Ken terkekeh menanggapi ucapan Naura, ia pun segera masuk dan menjelankan mobil nya agar tidak terlambat masuk sekolah. Selama perjalanan, Ken tak henti henti menggoda dan merayu Naura. Walaupun wanita itu masih terus cuek dan terkesan tidak menanggapi ocehan nya, namun Ken tidak putus asa.


Karena ia cukup sadar diri bahwa diirnya memiiki banyak kesalahan yang mewajarkan Naura bersikap seperti itu. Namun, walau begitu, Ken juga tahu bahwa sebenarnya Naura tak sungguh sungguh membencinya atau bersikap seperti itu. Ia tahu bahwa saat ini Naura hanya ingin melihat perjuangan nya, dan kini ia sudah putuskan bahwa ia yang akan mengejar Naura.

__ADS_1


“Nauraaa!” pekik Susan ketika melihat kedatangan Naura masuk dalam kelas.


“Heh donat bantet! Hati hati, awas lo, kaki Naura masih sakit!” seru Ken menghalangi Susan ketika hendak memeluk Naura.


“Kaki lo kenapa Ra?” tanya Susan langsung berubah khawatir, “Jadi lo kemarin gak mausk karena kaki lo sakit? Pantas aja jalan kamu kaya orang encok begitu!”


“Ken, lebih baik kamu ke kelas sekarang. Aku gapapa,” kata Naura tanpa menjawab pertanyaan Susan, ia menatap wajah Ken terlebih dulu.


“Beneran?” tanya Ken mengerutkan dahi nya karena kurang yakin dengan ucapan Naura.


“Aku? Kamu?” gumam Susan ikut mengerutkan dahi nya melihat interaksi Ken dan Naura yang sudah banyak berubah, “Tunggu, tunggu. Kalian berdua sejak kapan jadi aku kamu?”


“Donat bantet, mending lo diem. Jagain cewek gue, inget kaki dia sakit. Jangan susahin dia!” ancam Ken lalu ia segera pergi keluar kelas karena Hary pun juga sedang tidak ada di sana.

__ADS_1


“Dih, aneh banget si Ken,” keluh Susan berdecak, “Ayo Ra, kita duduk dulu. Banyak yang harus lo jelasin ke gue soal semuanya. Kaki lo yang sakit yang mana sih?” tanya Susan mengerutkan dahi, menatap dua kaki Naura yang tampak biasa saja.


‘Bukan kaki gue yang sakit San, tapi itu gue. Ken sialan emang dia.’ Gumam Naura menjerit dalam hati.


__ADS_2