KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Penjelasan tante Kiara


__ADS_3

Karena lelah mencari keberadaan kalung nya yang tidak juga ia temukan. Akhirnya Naura dan Clay memutuskan untuk pulang. Namun ketika Naura hendak pulang ke rumah, tiba tiba saja tante Kiara menghubungi nya dan menyuruh nya untuk datang ke rumah. Naura yang sejak kecil memang sudah terbiasa ke sana dan tidak bisa membantah ucapan tante Kiara, akhirnya meminta Clay agar mengantarkan nya ke rumah Ken saja.


Sadar pasti akan lama bila berada di rumah Ken, akhirnya Naura meminta Clay agar tidak menunggu nya dan segera pulang saja. Naura di sambut hangat oleh mama Kiara dan juga Kaila, untuk sesaat ia bisa melupakan kesedihan nya akibat perbuatan Ken. Terlebih saat ia bersama Kaila, anak itu sangat aktif dan tidak pernah membiarkan dirinya bersedih, maka nya dengan cepat ia kembali ceria lagi.


Namun ternyata, kebahagiaan itu tidak bertahan lama, yang mana ketika Ken sudah pulang ke rumah. Padahal ia mengira bahwa Ken akan pulang telat seperti biasa, karena harus menjemput Arsy terlebih dulu di sekolah nya. Dan kini dirinya benar benar terjebak, dirinya tidak bisa menghindar lagi.


“Kak Naura, jawab. Kalian ada masalah apa?” tanya Kaila yang terus mendesak agar Naura menjawab.


“Gak ada kok,” jawab Naura dengan senyum lebar di wajah nya, “Dah ah, ayo lanjut lagi. Jadi tadi sampai dimana acara ghibah kita?” kata Naura mengalihkan pembicaraan.


Sejujurnya, Kaila mengerti dan sadar bahwa hubungan kakak nya dengan Naura sedang tidak baik baik saja, dan ia sangat penasaran dengan apa yang terjadi. Namun ia juga tidak mau memaksa Naura. Hingga akhirnya ia mengikuti kemauan Naura untuk melanjutkan acara ghibah nya berdua. Meski umur mereka terpaut jarak beberapa tahun, namun keduanya sangat nyambung bila mengobrol.

__ADS_1


“Naura, Sayang ... Ayo kita makan siang dulu,” ajak tante Kiara mengakhiri perbincangan nya dengan Kaila.


“Anak mama gak di ajak juga nih?” goda Kaila pura pura merajuk.


“Tentu dong, ayo sayang. Ajak kakak nya kesini,” ucap tante Kiara setengah berteriak dari meja makan.


Siang ini, semua keluarga ken berkumpul. Entah ada acara apa, mengapa om Kaisar juga sampai pulang dan makan siang di rumah. Naura hanya bisa bertanya tanya dalam hatinya. Karena sangat jarang laki laki paruh baya dengan tiga anak itu makan siang di rumah. Andai dirinya tidak sedang bertengkar dengan Ken, pasti dirinya bisa bertanya kepada laki laki biang rusuh tersebut, namun kini berbeda, ia sedang menjalin perang dingin jadi tak mungkin dirinya menegur nya.


"Ini apa tante?" tanya Naura dengan wajah bingung, ketika tante Kiara memperlihatkan beberapa foto yang entah siapa Naura tidak mengenal nya.


Tante Kiara terus bercerita tentang sahabat lama nya, tentang kebersamaan nya dulu dan bagaimana perpisahan mereka. Meskipun Naura tidak mengerti dan kurang paham, namun Naura hanya bisa terdiam mendengarkan lebih dulu cerita dan penjelasan dari tante Kiara.

__ADS_1


“Maksud nya apa ya Tante?” tanya Naura ketika tante Kiara sudah selesai bercerita.


“Sayang, kamu keponakan tante yang selama ini tante cari,” gumam tante Kiara dnegan menangkup kedua pipi Naura.


“Jadi maksud Mama, kak Naura ini anak dari tante Zaskia dan om Liam?” pekik Kaila begitu terkejut.


“Iya Sayang, mama baru menyadari nya ketika mama melihat kalung yang di pakai Naura,” kata tante Kiara terus melirik ke arah leher Kiara untuk melihat kembali kalung itu,namun sayang Kiara tidak melihat nya lagi, “Sayang, dimana kalung kamu?”


“Ka—kalung?” gumam Naura sedikit lirih, lalu matanya melirik ke arah Ken yang nampak acuh seolah tidak perduli, “A—aku tidak punya kalung seperti yang tante sebut. Mungkin tante salah orang,” imbuh Naura dnegan cepat.


"Gak mungkin, tante sangat yakin kamu memakai nya waktu itu." ucap tante Kiara tetap kekuh.

__ADS_1


"Ma—maaf Tante, tapi memang saya tidak punya." jawab Naura lagi dengan menahan tangis.


__ADS_2