KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Mengungkit kesalahan


__ADS_3

"Selamat pagi, Bunda." sapa Naura ketika sudah sampai di ruang perawatan bunda Ratna.


Minggu pagi, Naura dan Ken sengaja datang pagi pagi ke rumah sakit untuk melihat perkembangan bunda Ratna. Semalam, om Bastian memberikan kabar bahwa keadaan bunda sudah semakin membaik, meski belum sadar namun, kondisi nya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.


"Bunda gak mau bangun? Gak kangen kah sama Naura hem?" tanya nya sedikit berbisik di telinga bunda sambil tangan nya mengusap tangan bunda dengan lembut.


"Oh iya Bun, Nana bawain kabar bagus untuk bunda. Kakak, sebentar lagi akan bebas. Bunda cepet sadar dong, biar kita bisa kumpul lagi. Kak Daniel juga nanyain bunda terus loh. Kak Silvi juga sebentar lagi mau melahirkan. Bunda gak mau nemenin lagi?"


Ya, menurut kabar dari papa Kaisar, memang benar bahwa Daniel akan segera di bebaskan. Awalnya sangat sulit karena dari pihak keluarga Sony tidak rela Daniel keluar begitu saja. Dan awalnya juga om Bastian serta papa Kaisar mengira bahwa ketidak relaan mereka karena begitu menyayangi sosok Sony. Namun ternyata salah, beberapa hari yang lalu, salah satu dari pihak keluarga sana menemui Bastian di rumah sakit dan mengajak negoisasi. Tentu saja semua semata mata karena uang.


Tidak ingin terlalu lama mengurus hal tak penting, Bastian segera mengiyakan dan memberikan kabar kepada kakak nya.


Namun, Naura tidak mengetahui akan hal itu, papa Kaisar sudah berpesan kepada Ken agar tidak mengatakan alasan apa keluarga ayah angkat Naura mencabut tuntutan, agar Naura tidak merasa tidak enak. Dan setelah mendengar itu, hari hari Naura berasa cerah kembali, seolah beban yang selama ini ia pikirkan lenyap begitu saja.

__ADS_1


"Oh ya Ken, bulan depan kita wisuda. Apa menurut kamu Clay akan datang?" tanya Naura lirih ketika sudah duduk di sofa yang tak jauh dari brankar bunda Ratna.


"Apa kamu sangat ingin bertemu dengan nya?" tanya Ken mengusap kepala Naura, entah. mengapa setiap mengingat nama Clay, bukan kebaikan atau kejahatan nya yang Ken ingat. Melainkan ketika Clay mencium bibir Naura untuk pertama kali nya di depan matanya, itu yang selalu terngiang di kepala nya dan membuat nya sangat kesal.


"Iya, aku belum meminta maaf padanya. Dia belum pamitan padaku, dan aku—"


"Kamu sudah mendapatkan ciuman pertama nya," saut Ken tiba tiba dengan nada kesal.


Ken tidak menjawab, ia hanya mendengus dan membuang muka ke samping.


"Ken jangan kaya anak kecil deh!"


"Ciuman pertama ku untuk kamu. Tapi ciuman pertama kamu untuk lelaki lain!" cetus Ken merajuk lagi.

__ADS_1


"Tapi itu hanya ciuman! Perawan aku juga bukan sama Clay tapi kamu!" kata Naura dengan nada tak kalah kesal.


"Itu beda jurusan Naura. Tetap saja ciuman pertama mu buat dia!"


"Ya terus kamu mau apa? mau aku balikin begitu? Oke nanti kalau Clay datang aku akan mencium bibir nya. lagi, biar tak ada ciuman pertama lagi." cetus nya frustasi.


"Hey, mana ada begitu! itu namanya kamu selingkuh!"


"Jangan ungkit masalah selingkuh Ken! Kalau kamu ingat, kamu lah yang memulai duluan! kalau sejak awal kamu nerima a pernikahan kita, tidak akan ada perselingkuhan tidak akan ada ciuman pertama ku dengan Clay! ingat itu Ken! kamu yang mulai kamu—"


"Oke oke oke oke. Aku salah, iya aku yang salah, jadi udah berhenti! " saut Ken dengan cepat sebelum Naura kembali mengungkit semua. kesalahan nya di masa lalu.


'Laki laki emang tempat nya salah. Buat kalian para laki laki Terima keadaan kalian jangan sekali kali mengungkit satu kesalahan istri mu atau semua kesalahan mu akan terungkit kembali!' gumam Ken dalam hati memilih diam dan mengalah.

__ADS_1


__ADS_2