KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Puncak kekesalan


__ADS_3

“Ken, kamu ngapain!” pekik Naura masih dengan mulut menganga. Bagaimana tidak, bila ia melihat Ken sedang memakai pakaian nya.


Bukan kaos atau celana, namun dress nya yang baru di belikan mama Kiara beberapa hari yang lalu. Seketika Naura langsung menyentuh wajah nya dengan kedua telapak tangan, ia tak percaya mengapa suaminya bisa segila itu.


“Orang Cuma cobain doang,” katanya santai, lalu ia langsung melepaskan nya, “Yank, gak bisa.” Imbuh nya ketika hendak membuka namun begitu sulit.


“Tadi kamu pakai nya gimana? Pasti kamu paksa! Orang tuh harusnya mikir Ken, ya Allah. Badan kamu itu segede apaan tahu, dua bahkan tiga kali lipat dari ku, kenapa pakai beginian, astagfirullah al adzim!” geram Naura lalu ia membantu melepaskan baju yang di pakai Ken.


Keduanya sama sama berusaha, hingga tiba tiba ...


Sreekkk!


“Kenzooooooo!” pekik Naura dengan begitu kencang lantaran pakaian itu sobek dan terbelah menjadi dua, “Ini tuh belum aku pakai. Mama beliin ini buat acara besok malam!” imbuh nya begitu geram.


Ya, besok akan ada acara ulang tahun perusahaan, makanya mama Kiara membelikan nya pakaian itu agar bisa couplean dengan Kaila dan mama Kiara. Namun baju Naura kini sudah tak terbentuk. Sementara acara hanya tinggal besok.

__ADS_1


“Iya iya maaf. Lagian kan bisa beli lagi, jangan kaya orang susah deh Yank,” kata Ken mendengus dan berdecak, “Udah ah, aku mau mandi!” imbuh nya lalu pergi begitu saja membuat Naura semakin merasa kesal dan ingin menjambak suami nya untuk melampiaskan kekesalan nya.


Makan malam, semua keluarga berkumpul, namun wajah Naura sejak tadi masih begitu datar dan lesu. Ia masih kesal, lantaran kehabisan seblak mbak Ida di tambah baju nya di robek oleh Ken, membuat mood nya benar benar hancur seketika. Sementara Ken, ia malah asik makan tanpa rasa bersalah sedikit pun, bahkan sampai nambah dua kali tanpa memperdulikan Naura di samping nya yang masih kesal karena nya.


“Naura, kamu gak makan?” tanya mama Kiara mengerutkan dahi nya sejak tadi menatap sang menantu yang nampak tak bersemangat.


“Naura sudah kenyang Mah,” jawab nya sambil menundukkan kepala.


“Kenyang darimana? Kamu dari tadi cuma mengaduk ngaduk makanan saja. Kamu kenapa?” tanya mama Kiara lagi.


“Gapapa Mah,” jawab Naura berbohong, padahal kini matanya sudah berkaca kaca.


“Kamu ngeselin!” cetus Naura semakin menahan tangis nya.


“Aku? Aku kenapa?” tanya Ken dengan wajah polos nya.

__ADS_1


Sementara itu, mama Kiara dan papa Kaisar hanya diam saling menatap dengan pandangan bingung melihat anak dan menantu nya yang terus berdebat di meja makan. Yang satu tak ingin makan, yang satu lagi begitu doyan makan.


“Kalian ada masalah apa?” tanya papa Kaisar dengan raut wajah datar nya.


“Ken gak ada masalah apa apa Pa, entahlah kenapa Naura begitu coba. Tiba tiba nyubit Ken, emang gak sakit apa,” katanya dengan kesal.


“Sumpah, kamu bener bener ngeselin!” ucap Naura kesal, “Maaf Pa, Ma, Naura ke kamar dulu.” Imbuh nya, lalu ia segera beranjak dan pergi, namun sebelum itu ia sempatkan untuk memberikan bisikan maut kepada suami nya.


“Tidur di kamar tamu, atau di kamar Kiano.” Bisik Naura lalu ia segera pergi ke kamar dan mengunci nya agar Ken tak bisa masuk.


"Naura!" Sontak, Ken yang mendapatkan bisikan maut langsung tersedak makanan nya sendiri, tanpa berpamitan dengan orang tua nya, ia langsung berhambur berlari mengejar Naura, namun sayang sudah terlambat. Naura sudah mengunci pintu kamar nya.


.


.

__ADS_1


.


Perasaan kapan hari mommy bilang mau bikin sampai 111 eps TAMAT deh. Ini kenapa jadi bablas tau2 udah smpe eps segini 🥺🙄


__ADS_2