KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Rencana Clayton


__ADS_3

"Minumlah, agar kamu rileks," ucap Clay dengan wajah datar nya sambil menyerahkan sebuah gelas berisi minuman berwarna kepada Naura.


"Clay, aku mau pulang. Ini terlalu jauh dari rumah. Clay aku mohon—"


"Minum, Ra!" tekan Clay sedikit memaksa.


"Tapi—"


"Jangan paksa aku, untuk bersikap kasar sama kamu Ra."


Naura langsung terdiam dan menurut. Ia pun segera meminum minuman yang di berikan oleh Clay. Namun, setelah beberapa saat, tiba tiba ia merasa tubuh nya menjadi aneh.


“C-Clay apa yang kamu lakukan? Ke—kenapa tubuh ku begitu panas?” tanya Naura memejamkan matanya kuat, ketika Clay mengambil sebuah dasi dan ia ikatkan pada tangan dan kaki nya. Nafas nya mulai terengah dan dirinya merasa begitu sesak. Entah benar atau tidak, Naura merasa bahwa minuman yang berikan oleh Clay beberapa saat yang lalu bukanlah minuman biasa. Karena kini tubuh nya merasa sangat panas dan aneh.

__ADS_1


“Naura, kamu tahu bahwa aku sudah lama menyukai kamu kan?’ tanya Clay begitu lembut, kini dirinya berada di samping Naura yang tengah terbaring tak berdaya di tempat tidur. “Aku sayang sama kamu Ra, aku sangat ingin memiliki kamu. Tapi—“


“Clay, aku... huh ,... aku sudah menikah. Dan—“ ucap Naura terbata dan berusaha menjelaskan lagi kepada Clay.


“Aku tahu itu,” jawab Clay dengan cepat. Ia bangkit dari duduk nya, lalu berdiri sambil bersedekap dada menatap Naura, “Itulah yang aku benci.” Imbuhnya dan seketika itu juga wajah nya berubah menjadi lebih dingin.


“C—Clay, aku sudah meminta maaf. D—dan aku sama sekali tidak memiliki niat seperti itu. S—sejak awal bukankah ka—kamu yang mengatakan nya, a—aku ... “ Naura berusaha menjelaskan kembali kepada Clay bahwa memang sejak awal, Clay lah yang memaksa dirinya bukan ia yang memaksa Clay.


Sejak awal, Naura sudah mengatakan bahwa bila suatu saat nanti di antara keduanya tidak bisa saling mencintai maka harus bisa melepaskan dan jangan sampai persahabatan mereka hancur. Namun ia salah, kini Clay tidak terima dan akhirnya ingin membalas rasa sakit hati nya.


Tapi mau bagaimana, nasi sudah menjadi bubur, ia tidak bisa mengulang kembali ke masa lalu, andai bisa ia tidak akan pernah mau menerima ajakan Clay.


"Ssshhtt, diamlah... Kamu nikmati rasa ini," gumam Clay kembali menyentuh wajah Naura.

__ADS_1


Drrtt ... Drrtt ...


“Kamu diam disini dulu, aku akan segera kembali,” bisik Clay di telinga Naura, yang mana malah membuat tubuh Naura semakin terasa begitu aneh.


“Clay tolong, lepaskan tangan ku dulu. A—aku gak kuat, tolong aku hiks hiks.” Naura semakin terisak ketika Clay hendak meninggalkan nya. Terlebih kini keadaan tangan dan kaki yang di ikat dasi oleh Clay. Membuat nya tidak bisa berbuat banyak, apalagi kabur. Naura tidak akan bisa, karena selain itu, di rumah ini begitu banyak pengawal bersenjata dan letak rumah yang berada di tengah hutan.


“Ssstttt, sebentar lagi kamu akan menikmati nya,” kata Clay tersenyum manis, lalu ia pergi begitu saja meninggalkan Naura.


“Clay!” jerit Naura semakin histeris dan berusaha memberontak namun sia sia.


‘Maafin aku Ra. Cuma ini caraku satu satunya." Gumam Clay dalam hati setelah keluar dari kamar Naura.


Ia menghela nafas nya dengan cukup berat, lalu segera mengangkat telfon nya dari sang ayah. Clay memasuki salah satu kamar yang berada tak jauh dari kamar tempat Naura di sekap.

__ADS_1


“Iya Ayah, tenang aja!” jawab Clay sedikit malas.


“Ga akan lama,” imbuh Clay lagi, setelah cukup lama mendengar ceramah dari sang ayah, Clay akhirnya memutuskan untuk mandi terlebih dulu, baru akan kembali menemui Naura di kamar sebelah.


__ADS_2